5 Alasan Kamu Harus Jujur terhadap Apa yang Kamu Rasakan. Jangan Melulu Bilang Nggak Apa-apa ya!

jujur dengan perasaan

Setiap orang memang punya karakter yang berbeda-beda. Ada orang yang mudah mengungkapkan isi hatinya dan blak-blakan terhadap apa yang ia rasakan. Entah itu marah, sedih, kecewa atau cemas. Tapi, ada juga nih, orang yang sulit dan bahkan tidak mau jujur terhadap perasaannya. Mau dia sedang marah, sedih, atau cemas ketika ditanya jawabannya pasti “gapapa”. Biasanya mereka berharap orang yang bertanya tersebut paham dan peka. Betul nggak, guys!?

Nah, kamu harus tau. Berharap orang lain mengerti tanpa diberitahu tentang perasaan dan keadaanmu bukanlah tindakan yang tepat. Nggak setiap orang akan peka. Ujung-ujungnya kamu malah sakit hati karena merasa tidak dipedulikan.

Gimana, kamu pasti gak mau ini sampai terjadi kan? Jadi, sebenarnya kenapa sih kamu harus jujur tentang perasaanmu dan tidak boleh berharap oranglain dapat menebak-nebaknya sendiri? Ini dia 5 alasannya. Simak baik-baik ya.

Advertisement

1. Sesuatu yang dipendam tidak pernah berakhir baik

Jangan mendam perasaan terus ya!

Jangan mendam perasaan terus ya! via http://pexels.com

Alasan pertama ini sangat penting. Tahukah kamu?

Bahwa memendam perasaanmu sendirian itu tidak akan baik.

Advertisement

Apalagi jika itu rasa kecewa, sedih,atau cemas. Takutnya kamu akan terbebani dan ujung-ujungnya malah depresi. Tapi, ketika kamu memilih untuk membagikan apa yang kamu rasakan bersama orang lain kamu akan lebih lega. Meski masalahnya tidak langsung selesai. Meski perasaanmu tidak langsung bahagia, tetapi setidaknya beban pikiranmu akan sedikit berkurang. Gak percaya? Coba aja deh, kamu buktiin sendiri!

2. Perasaan semua orang berbeda-berbeda

Setiap orang punya perasaan yang beda

Setiap orang punya perasaan yang beda via http://pexels.com

Mengerti perasaan orang lain sangat sulit lho gengss. Bahkan terkadang, kita sendiri saja sering bingung menafsirkan perasaan kita sendiri. Apalagi berharap orang lain untuk memahaminya. Double ribet ini namanya.

Kamu juga harus paham, kalau semua orang tercipta dengan perasaan yang berbeda. Sesuatu yang bagimu menyedihkan boleh jadi malah biasa saja bagi orang-orang di sekitarmu. Maka, kamu harus benar-benar jujur tentang isi hatimu. Ungkapkan saja yang sebenar-benarnya kamu rasakan. Karena lagi-lagi menyimpan segala hal sendirian itu tidak baik.

Advertisement

3. Setiap orang punya kehidupan dan masalah masing-masing

Photo by Ivan Aleksic on Unsplash

Photo by Ivan Aleksic on Unsplash via https://unsplash.com

Kalimat ini sebenarnya terdengar menyakitkan. Tapi hei, kamu harus tau dan sadar. Semua orang memang punya kehidupan dan masalah masing-masing. Hidup mereka bukan hanya tentang memahami perasaan yang kamu sembunyikan. Kecuali, jika kamu menyatakannya terus terang. Tentu saja keadaannya akan berbeda. Mereka akan lebih mudah untuk mengerti dan memahamimu. Atau, jika mereka salah dan barangkali kesalahannya membuatmu kecewa di lain waktu mereka akan berusaha untuk berubah. 

4. Tidak semua orang punya pola pikir dan suka menebak-nebak

Nggak semua orang punya karakter yang sama

Nggak semua orang punya karakter yang sama via http://pexels.com

Mungkin, jika ada temanmu yang terlihat tidak baik-baik saja tetapi malah menjawab “gapapa” ketika ditanya kamu akan berpikir ekstra tentang apa yang salah darinya. Kamu mungkin akan lebih peduli dan mulai menebak-nebak perasaannya. Dan ketika nanti hal itu terjadi padamu, kamu jadi berharap untuk diperlakukan dengan cara yang sama.

Kamu ingin dimengerti tanpa meminta. Kamu ingin dipahami tanpa mengatakan hal yang sebenarnya. Padahal jika dipikir ulang, gak semua orang punya pola pikir yang sama denganmu. Tidak semua orang suka membebani dirinya dengan menebak-nebak perasaan orang lain. Kamu harus mengerti tentang hal ini. Bagaimanapun, berbicara jujur tentang apa yang kamu rasakan jauh lebih benar.

5. Banyak orang yang tidak peka terhadap sekitarnya

Photo by Eric Ward on Unsplash

Photo by Eric Ward on Unsplash via https://unsplash.com

Semua orang memiliki tingkat kepekaan dan perasaan yang berbeda-beda terhadap sekitarnya. Nggak setiap orang bisa mengerti apa yang kamu rasakan jika kamu tidak mengatakannya. Syukur-syukur kalau dia memang orang yang memiliki tingkat kepekaan yang tinggi.

Nah, kalau orang yang punya tingkat kepekaan yang rendah gimana dong? Mau kamu berharap sampai mati agar dia mengerti tentang kondisi hatimu pun dia nggak bakal peka. Dia juga tidak akan mengerti. Jadi, ketika kamu menjawab “gapapa” maka menurutnya semua memang baik-baik saja. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Dan ujung-ujungnya kamu malah kesal sendiri.

Nah, gimana? Gak mau sampai ini terjadi kan? Maka katakan apa yang kamu rasakan. Jika kecewa bilang kecewa. Jika sedih bilang saja sedih. Jangan selalu jawab gapapa ya. Nggak semua hal boleh disembunyikan

Itu dia, 5 alasan kenapa kamu harus jujur tentang apa yang kamu rasakan terhadap orang-orang di sekitarmu. Pokoknya, mulai sekarang kamu jangan terus-terusan menjawab gapapa ketika ditanya ya. Apalagi kalau yang nanyanya si dia. Jawabnya harus benar-benar jujur tuh. Hihihi

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE