Dia: Aku minta waktu kamu sebentar ya… Aku cuma pengen bilang aku sayang sama kamu, mau ngga kamu jadi pacarku?

Kamu: Maaf, tapi kan ini udah ke 12 kalinya dalam satu minggu ini aku bilang aku gak mau jadi pacar kamu…

Pernah nggak sih kamu ngalamin kejadian di mana ada orang suka sama kamu tapi kamu nggak merasakan hal yang sama kepadanya? Cieeee tahu deh yang laku cieee, namun herannya setelah kamu tolak baik-baik—bahkan dengan kasar— pun orang itu masih terus merayu dan menggodamu. Selalu mengharapkan cintamu. Pasti kesel banget ya, apalagi kalau orangnya gombal dan suka mengganggu.

Advertisement

Kali ini Hipwee ingin coba membantu kamu dengan 13 solusi yang bisa kamu praktekkan untuk mengusir orang yang ngebet banget sama kamu. Semoga kehidupanmu jadi damai ya setelah dia meninggalkanmu.

1. Kalau dia masih bandel membuntutimu, tegur dia dengan tegas agar jangan menganggu kamu lagi

“APASIIIIH! PERGI SANA!” via tumblr.com

Mungkin alasan dia masih mengharapkanmu; masih sering mendekatimu; jemput kamu di rumah atau nawarin ngantar kamu pulang selama ini adalah karena dia merasa kamu nggak tegas dan ngasih mixed signal ke dia. Dia berpikir masih ada harapan untuk diterima karena respon kamu saat menolak terkesan lunak.

Kali berikutnya dia ngejar-ngejar atau nembak kamu lagi, tegaskan padanya bahwa kamu sama sekali nggak tertarik untuk menjalin cinta dengan dirinya. Usahakan nadanya juga tegas dan lantang, jangan kelihatan seolah nggak tega atau ragu.

Advertisement

“Serius nih, untuk terakhir kalinya saya bilang, saya nggak mau jadi pacarnya situ! Mendingan jadi mahasiswa 9 tahun daripada jadian sama kamu! Tolong berhenti ganggu saya lagi!”

2. Apabila dia terus mengusik kamu lewat media telekomunikasi segera putusin kontak; blok akses komunikasi dan sosial media dari dia

Pura-pura jadi nomor operator pulsa aja via hipwee.com

Kalau dia sering ngerecokin kamu lewat sms; chat; dan di sosial media—meskipun sudah sering kamu abaikan—Sudah saatnya kamu mengambil langkah selanjutnya dengan mengeblok semua akses dari ‘penggemarmu’ itu. Mulai dari di facebook, twitter, path, friendster (kalau masih ada), sampai di sms dan chat. Pokoknya buat sehingga dia nggak bisa menghubungi kamu lagi. Sambil berdoa, semoga dia nggak tahu caranya ngirim surat cinta pakai burung merpati ya…

Semoga ketika dia sadar bahwa kamu segitu terganggunya oleh ulahnya, dia akan menghentikan teror lewat media komunikasi itu.

3. Dia belum nyerah juga? Coba jodohin dia sama orang lain, siapa tahu perhatiannya bisa teralih

“Udah ya, kamu sama dia aja ya… kalian kan sama-sama suka jengkol” via we-make-money-not-art.com

4. Buat niatnya untuk ngejar kamu melempem dengan cara jadian sama orang lain

Kalau sudah ada pasangan siapa tahu dia nyerah via imgarcade.com

Kalau kamu tergolong laku dalam dunia perjodohan, maka pacarin aja orang berikutnya yang mau jadian sama kamu (dan kamu juga mau sama dia). Semoga ketika si ‘penggemar fanatikmu’ ini tahu kamu sudah menjadi pasangan orang lain, dia bakal urung ngegodain kamu lagi. Tunjukkan kemesraanmu dan pasangan di depan dia biar makin patah hati dan move on, nggak mau mikirin kamu lagi.

Kalau kamu merasa nggak terlalu laku di bursa perjodohan, sewa pacar aja sampai penggemarmu jera! Lebih bagus lagi kalau pacar sewaanmu ternyata punya profesi sampingan sebagai sekuriti atau debt collector. Biar ‘penggemar fanatik’mu nggak berani macem-macem gitu…

5. Kalau dia masih keukeuh juga menguntit kamu, coba pindah ke kota lain biar dia ga kuat ngejarnya

KABUUUURRR!!! via www.apartmentguide.com

Setelah semua usaha di atas, rupanya dia masih aja sering nguntit kamu? Ngikutin kamu pulang; mengekori kamu di kampus; kepo sama lokasi kamu di media sosial biar bisa pura-pura gak sengaja ketemuan di sana… Wah ini artinya kamu harus ambil langkah selanjutnya.

Udah pernah kepikiran buat pindah kota—kalau perlu provinsi—belom? Biar dia kewalahan kalau mau jadi stalker kamu; soalnya sekarang buat ke rumah kamu dari rumah dia harus naik pesawat dua kali, misalnya… Kan pasti tekor tuh dia. Hehe.

6. Kamu juga bisa bikin dia ilfil dengan ngasih hadiah yang bikin dia trauma seumur hidup

Kalau dikasih hadiah terindah begini bagaimana responnya? via buzzfeed.com

Kalau kata Biksu Tong di serial Kera Sakti, terkadang “kejahatan harus dibalas dengan kebaikan.” Mungkin kalau ditolak dengan cara keras terus gak mempan, berikutnya kamu harus pakai cara lembut dan penuh kasih.

Caranya dengan memberikan hadiah-hadiah kepada sang pemujamu itu. Hadiah spesial yang berupa benda-benda paling mengganggu atau hal yang paling dia benci. Sekotak kecoak; sebungkus kelabang; sekantung laba-laba… Kalau dia phobia rambutan, kasih dia sekarung rambutan. Kalau dia trauma sama balon, terus bawa balon setiap ketemu dia, begitu seterusnya…

7. Bisa juga dengan memelihara hewan yang dia super nggak suka

Pelihara Spider-Dog aja coba via giphy.com

Peliharaan itu bagaikan teman bahkan keluargamu, jadi siapa pun yang mau jadian sama kamu harus menerima hewan itu juga sebagai bagian dari hidupmu. Makanya pilih hewan yang ‘penggemarmu’ nggak suka, agar dia jadi menjaga jarak sama kamu.

Kalau dia gak suka reptil, justru kamu malah pelihara ular boa pembelit Brazil. Kalau dia gak suka anjing, justru kamu malah punya Pitbull paling galak di rumah… Begitu terus sampai dia jengah.

8. Yah intinya lakukan segala hal yang dia gak suka. Dengerin musik yang dia benci; nonton film yang dia hindari; pakai pakaian yang bikin dia risih dan seterusnya

Coba ganti gaya berpakaian yang bikin dia jadi malas ngedeketin via twitter.com

Selain ngasih hadiah yang dia benci dan punya peliharaan yang bikin dia anti-pati, lakukan saja semua hal yang ternyata gak dia sukai. Kalau dia ngajak nonton film paling hits, tawarin film-film jadul Jepang tanpa subtitle yang bikin dia bosan, misalnya. Kalau ngomongin musik, hina selera musiknya dan elu-elukan musisi yang dia gak suka. Kamu juga bisa berdandan atau berpakaian dengan gaya yang bikin dia gak nafsu lagi mendekatimu.

9. “Aku nggak mau pacaran, kasian orang lain kekurangan pacar aku malah pacaran…” utarakan alasan ini agar dia juga mulai introspeksi diri

“Gimana kalau kamu macarin dia aja? Dia lebih butuh pacar daripada aku” via guff.com

“Ketika di dunia ini masih banyak jomblo ngenes dan menderita, masa kamu tega kita pacaran sementara mereka tuna asmara? Di mana hati nuranimu?”

Siapa tahu, rasa solidaritasnya sebagai jomblo akan menggugah hati dan keputusannya…

10. “Maaf ya, kita nggak akan pernah bisa bersatu. Aku sebenarnya intelejen yang sedang menyamar…” coba ngaku-ngaku jadi anggota BIN aja, biar dia mundur teratur

Yakin mau sama aku? Agen rahasia lho! via tumblr.com

“Kalau kita jadian, nyawamu bisa terancam!”

Apakah dia mau mempertaruhkan nyawanya demi cintanya padamu? Rata-rata sih pada ogah. Eh tapi kalau dia tetap mau apapun resikonya, wooow dia sayang kamu banget tuh!

11. Cobalah untuk berlagak menjijikkan di depan dia, agar dia kapok dan nggak minat lagi sama kamu

garuk garuk garuk terus diendus… iyuuh… via gifsoup.com

Kalau di depan orang yang kamu suka ‘kan biasanya kamu bakal jaim; maka kali ini adalah kebalikannya. Khusus di depan dia silakan bertindak sesukamu! Misalnya garuk-garuk pantat terus diendus-endus atau korek hidung terus dilap di baju dia. Pokoknya serang terus dengan hal-hal yang bikin dia jijik ga karuan. Akhirnya dia bakal kabur dan gak ngerecokin kamu lagi.

12. “Berhenti gangguin aku deh! Aku laporin mama kamu loh!” Ancam dia dengan melaporkannya ke orangtuanya

“AKU LAPORIN MAMAHMU NIH YA!” via tumblr.com

Terkadang, setelah berbagai cara gagal digunakan untuk membuat dia berhenti mengusik hidupmu, orang tua adalah salah satu senjata pamungkasnya. Laporin dia orang tuamu mungkin udah mainstream dan ga nakutin. Jangan-jangan dia malah udah pengen banget ketemu “mama dan papa mertua” versi khayalan dia. Jadi jalan yang benar adalah dengan melaporkannya ke orang tua sendiri.

13. Beri dia pengertian untuk: “Sabar ya, tunggu aku memantaskan diri dulu.”

Hahaha… kapan ya gue pantes buat lo? Nunggu lebaran monyet dulu kali… via dailypicksandflicks.com

“Aku merasa belum layak menerima cintamu. Maaf ya, tunggu aku memantaskan diri dulu…”

Semoga ketika diberi tawaran dan janji yang tulus seperti itu, ‘pemuja maksamu’ akan luluh hatinya, dan berhenti menggangumu. Dia akan sabar menunggu waktu di mana kamu sudah pantas untuk menerima cintanya.

Kapan kamu akan pantas buat dia?

Nggak akan pernah. HAHAHAHA!

14. Kalau semua cara di atas nggak berhasil juga, ya udah coba pacarin aja dia. Lalu sia-siain, manfaatin, dan siksa batinnya biar nyesel udah pernah mengemis cinta darimu

Dia harus siap kamu manfaatin, jahilin, sakitin dan seterusnya… via www.drharryfisch.com

Yaudaaaah, kalau sampai titik kesabaran terakhir pun dia masih nggak mau menyerah dan terus menggelayuti kamu kemana pun kamu pergi, terima aja deh cintanya. Siapa tahu jadi cinta juga karena udah terbiasa. Tapi kalau kamu benar-benar nggak bisa suka sama dia, kerjain aja dia setelah jadi pacarmu. Sia-siain, abaikan, kamu panggil kalau ada maunya aja, manfaatin dan porotin dia, lalu kamu khianatin juga (kalau kamu bisa). Sampai akhirnya nggak ada seminggu juga dia minta putus sama deh sama kamu. Kapok dan gak mau berhubungan sama kamu lagi. Semua senang, semua menang!

Semoga 13 cara tadi bisa membantu kamu untuk lepas dari terror orang yang ngebet banget sama kamu ya. Tapi Hipwee juga menyarankan kamu untuk menilik ulang, sebenarnya alasan kamu gak mau jadian sama dia itu apa sih. Kalau orangnya memang benar-benar nggak cocok sama kamu ya mending ditolak aja memang. Tapi kalau dia nampak tulus nggak ada salahnya buat ngasih kesempatan.

Intinya sih kalau sudah sampai sering mengusik hidup kamu demi mengharapkan cintamu, jelas udah masuk kategori pengganggu. Maka wajar aja kalau kamu pengen mempraktekkan langkah-langkah mengusir orang yang ngebet sama kamu seperti di atas. Semoga berhasil ya!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya