Untuk Diriku Sendiri yang Memilih Pergi, Ketika Kita Tak Lagi Satu Frekuensi

“Buat apa punya pasangan jika hatinya tak satu frekuensi?”

Bagiku, menemukan pasangan yang demikian adalah ambisi tersendiri. Menurutku, satu frekuensi adalah ketika kita merasakan segala sesuatunya bersama. Bukan cuma kadar perasaan yang sama, tapi juga cara berpikir dan prinsip-prinsip hidup yang tak jauh berbeda.

Advertisement

Tapi, aku pun tak menyangka bahwa perjuangannya akan sesulit ini. Menyatukan dua kepala manusia dengan latar belakang berbeda sulitnya luar biasa. Aku dan kamu memang pernah sama-sama berusaha. Hingga di satu titik, aku akhirnya mantap menyerah juga.

Kita pernah jatuh cinta dan saling tergila-gila. Selain kamu, tak ada laki-laki lain yang membuatku sebegini nyamannya.

kita pernah jatuh cinta dan tergila-gila

kita pernah jatuh cinta dan tergila-gila via dylandsara.com

Masih lekat dalam ingatan, bagaimana aku dan kamu mengawali sebuah pertemuan. Berkat campur tangan seorang teman, aku seperti menemukan pria yang selama ini diimpi-impikan. Selain garis rahang tegas dan caramu berpenampilan yang membuatku kelimpungan, kita pun ternyata punya banyak kesamaan.

Dari mulai bacaan hingga selera musik pun hampir sama. Kebiasaan-kebiasaan sederhana hingga cara kita berpikir saat menyelesaikan masalah juga tak jauh beda. Aku selalu bersyukur bisa menemukan pria yang membuatku sedemikian nyamannya. Pikirku kamu pasti akan jadi rekan menua bersama yang tak ada kurangnya.

Advertisement

Bersamamu tak gentar kuhadapi kerasnya dunia. Di sisimu aku merasa cukup sebagai wanita.

hari-hariku bahagia denganmu

hari-hariku bahagia denganmu via dylandsara.com

Kamu memang bukan pria yang akan mengiyakan semua inginku. Bukan pula tipe pria yang akan sering-sering mengirimiku bunga atau rela repot-repot menyiapkan kejutan di hari ulang tahunku. Pendampingan tak sesederhana hal-hal itu.

Sehari-harinya kamu justru akan repot memastikan agar aku tak lupa makan lantaran sibuk bergumul dengan pekerjaan. Kamu akan mulai cerewet jika aku ketahuan begadang mengerjakan job-job sampingan demi menambah tabungan. Tapi di lain hari, kamu pula yang akan menyemangati saat berbagai kesulitan harus kuhadapi. Selain bahumu yang jadi tempatku bersandar saban hari, telingamu pun tak lelah mendengarka apa saja yang aku rutuki.

Tapi, kebersamaan kita bukannya tanpa cela. Toh, menyatukan dua kepala juga bukan perkara yang sederhana.

Advertisement
namun, sering kali kita tak sepaham

namun, sering kali kita tak sepaham via dylandsara.com

Bohong jika aku mengaku kita tak pernah berselisih paham. Nyatanya, sesekali kita pernah bertengkar hebat ketika ada dua pendapat yang bertabrakan. Aku juga bukan wanita super sabar yang bisa mengendalikan ketika amarahmu tak dapat lagi diredam.

Untungnya, setiap perselisihan kita dahulu selalu menemukan solusi yang berimbang. Aku dan kamu sepakat agar satu sama lain tak memaksakan keinginan. Kita akan memilih jalan tengah dimana dua pemikiran yang berbeda pasti bisa dikompromikan.

Sayangnya, tak melulu kita bisa berkompromi. Dan di titik ini aku menyadari bahwa kita tak lagi satu frekuensi.

ketika kita tak lagi satu frekuensi

ketika kita tak lagi satu frekuensi via dylandsara.com

Ada saat dimana aku sangat menikmati duduk sendiri. Berteman secangkir kopi sambil mengamati hujan, awan, atau apa saja yang ditangkap mataku. Dalam diam sesungguhnya aku sedang berpikir, merenungi tentang aku dan kamu serta segala yang sudah kita lewati bersama.

Jujur keyakinanku tak sekuat dahulu. Meski masih berharap bisa melanjutkan masa depan denganmu, banyak hal yang nyatanya membuatku ragu. Ada kalanya aku merasa kamu tak bisa berkompromi dengan prinsip-prinsip hidupku. Ada saatnya aku pun meyakini bahwa jalan yang kau pilih itu keliru. Dan di titik itu kita menemui jalan buntu.

Melanjutkan hubungan ini berarti memaksakan diri. Berdua kita akan sama-sama tersakiti.

bertahan membuat kita sama-sama tersakiti

bertahan membuat kita sama-sama tersakiti via dylandsara.com

Aku percaya bahwa dua orang yang berjodoh tak harus berjuang sekeras ini. Dua manusia yang sudah direstui Tuhan tak mesti berkorban demi pasangan dan menyakiti diri sendiri. Segalanya akan dimudahkan hingga melenggang ke pernikahan.

Sayangnya, yang terjadi pada kita justru jauh berbeda. Setelah beberapa tahun kita lewati bersama, mungkin inilah saat yang tepat untukku menyerah saja. Aku dan kamu tak seharusnya meremang dalam masalah yang tak ada habisnya. Berpisah mungkin satu-satunya jalan yang akan mengantarkan kita pada bahagia.

Diriku ini sudah mantap memilih pergi. Demi kebahagiaanku sendiri dan untuk pria yang pernah sangat aku cintai.

dengan lapang hati, aku izinkan kamu pergi

dengan lapang hati, aku izinkan kamu pergi via dylandsara.com

Merelakan ribuan hari yang pernah kita lalui jelas tak mudah. Bagaimana pun, kebersamaan denganmu adalah kenangan terindah. Dalam hidupmu, aku bersyukur jadi salah satu wanita yang pernah singgah. Meski akhirnya menyerah, setidaknya aku pernah berjuang hingga tak kenal lelah.

Untuk diriku sendiri, semoga setelah ini semakin mantap melangkahkan kaki. Walaupun harus berjalan tanpa seorang pendamping di sisi, apapun itu pasti bisa terlewati. Semoga dalam perjalanan nanti dipertemukan dengan pria yang selainnya lagi. Dia yang satu frekuensi, yang kelak menemani hingga habis usia ini.

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Suka kopi, puisi, band beraliran folk, punya hobi mikir dan pacaran di bangku taman.

52 Comments

  1. perpisahan adalah nada sumbang di akhir rinai senyuman, maha benar luka atas segala kepedihannya 😀

  2. Danie Zeangkuenk berkata:

    cerita x ini yg sedang aq alami. :'(

  3. Pasti dlm hub akan ada masa seperti ini

  4. Tommy R. Prabowo berkata:

    kisah nya sama persis apa yg sedang saya alamin 🙂

  5. Tommy R. Prabowo berkata:

    thank’s ini buat motivasi~ 😀

  6. semoga aku bisa setegar itu

  7. Memaksakan suatu hal yg kita tahu itu tidak baik, sama halnya dengan mengarahkan pisau ke dada sendiri lalu menusuknya. Semoga kita menemukan pasangan yang terbaik dari sisiNya. Aamiin..

  8. LanLan Ivone berkata:

    http://198.50.183.104/agen-judi << cara memenangkan judi Winenlose.Com merupakan agen bola judi yang sangat terpercaya Dan Demi Kenyamanan Para Bettor Kami Menyiapkan Berbagai Bonus. Ayo Gabung Sekarang Juga Di Agen Kami . Berikut Bonus yang kami berikan bila bergabung dengan kami # 20% untuk member baru SBOBET, IBCBET dan ASIA77 # Kemenangan 5% dari deposit # Rollingan 0.7% setiap Minggu # Cashback 5% - 10% # 10% untuk member baru 338A, 1S CASINO, ASIA8BET # Bonus deposit awal 30% TANGKASNET99 # Bonus Untuk Poker 2% Note : Jangan Sampai Pilih Agen ,Hanya Winenlose Yang Menjadi Agen Kepercayaan Para Bettor Mania AGEN JUDI | AGEN BOLA | AGEN SBOBET | WINENLOSE http://198.50.183.104/
    http://198.50.183.104/asia77
    http://198.50.183.104/ibcbet-online
    http://198.50.183.104/sbobet-online
    http://198.50.183.104/judi-online
    http://198.50.183.104/casino-online
    http://198.50.183.104/promo
    http://198.50.183.104/category/prediksi-bola
    http://198.50.183.104/agen-judi

  9. Adhi Putra berkata:

    Apakah setiap menemui jalan buntu hrus menyerah dan berakhir? Apakah jodoh selalu dipermudah jalannya??

CLOSE