6 Momen Kamu Patut Curiga Pada Kekasihmu. Bisa Jadi Dia Mencintai Orang Lain di Belakangmu

Pacar Selingkuh

Rasa cinta adalah hak masing-masing manusia yang bebas diperuntukkan dan dibagi kepada siapa saja. Tetapi untuk orang yang sudah berpasangan, rasa cinta mestinya hanya ditujukan kepada satu orang. Karena di dalam cinta ada kepercayaan dan kesetiaan yang harusnya menjadi penjaga.

Advertisement

Tapi meski begitu, tidak mustahil bila ia yang sudah punya pasangan membagi cintanya kepada seseorang lain. Mungkin saja kamu setia dan percaya kepada kekasihmu. Tapi, bukan berarti kamu tidak berhak untuk mempertanyakan keteguhan cinta. Apalagi kalau kamu mengalami 6 momen ini, sudah saatnya untuk menyadari dan curiga, bukan untuk menghakimi tapi untuk mengantisipasi kehancuran kalau ternyata kekasihmu sedang mencintai orang lain.

1. Dia menjaga apa yang menjadi privasinya lebih dari yang biasa ia lakukan

Terlalu protektif dengan privasinya via www.marketwatch.com

Setiap orang memiliki privasi dan wajar jika dilindungi. Tapi sikap wajar itu tentunya memiliki batasan. Jika selama ini kekasihmu nyaman saja meminjamkan hp-nya kepadamu tanpa rasa waswas, misalnya. Sementara kini ia tak mau meminjamkan atau bahkan selalu menjauh ketika menerima telepon, bisa saja ada sesuatu yang sedang disembunyikannya darimu, entah itu baik untukmu atau sebaliknya.

2. Kamu menyadari kalau diam-diam ida tertarik dan melakukan kebiasaan baru yang sebelumnya tak biasa dikerjakan

Diam-diam ia mungkin meniru sifat seseorang yang membuatnya tertarik via www.elitedaily.com

Ada yang mengatakan, kalau orang yang jatuh cinta itu cenderung meniru sikap orang yang disukainya. Jika misalnya kamu mengenal kekasihmu sebagai seorang yang pendiam tapi belakangan tiba-tiba menjadi periang, bisa jadi kejanggalan yang kamu rasakan itu sebab ada gejolak baru yang menghuni hatinya. Siapa yang tahu?

Advertisement

3. Kalian tidak lagi intens bertemu dan mengerjakan kegiatan yang biasanya dilakukan bersama

Kehilangan makna dan waktu bersama via unsplash.com

Sebenarnya hal ini bisa saja dikarenakan kesibukan masing-masing. Lagi pula, kekasihmu juga butuh waktu bersama teman dan keluarganya, bukan? Nah, jika hal tersebut berlangsung lama dan dengan alasan yang menurutmu tidak menjelaskan, kamu boleh curiga. Waktunya dihabiskan dengan siapa? Teman-teman atau cem-ceman, nih?

4. Kamu merasa dia mulai tidak tertarik dan cenderung dingin terhadap segala sesuatu yang menyangkut hubungan kalian

segala sesuatu dalam hubungan tampak tak menarik baginya via www.tarkankucukaksu.com

Seiring berjalannya waktu, hubungan yang sehat akan menjurus ke jenjang yang lebih serius. Semisal perkenalan ke keluarga, atau merencanakan sesuatu yang lebih besar lagi. Tapi jika hubunganmu belakangan terasa hambar dan kekasihmu seperti tak ada niatan membahasnya, bukan tidak mungkin kalau ada hal atau seseorang lain yang lebih menarik minat dan perhatiannya.

5. Meski sedang bersamamu, kamu meraba kalau fokusnya sedang berada di tempat lain

Saat berbicara denganmu ia mendengarkan tapi pikirannya entah ke mana via www.nicknotas.com

Ya, bisa saja fokus kekasihmu itu teralihkan karena ia memiliki masalah atau pikiran lainnya. Tapi bukankah kamu bisa meraba, aura seperti apa yang sedang menguar dari kekasihmu ketika fokusnya melayang entah ke mana. Dan kalau memang ia memiliki masalah, bukankah harusnya ia bercerita kepadamu, karena memang untuk saling terbukalah kamu mengikat-terikat atas nama cinta?

Advertisement

6. Pertengkaran sering terjadi karena alasan kecil yang mestinya bisa diselesaikan dengan gampang

Hal kecil saja memicu kemarahannya dan menimbulkan pertengkaran via www.cheatsheet.com

Hal ini harusnya sudah menjadi sinyal kuat kalau ada sesuatu yang tidak sehat dalam hubunganmu, dan kamu harus mengambil sikap bijak untuk hal tersebut. Jika hal kecil saja sudah cukup untuk memicu pertengkaran, bukan hanya dugaan ia sedang mencintai orang lain saja yang menjadi masalah. Hubungan yang diselimuti pertengkaran tak akan membawamu ke mana-mana. Percayalah.

Tapi tak perlu pula buru-buru mengambil kesimpulan. Keenam hal di atas bukan alasan untukmu curiga buta, melainkan harus disikapi juga dengan dialog bersama dan mungkin instropeksi diri. Bukankah cinta itu rasa yang dijelmakan kata-kata? Jika benar ternyata kekasihmu mencintai orang lain, berarti sudah saatnya menentukan sikap yang bijak. Apakah hubungan ini layak diperbaiki, atau sebaiknya disudahi?

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

colour my life with the chaos of trouble

Editor

Penikmat kopi dan aktivis imajinasi

CLOSE