"Lu jangan lupa dateng ke nikahan gw ya.."

"Eh, minggu depan si Metta nikah tuh, itu yang adik kelas kita itu.."

"Kamu hari Sabtu besok jangan ada acara ya, temenin mama ke kondangan anaknya temen mama. Dia umur 25 tahun udah nikah, kamu kapan?"

Kira-kira begitulah celotehan para warga-warga yang maha tahu yang bakal terus kita dengerin sampe akhirnya kita nikah.

Buat kamu-kamu yang telinganya udah mulai panas denger siraman rohani macam itu, ini dia ni 5 alasan yang akan tetep bisa bikin kamu stay cool depan mereka dan akan membungkam mulut para titisan dari mereka yang maha tahu itu.

Let's cekidot guys!

1. Masih banyak mimpi yang bisa gue kejar, nggak melulu soal cinta

Enaknya jadi jomblo, banyak kesempatan untuk sukses

Enaknya jadi jomblo, banyak kesempatan untuk sukses via http://velovewedding.com


"Eh, temen-temen lu dah pada nikah semua, lu kok masih jomblo terus sih? Truk aja gandengan, masa lu sendirian? Hahahaha."


Advertisement

Begitulah bukti dari lidah tak bertulang yang mampu menyanyat hati dengan perkataan tajamnya.

Etss, tapi jangan baper dulu guys, kamu bisa dengan santai jawab gini ke mereka, "Masih banyak hal dalam hidup ini yang harus gue kejar. Nggak melulu soal cinta."

Lugas dan tegas. Nggak bertele-tele dan bisa sontak membuat mereka terdiam. Masih banyak mimpi-mimpi, cita-cita serta tujuan hidup yang bisa kamu capai untuk live life to the fullest. So, nggak perlu baper lagi guys :)

2. Nanti kalau aku nikah, papa mama nggak ada yang nemanin shopping lho..

Papa, mama, dan aku

Papa, mama, dan aku via http://plukme.com

Advertisement

Tak ayal orang tua ingin sekali menyaksikan anaknya menikah. Mendampingi berjalan menuju altar. Melihat momen seumur hidup sekali untuk anak-anaknya. Tetapi, ketika orang tua kamu mulai komplain kenapa sih kok kamu belum mau nikah sampai sekarang?

Kamu bisa jawab dengan enteng dengan sedikit canda, " Nanti kalo aku nikah, papa mama nggak ada yang nemanin shopping lho."

Rasa yang terikat kuat antara orang tua dan anak memang tidak dapat disangkal. Hubungan darah membuat satu sama lain menjadi erat. Bahkan tak jarang orang tua yang merasa 'kehilangan' anak perempuannya khususnya ketika anak perempuannya itu menikah dengan lelaki yang dipilihnya.

Karena bagaimanapun, seorang istri harus mengikuti suaminya kemanapun ia pergi. Dan pula seorang anak laki-laki harus keluar meninggalkan rumah dan bersatu dengan istrinya.

Jadi, kalau orang tua kamu mulai keluar 'siraman rohani' nya, buruan di becandain dengan point yang jelas dan gaya bahasa yang sopan tentunya ya guys :)

3. Nikah itu sekali seumur hidup bro, jangan sampe salah pilih, nyeselnya seumur hidup tahu..

Salah pilih pasangan hidup? Hiii..engga mau ah..

Salah pilih pasangan hidup? Hiii..engga mau ah.. via http://google.com

Pernikahan sudah seyogyanya dilakukan seumur hidup sekali untuk semua orang. Karena pada dasarnya, tidak ada manusia yang mau dibagi kasih sayangnya.

Berhubung prinsip ini banyak benarnya, ada baiknya kamu bisa berkata ke diri kamu sendiri dan kepada teman-teman kamu yang bermulut 'sedap-sedap ngeri' itu seperti ini, "Gue pernah nyesel sebulan gara-gara salah potong rambut. Nah, gue nggak bakal mau deh kalo disuruh nyesel seumur hidup gara-gara diburu-buru untuk cepat nikah."

Salah masak nasi eh malah jadi bubur? Nyesalnya seharian. Salah makan? Nyesalnya seminggu. Salah potong rambut? Nyesalnya sebulan. Nggak belajar sungguh-sungguh? Nyesalnya setahun.

Salah milih pasangan hidup? Sepanjang umur hidup lu cuy nyesalnya!

4. Hidup, mati, jodoh, rejeki sudah ada yang ngatur sis. Bawa kalem aja 🙂

Jodoh pasti bertemu

Jodoh pasti bertemu via http://google.com

"Kamu kenapa sih belum mikir mau nikah? Jangan-jangan nggak laku ya? Hahaha."

Ucapan temen-temen yang serampangan kaya gini emang perlu banget dibalas pake kalimat ampuh nan percaya diri macam gini "Aku bukannya nggak laku, tapi belum ada aja perempuan atau pria yang beruntung dapetin aku."

Ketika ada temen-temen kamu yang mulai mengejek dengan kata ini itu ini itu, kamu nggak perlu jadi rendah diri, merasa diri kamu jelek dan banyak kekurangan lainnya. Kamu hanya perlu sadari bahwasanya hidupmu termasuk jodohmu sedang dibuat-Nya menunggu di suatu tempat untuk dipertemukan denganmu pada waktu dan saat yang tepat.

Manusia boleh berkata apapun tentang kamu, tapi kalau Tuhan yang sudah menentukan jalan hidupmu, mana yang kamu mau pilih? Mereka atau Tuhan? :)

Tenang, jodoh pasti bertemu.

5. I'm single and very happy

Keep calm. I am single and very happy.

Keep calm. I am single and very happy. via http://mobavatar.com

Mengusung dari lagu yang dibawakan oleh penyanyi Oppie Andaresta berjudul "Single Happy" ini rasanya akan cukup membuat teman-teman bahkan orang-orang di sekeliling kamu mengerti bahwa single itu bukan sebuah kutukan.

Single adalah sebuah keadaan dimana bisa mendeskripsikan seseorang yang cukup kuat untuk hdup dan menikmati indahnya kehidupan tanpa harus bergantung pada orang lain.

Berikut penggalan lirik dari lagu tersebut :

Aku baik-baik saja

Menjalani hidup yang aku punya

Hidupku sangat sempurna

I'm single and very happy

Mengejar mimpi-mimpi indah

Bebas lakukan yang aku suka

Berteman dengan siapa saja

I'm single and very happy

So, ladies and gentlemen, no need to worry about your status.

Jalani dan nikmati saja peran yang diberikan oleh Sang Pencipta. Dia terlebih tahu mana yang terbaik untuk hidupmu :)

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya