Banyak pasangan yang masih menapaki tahap pacaran sudah kelewat percaya diri. Merasa jadi pasangan yang tak bisa lagi terpisahkan. Hingga beragam kata mesra tak lagi canggung diumbar di depan umum. Tanpa pikir panjang, jika nantinya ada masalah dan putus, akan mengundang beragam komentar.

Kemarin lengket kayak amplop sama perangko, kok sekarang kayak anjing dan kucing?

Namun yang namanya pacaran, tetap ada batasan yang sama sekali tak boleh dilanggar. Semesra apapun tetap harus ada batas-batas yang ditaati. Berbeda cerita ketika kamu dan dia sudah menapaki kehidupan pernikahan. Kemesraan yang ditunjukkan pun akan mengalami perubahan. Jelas ada perbedaan nyata kemesraan kamu yang baru pacaran dengan saat kamu sudah menikah nantinya. Kalau jenjang di pernikahan masih dalam angan, baiknya siapkan hati dulu. Biar nggak gampang baper nantinya :D.

1. Mesra saat pacaran adalah ketika dia bilang “Yang, aku punya hadiah buat kamu,”. Nanti saat sudah menikah, ajakan “Bulan ini kita sisihin pemasukan buat tabungan KPR ya,” jauh lebih dibutuhkan

Yuk nabung buat KPR via www.capitalfm.com

Kamu pasti akan melayang, saking senangnya dapat kado dari pacar. Saat dia bilang “Sayang, aku ada hadiah buat kamu. Semoga kamu suka ya,” otomatis level keromantisannya meningkat berkali-kali lipat. Tapi kalau boleh memilih, kamu lebih suka sering diberikan hadiah atau diajak menabung bersama untuk menata masa depan? Hadiah itu sifatnya sementara, tapi kalau merencanakan masa depan bisa berlangsung selamanya.

2. Kata “Jangan lupa makan ya sayang, nanti kamu sakit,” saat pacaran memang bikin perasaan melayang. Namun tak ada apa-apanya dibandingkan ajakan dari pasangan soal satu ini “Sudah waktunya sholat nih, kita berjamaah yuk,”

Advertisement

Masa pacaran memang jadi masa paling manis-manisnya. Mau makan aja harus diingetin. Seakan-akan kalau nggak diingetin makan, pasanganmu bakal lupa akan. Padahal kalau laper ya makan aja, nggak perlu pakai diingetin segala. Saat pacaran urusan saling mengingatkan hal remeh seperti ini membuat level keromantisan kalian meningkat drastis. Tapi tunggu dulu sampai kamu dan dia sudah menikah nantinya. Mengingatkan makan tak lagi jadi kebiasaan yang romantis. Mengingatkan untuk beribadah bersama justru yang jadi level keromantisan kalian jadi abadi.

3. Percaya deh rayuan “Pacarku kalau lagi ngambek lucu deh, sini peluk dulu,” nggak akan mempan lagi ketika udah ada yang bilang “Kamu kenapa istriku sayang? Kalau ada masalah diomongin yuk,”

Hubungan yang dewasa bukan lagi soal seberapa sering memberi rayuan kepada pasangan. Saat pacaran, acara ngambek-ngambekan mungkin akan terlihat sangat menggemaskan. Namun seiring bertambahnya keseriusan kalian, permasalahan nggak akan selesai jika dilewati dengan ngambek. Setelah menikah kelak, bukan berarti permasalahan dalam hubungan kalian akan hilang begitu saja. Justru semakin lama, permasalahan yang datang makin beragam. Kalian pun dituntut punya sikap dewasa untuk menyikapinya. Mengajak bicara dari hati ke hati saat ada permasalahan datang justru jauh lebih romantis. Rayuan saat pacaran akan terasa tidak ada artinya.

4. Ada saatnya ungkapan “Aku sayang kamu” tak lagi membahagiakan seperti saat pacaran, dibandingkan kalimat “Sayang, jatah bulan ini sudah aku transfer ya,”

Setelah menikah nanti, mari kita realistis saja. Hanya dengan kata sayang, tak akan membuat perut kenyang. Kata sayang tak lagi berarti jika hanya sekedar ucapan saja. Setelah resmi jadi suami istri, harus ada tindakan nyata yang dilakukan. Jadi untaian kata sayang saat masih pacaran akan tergantikan dengan kata “Sayang sudah aku transfer yaa” yang lebih bikin luluh. 😛

5. Dijamin ajakan saat pacaran “Sayang besok malam nonton yuk,” nggak lagi bikin kamu pengen. Ada ajakan yang lebih menarik saat sudah halal nanti “Sayang, yuk. Matiin lampunya,” ~

Yuk~

Yaudah percaya aja yaa. Nggak perlu banyak dijelasin ~

6. Dan pernyataan “Sayang, aku telat,” saat pacaran bakal jadi momok menakutkan. Kalau sudah jadi pasangan halal jelas jadi momen romantis dan mengharukan

Kalau soal satu ini semua orang pasti paham yaa. Dengar kata telat dari cewek bakal bikin cowok kelabakan dengernya kalau kalian masih berstatus pacaran. Maka dari itu, jika belum ada kejelasan dalam hubungan tak perlu pamer kemesraan berlebihan. Beda lagi kalau sudah halal dalam status pernikahan, kalimat “Sayang aku telat,” ini justru akan jadi momen yang romantis, mengharukan, dan tentunya membahagiakan.

Jadi masih mikir kalau kemesraan saat pacaran itu segalanya? Sana cepet-cepet nikah gih. 😀