Pelakor alias perebut laki orang, siapa yang tak tahu dengan akronim atau kasus-kasus semacam ini. Apesnya, pelakor selalu disudutkan dan disalahkan. Walau memang terbukti salah, tapi jangan lantas menutup mata, kalau cowoknya pun salah! Karena perselingkuhan nggak akan terjadi kalau cowoknya bisa menjaga sikap. Bahkan bisa jadi si cowok punya andil salah yang lebih besar. Kalau cewek dibilang pelakor, maka sebutan apa yang tepat untuk menggambarkan cowok kurang ajar yang rela membohongi istri atau mungkin berbohong juga dengan selingkuhannya.

Warganet kadang latah, ada cewek yang merebut suami orang terus lantas dicaci dengan suka-suka. Seolah lupa kalau si cowok juga kurang ajar. Aslinya perselingkuhan kadang terjadi dengan banyak alasan, dan tak bisa satu pihak saja yang disalahkan. Jadi, kalau ada berita soal pelakor di lini masa media sosial, langsung tanyakan #PelakorKenaLakinyaMana, biar sama-sama adil. Karena memang ada beberapa sikap cowok yang kadang orang lupakan, padahal punya andil besar.

1. Awalnya mungkin cuma bercanda, cowok ganjen memang nggak sadar kalau kelakuannya bisa bikin cewek baper

Awalnya bercanda, lama-lama pada baper satu-satu via unsplash.com

Advertisement

Selingkuh terjadi karena memang ada kesempatan. Salah satunya adalah ritus bercanda yang nantinya bisa bikin cewek baper. Cowok entah kenapa suka sekali bercanda dengan lawan jenis tanpa mempertimbangkan kalau kelakuannya itu bisa disalah artikan oleh si cewek. Seperti sok-sok ngegombal dengan dalih bercanda, dan lama-lama si cewek baper dan akhirnya tumbuh rasa cinta yang buta.

2. Sudah punya istri, tapi di media sosial maupun di dunia nyata berperilaku seolah masih sendiri yang tebar pesona sana-sini

Sok ganteng via unsplash.com

Payahnya mereka para cowok yang sudah memiliki pasangan kadang masih saja tebar pesona. Apalagi kalau sudah jelas ada penggemar, seringnya malah kebablasan dan merelakan diri buat dibawa lari cinta yang lain. Sementara istrinya di rumah pasti berusaha percaya dan setia. Lalu saat sudah ketahuan yang terus disalahkan cuma si pelakornya saja. Padahal cowoknya yang memang nggak tahu diri, punya istri gayanya kayak masih sendiri.

3. Nggak cuma caper, dia suka tiba-tiba memberikan perhatian ke cewek yang bukan istrinya, atas nama kebaikan katanya

Perhatiannya sudah berlebihan tuh via unsplash.com

Bersikap baik kesemua orang tanpa membeda-bedakan memang perlu. Akan tetapi kadang ada cowok yang menggunakan kebaikannya untuk maksud tertentu, seperti mencari perhatian cewek lain. Sementara cewek mana yang nggak akan luluh kalau terus dibaiki-baiki atau diperhatikan. Sekalipun awalnya si cewek biasa saja, bahkan tak suka. Sementara kalau sudah terlanjur nyaman, kebaikan itu bisa jadi cinta sementara cinta yang lama dibiarkan begitu saja. Dari sini, apa masih benar kalau peristiwa pelakor selalu menyalahkan si cewek?

4. Adanya anggapan dalam diri si cowok, “selingkuh itu diperlukan dalam hubungan, biar tak merasa bosan,”

Pemikiran yang kebablasan via unsplash.com

Advertisement

Entah kenapa ada saja orang yang mengatakan kalau selingkuh dalam sebuah hubungan diperlukan. Katanya, dengan selingkuh bisa mengatasi kebosanan dalam hubungan, katanya baik buat kelanggengan. Iya baik sih, baiknya ditampar-tampar, bagaimana bisa perselingkuhan itu baik kalau ketahuan dan menyakiti banyak orang. Hindari cowok yang berpikir semacam ini.

5. Bukan cuma sikap ‘seolah-olah’, tapi berani mengaku-ngaku kalau dirinya masih lajang ke si cewek dan keluarganya

Ngakunya jomblo, padahal istri nungguin di rumah via unsplash.com

Bukan perkara si pelakor yang ganjen, bukan soal pelakor itu kejam, ini soal perangai cowok kurang ajar yang kadang memamerkan diri sebagai pria lajang. Kalau sudah begini siapa yang kurang ajarnya, apa mungkin sih pelakor yang harus begitu saja menerima caci maki netizen. Cari cowoknya dan hakimi juga, jangan malah seolah menganggap si cowok adalah korban. Kenapa sih!?

Fenomena pelakor sudah bukan main populernya, saking terkenalnya sampai-sampai hal ini sudah bukan fenomena, tapi yang patut diubah persepsinya adalah soal pandangan bahwa cewek selalu salah, padahal si cowok juga punya perilaku yang membuka kesempatan buat selingkuh. Kesadaran semacam ini patut diterapkan, biar para pasangan juga sadar akan sikap dan perilaku. Daripada kamu takut kalau cowokmu direbut, mending kamu takutkan perilaku cowokmu yang kadang ganjen lupa daratan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya