Halo, Sahabat Berkaki Empatku.

Meskipun bagi beberapa orang kau hanya dianggap sebagai ‘seekor’ hewan peliharaan, bagiku kau jelas lebih dari itu. Kau datang ke duniaku, mengajariku bagaimana cinta yang tulus seharusnya itu — meski tak ada yang mengajarimu bagaimana cara mencintai. Kau mampu memaafkan, mencintai, dan bergembira di saat apapun.

Advertisement

Dan inilah ungkapan rasa terima kasihku, untukmu yang selalu tak pernah absen untuk mengibaskan ekor indahmu di hadapanku. Kuharap kau bisa mengerti, benar-benar mengerti betapa bersyukurnya aku memilikimu, seberapa besar perubahanku karenamu, dan bagaimana aku mampu menjadi seorang yang lebih baik karenamu.

Kehadiranmu membuat perbedaan besar dalam hidupku. Bagiku kau adalah kawan paling setia dan selalu bersamaku meski tak kuminta.

Terima kasih atas kehadiranmu di sisiku. Kau tetap setia bersamaku melalui segalanya karena memang akulah satu-satunya yang kau punya. Tak pernah aku melihat wajahmu murung dan enggan untuk bersamaku meski terkadang akulah yang melupakanmu. Terutama pada saat di mana aku sendiri, aku bersyukur bahwa aku memilikimu. Ketika aku pulang kerja, kau selalu ada. Kau menyambutku dengan sebuah senyuman lebar dan gonggongan bahagia. Entah bagaimana aku menggambarkan perasaan ini, yang jelas aku bersyukur memilikimu.

Dengan sentuhan lembut di kakiku, kau mengajakku untuk berjalan-jalan ke luar, menikmati sinar matahari, dan beradu dengan rerumputan. Kau mengajakku untuk menikmati setiap momen yang ada, karena memang itulah caramu untuk membuatku selalu bahagia.

Cintamu yang tak terbatas adalah salah satu hal yang membuatku sadar. Bahwa terkadang hidup memang harus belajar untuk ikhlas, bahwa bahagia muncul dari rasa sabar.

Terima kasih

Terima kasih via dogcare.dailypuppy.com

Advertisement

Mungkin aku pernah berteriak-teriak padamu karena kau merusak sofa atau bukuku, namun kau selalu ada di sisiku untuk memberiku isyarat bahwa kau meminta maaf padaku. Kau masih mau untuk tidur di sebelahku meskipun sebelumnya aku marah padamu. Terima kasih untuk selalu mencintaiku karena siapa diriku, bukan karena apa yang aku miliki. Kebahagiaanmu dengan begitu mudahnya tercipta meskipun aku hanya memberimu sepotong tulang mengajariku untuk menciptakan kebahagiaan-kebahagiaan kecil di tengah-tengah apa yang kita miliki. Siapa yang mengira bahwa kebahagiaan dengan begitu mudahnya tercipta hanya karena kita berdua bersama.

Kau tak pernah tahu apa itu luka, karena satu-satunya yang kau kenal hanyalah cinta.

Aku tak mengerti apa yang kau anggap istimewa dari diriku, namun terima kasih karena tetap bersamaku hingga saat ini.

Terima kasih

Terima kasih via funeralatsea.com

Entah berapa banyak terima kasih lagi yang harus aku ungkapkan padamu. Meskipun kau tak akan pernah mengerti semua kebahagiaan ini ada karena kita berdua bersama-sama. Kau selalu ada di saat aku bahagia maupun sedih dan mengerti bahwa aku perlu seseorang untuk menemani. Semua ciuman manismu membuat air mataku menguap entah kemana. Karenamu, tak ada hari yang kulalui tanpa canda tawa. Bahkan di saat aku sedang terpuruk, kau selalu mampu untuk menyunggingkan sebuah lengkung senyum di bibirku.

Kadang aku terlalu membebani diriku sendiri. Bekerja hingga larut malam dan terlalu banyak waktu yang kuhabiskan di depan komputer. Namun kehadiranmu selalu mengingatkanku akan hal yang benar-benar harus kuutamakan.

Sebagai seorang introvert, aku selalu mengalami kesulitan untuk berinteraksi dengan orang lain. Namun denganmu aku hampir tak mungkin untuk terus mengurung diri.

Terima kasih

Terima kasih via www.huffingtonpost.com

Bagaimana bisa aku terus mengurung diri jika kau selalu mengajakku kesana-kesini? Berjalan denganmu layaknya berdampingan dengan bintang terkenal. Banyak orang yang datang dan mengajakku berbicara, bertanya tentangmu, ataupun sekadar mengelus-elusmu. Melalui dirimu aku mampu untuk bertemu dengan banyak orang dan berbagi pengalaman. Lebih dari itu, kau membuktikan padaku bahwa berteman dengan seseorang itu lebih mudah daripada apa yang aku bayangkan. Kau mengajariku arti dari kesetiaan, kepercayaan, kesabaran, dan harapan. Karenamu, aku mampu untuk menjalani hidup dengan pemikiran baru dan mampu belajar bahwa sebenarnya aku lebih hebat dari apa yang selama ini aku pikirkan.

Lebih dari segalanya, terima kasih karena kau selalu ada.

Terima kasih

Terima kasih via museperk.com

Terlepas dari apa yang terjadi di sekitarku, kau selalu ada dalam pusat lingkaran hidupku. Memberiku harapan yang jelas untuk menjadi pegangan. Menjagaku untuk tetap di atas tanah dan tak kemana-mana. Senyum indahmu di pagi hari mampu untuk membangun suasana hatiku untuk tetap positif sepanjang hari. Duduk dekat denganmu ketika aku sedang mengerjakan tugas membantuku untuk tetap fokus dan tenang. Hanya dengan fakta bahwa kau ada entah kenapa mampu membuat hidupku menjadi lebih baik.

Untukmu, Sahabat Kaki Empatku.

Aku selalu berharap bahwa hidup akan selalu begini. Kau dan aku bersama berjuang melawan kerasnya dunia. Semoga kau mengerti bahwa perasaan ini benar adanya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya