Banyak sekali topik yang bisa diobrolin bareng pacar. Tapi sayangnya nggak semua topik obrolan bisa menyambungkan kalian berdua. Karena kadang salah satu dari kalian merasa obrolan itu tak penting atau kurang menarik. Apalagi saat hubungan sudah tahunan, obrolan kadang lebih serius. Sementara intensi bercanda mulai berkurang.

Kamu yang sedang galau merasakan kondisi hubungan yang mulai membosankan pasti berusaha mencari jalan keluar, demi menjaga rasa sayang. Kamu harus belajar dari sebabnya, perkara mencari jalan keluar itu nomor dua. Jangan sampai kamu dan dia mencari cara sendiri-sendiri tanpa ada itikad baik untuk membicarakan penyebabnya berdua. Jangan sampai juga jatuh pada kesimpulan kalau kondisi ini ada karena kalian jenuh. Jadi pertimbangkan dulu beberapa hal ini, yang mungkin salah satunya yang jadi penyebab komunikasi kalian tak lagi seru.

1. Saat hobi atau kesukaan yang sudah berbeda dari awal diperparah dengan tak adanya sikap tak mau mengalah dan pengertian

Mending mengalah deh via unsplash.com

Advertisement

Kesukaanmu yang berbeda sama pasanganmu ternyata jadi beban saat harus sama-sama memaksa keseruan disatu hal. Kamu yang asyik dengan topik lain kadang susah buat ikutan seru-seruan dengan topik yang dipakai pasanganmu. Selain perbedaan perilakumu yang seperti itu lama-lama bisa menjauhkan kalian.

Baiknya perbedaan itu bukan halangan buatmu, harus saling mengalah dan mengerti lagi. Semisal, dia suka sekali main game, kamu perlu memberi dirinya waktu untuk menikmati. Sementara dirimu bisa mencari kegiatan lain yang sama kamu sukai. Toh kalau dia rindu, pasti akan menghubungimu lebih dulu. Lalu saat berdua, tak ada salahnya membicarakan apa yang kalian suka secara bergantian.

2. Dulu di awal pacaran kalian masih mau memaklumi kesalahan kecil, tapi sekarang justru lebih sering menyalahkan

Sekarang kok sering berantem nggak jelas sih via unsplash.com

Kesalahan kecil dalam hubungan mungkin bisa ditolerir, mungkin karena rasa sayang yang menggebu atau rasa cinta yang aneh. Tapi lambat laun akhirnya menemukan jenuhnya, satu sama lain jadi malah saling marah. Emosi yang sudah membuncah itu sudah jelas menghancuran keakraban kalian. Mau ngobrol saja susah apalagi bercandaan seperti masa awal pacaran.

3. Banyak banget waktu senggang, tapi kalian sama-sama diam nggak memulai untuk mengajak ketemuan

Sering ketemu deh biar nyambung lagi via unsplash.com

Advertisement

Ketemu sama pacar saat ada kesempatan, jangan karena terpaksa dan malah jadi beban. Kamu harus biasakan diri buat ngatur jadwal, jangan malah kamu santai di saat seharusnya ketemu dengan pacar. Sikap masa bodohmu tentang ketemuan bisa jadi indikasi kalau kamu mulai bosan. Saat bosan melanda seperti ini harusnya kamu yakinkan diri kalau kebosanan itu cuma siklus belaka.

4. Beda teman tongkrongan harusnya membuat kalian banyak bahan obrolan. Tapi nyatanya kalian lebih sering berbeda frekuensi dalam berkomunikasi

Usaha buat sering nongkrong bareng perlu dilaksanakan, Guys via unsplash.com

Di luar hubungan percintaan kamu dan dia jelas punya dunia yang berbeda. Salah satunya urusan pertemanan, sementara itu jelas memberi dampak yang besar terhadap dirimu, entah itu kebiasaan, pemikiran bahkan selera. Di beberapa pasangan mungkin bisa mengatasi perbedaan sebagai warna pelengkap dalam hubungan. Sementara di kamu dan dia, beda tongkrongan tak hanya membuat selera obrolan kalian yang berbeda, tapi juga gaya candaan yang kadang terasa garing saja.

5. Menyimpan masalah sama dengan merawat kecewa, wajar kalau akhirnya kalian sulit untuk bercanda atau ngobrol seru berdua

Diungkapkan dong, jangan dipendam via unsplash.com

Kekecewaann harus dilunasi, jangan malah dipendam yang lama-kelamaan bisa malah hancur berantakan layaknya bom waktu. Kalau kamu memang punya perasaan kecewa baiknya diungkapkan. Jika kamu tetap memendam rasa, bagaimana bisa bercanda dengan santai dan asyik seperti dulu. Kekecewaan harusnya jadi masalah yang segera dituntaskan karena jika dibiarkan itu malah jadi benalu bagi keseruanmu.

Andai saja kamu banyak bicara soal masalahmu, obrolan yang terbatas karena masing-masing semakin beda jalan, pasti satu titik akan muncul sebagai jalan keluar. Kamu dan dia adalah dua insan yang dipertemukan karena merasa ada perbedaan yang manis buat disandingkan. Jangan sesali perbedaan ini, tapi sesali sikap kalian yang sengaja saling menjauh dan sering luput buat saling berbagi. Semoga ada hal baik yang bisa kalian ambil dari masa-masa di mana obrolan nggak lucu dan terkesan dipaksakan. Optimis!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya