Saat ini semakin banyak orang yang suka mendaki gunung. Alasannya bermacam-macam mulai dari ingin menikmati sunsrise dipuncak gunung, mencari suasana baru, menguji diri sendiri atau sekedar lari dari rutinitas yang membosankan. Memang tak bisa dipungkiri, keindahan dan kedamaian yang kita dapat saat mendaki gunung tak bisa dituliskan dengan kata-kata. Indonesia sendiri menyimpan ribuan pesona keindahan alamnya termasuk pegunungan yang menjulang dengan kokohnya. Ada banyak cerita yang didapatkan saat pendakian. Lelah, keringat, rasa pegal dan emosi semua tak akan sebanding dengan apa yang kita dapatkan.

Tetapi ada beberapa pendaki yang tidak bisa melestarikan alam saat melakukan pendakian. Mereka mendaki hanya sebagaia ajang untuk eksis di sosmed dan sering berbuat seenaknya sendiri saat menaik gunung. Alhasil mereka akan merusak keindahan alam dan membawa dampak buruk bagi makhluk hidup yang ada disekitarnya

Berikut adalah 11 hal yang harus dihindari bagi para pendaki :

1. Jangan Menganggap Remeh Medan Pendakian

Medan gunung via https://pxhere.com

Sebelum melakukan pendakian, sebaiknya pelajari terlebih dahulu medan pendakian yang akan kita tempuh terutama bagi pemula atau yang baru pertama kali mendaki gunung tersebut. Cari informasi sebanyak-banyaknya bisa dari blog-blog pribadi di internet, atau bisa langsung mengobrol pada seseorang yang sudah berpengalaman mendaki di gunung tersebut.

Kebanyakan kesalahan para pendaki adalah tidak mempelajari medan perjalanan dan menganggap remeh medan yang akan ditempuh. Akibanya? banyak yang berhenti ditengah jalan sebelum ke puncak karena kurangnya persiapan akan medan yang dihadapi. Jangan sampai begitu ya??

2. Bawa Perlengkapan yang Lengkap

perlengkapan mendaki via http://2.bp.blogspot.com

Advertisement

Orang-orang yang melakukan pendakian gunung akan merasa senasib sepenanggungan karena mereka menuju satu tujuan yakni puncak gunung. Mereka anak senang hati membantu sesama pendaki ketika dalam perjalanan.

Tapi bukan berarti kita bergantung akan bantuan orang lain saat mendaki. Walaupun mereka akan membantu tapi mereka juga membutuhkan keperluan untuk diri mereka sendiri. Kita perlu mempersiapkan sendiri apa yang kita butuhkan nantinya seperti tenda, sleeping bag, obat-obatan pribadi, pakaian hangat, jas hujan maupun kebutuhan logistik.

Usahakan membawa perlengkapan selengkap mungkin karena kita tidak pernah tau apa yang akan kita hadapi saat di pegunungan.

3. Jangan Buang Sampah Sembarangan

sampah dipegunungan via http://www.yukpiknik.com

Pencinta alam tidak akan pernah membuang sampah sembarangan saat berada di alam, karena mereka tahu bahwa hal itu bisa merusak alam. Tetapi sekarang masih ada segelintir pendaki yang masih membuang sampah sembarangan saat melakukan pendakian. Mereka enggan membawa sampah yang mereka hasilkan dan memilih meninggalkan sampah pada pegunungan. Padalah, selain bisa merusak pemandangan, sampah juga akan membuat lingkungan di gunung menjadi tercemar.

Jadi usahakan untuk tidak meninggalkan sampah saat melakukan pendakian. Saat packing usahakan membawa beberapa kantong plastik untuk tempat sampah. So, jangan cemari lingkungan di gunung dengan tidak membuat sampah di gunung.

4. Jangan Melakukan Aksi Vandal

vandal di gunung via https://i2.wp.com

Masih banyak para pendaki gunung anarkis yang melakukan aksi vandal dengan menuliskan nama mereka atau komunitas tertentu pada batu-batu yang ada di gunung. Hal ini sangat tidak boleh dilakukan ketika mendaki gunung. Walau kelihatannya sepele, hal ini bisa memincu pendaki lain untuk melakukan hal yang sama dan akhirnya akan semakin banyak vandal-vandal yang merusak kondisi alami di gunung.

5. Dilarang Mengambil Apapun Kecuali Gambar

bunga edelweis via http://akphoto1.ask.fm

Saat di gunung kamu tak boleh mengambil apapun kecuali gambar. Termasuk memetik bunga edelweis. Memetik bunga edelweis adalah sebuah tindakan ilegal saat mendaki gunung. Jika sampai ketahuan oleh petugas biasanya akan disuruh mengembalikan keatas.

Selain bunga edelweis kamu juga tidak boleh mengambil benda-benda lain yang berada di gunung. Termasuk tamanan endemik yang tumbuh di kawasan gunung. Jadilah pendaki yang bijak.

6. Jaga Perilaku dan Hindari Iseng yang Keterlaluan

perilaku saat di gunung via https://i2.wp.com

Sangat disarankan untuk menjaga sikap saat sedang mendaki gunung. Jangan sampai kita melakukan hal-hal bodoh, walaupun niatnya iseng yang bisa mengganggu pendaki lain. Hal-hal bodoh yang dimaksud antara lain mengubah petunjuk arah pendakian sehingga membuat pendaki lain berjalan ke arah yang salah. Ini bisa berakibat fatal.

7. Jangan Tinggalkan Teman Terlalu Jauh di Belakang

teman pendakian via http://cdn2.tstatic.net

Setiap orang pastilah mempunyai kondisi fisik yang berbeda-beda. Saat mendaki gunung biasanya orang-orang akan menunjukkan ego pribadi. Bila temannya berjalan terlalu lambat, mereka tak sabar untuk menunggu. Sebaiknya, jaga jarak antar teman ketika mendaki. Jangan tinggalkan teman terlalu jauh dibelakang apalagi jika teman tersebut baru melakukan pendakian untuk yang pertama kali

8. Kalau Mengalami Kejadian Aneh, Jangan Ceritakan Sampai Turun

misteri gunung via https://cdn.brilio.net

Alam menyimpan begitu banyak misteri. Masing-masing gunung biasanya memiliki cerita sendiri-sendiri yang berkembang di masyarakat setempat. Hal ini sudah bukan rahasia umum lagi. Saat mendaki kita hanya butuh menjaga sikap sehingga tidak mengganggu “penghuni gunung”

Jika mengalami sebuah kejadian aneh ketika sedang mendaki gunung, sebaiknya tidak menceritakan hal tersebut kepada siapapun. Tahan cerita tersebut dan ceritakan ketika kamu sudah selesai melakukan pendakian dan sudah berada di bawah. Ini adalah semacam kode etik para pendaki gunung

9. Sebaiknya Tidak Membuat Api Unggun

Banyak yang berdalih bahwa api unggun dibutuhkan untuk mengangatkan badan. Menghangatkan badan bisa dilakukan dengan banyak cara antara lain membuat minuman hangat menggunakan kompor gunung atau parafin. Sebisa mungkin untuk tidak membuat api unggun saat mendaki gunung. Karena dikhawatirkan dapat memicu kebakaran hutan.

10. Jangan Mengabaikan Himbauan Petugas dan Jangan Menjadi Pendaki Ilegal

Pendaki Gunung via https://cdn.idntimes.com

Sebelum melangkahkan ke pintu gerbang pendakian, pastikan bahwa kamu sudah mendafarkan diri ke petugas. Jangan menjadi pendaki ilegal. Hal ini untuk kebaikanmu sendiri.

Beberapa gunung hanya boleh didaki sampai di area tertentu dan tidak boleh sampai ke puncak. Kalau ada himbauan agar tidak melakukan pendakian sampai ke puncak, sebaiknya jangan diabaikan karna pasti ada maksud tertentu dari himbauan tersebut. Bisa jadi, kondisi gunung yang terlalu aktif membuat petugas menghimbau pendaki untuk tidak melakukan pendakian sampai ke puncak.

11. Istirahat Terlalu Lama Akan Membuat Suhu Badan Sulit Naik

Istirahat saat mendaki via http://www.superadventure.co.id

Walau mendaki gunung akan sangat melelahkan, kamu sebaiknya tidak break terlalu lama. Apalagi jika pendakian dilakukan pada malam hari. Beristirahat terlalu lama akan membuat suhu tubuh turun drastis dan sulit untuk dinaikkan kembali

Istirahat lama sebaiknya dilakukan di area camping. Atau jika kamu memang sudah tidak kuat lagi dan ingin segera beristirahat, cari lokasi yang agak lapang untuk mendirikan tenda. Di dalam tenda kamu bisa beristihat dengan lebih leluasa