Entah karena perpecahan keluarga atau pun perpisahan karena kematian salah satu orangtua. Orang-orang sering mengatakan bahwa kehilangan Ibu berarti kehilangan kasih sayang, sementara kehilangan Ayah berarti kehilangan kehormatan. Mungkin ini adalah salah satu penyebab mengapa beban mental seorang anak yang ditinggal Ayahnya dan harus hidup bersama Ibu cukup berat. Pasalnya, kaum perempuan seringkali dianggap lemah.  Tapi apa benar semua perempuan itu lemah?

Nyatanya di luar sana masih banyak perempuan-perempuan yang tangguh dan mandiri. Setiap anak yang dibesarkan oleh single mom atau Ibu tunggal pun patut bersyukur. Mengapa? Lima hal ini adalah bukti bahwa kalian adalah orang-orang yang beruntung!

1. Kehidupan membentukmu menjadi pribadi yang peka dan paling pengertian.

Being Sensitive Is A Strength, Not A Weakness.

Being Sensitive Is A Strength, Not A Weakness. via https://www.whatdoyou.co.uk

Ketahuilah bahwa Ibumu adalah seseorang yang sangat hebat! Dengan segala kekurangan yang ia miliki, ia gak pernah nyerah dan gak berhenti berjuang memberikan kehidupan yang layak buat kamu.

Advertisement

Tanpa kamu sadari, hal tersebut tentu membekas dalam hati dan ingatanmu sehingga membuat kamu yang sejak kecil menyaksikan jatuh-bangunnya perjuangan Ibu membesarkanmu, lantas harus belajar mengerti keadaannya.

Belajar untuk tidak banyak menuntut harus dibelikan ini dan itu. Belajar untuk peka kapan waktu yang tepat untuk meminta sesuatu dari Ibu.

Seiring berjalannya waktu, kamu pun bisa memahami bahwa gak semua hal bisa terjadi sesuai keinginan hatimu dan juga bahwa segala hal yang dipaksakan hanya akan membuat keadaan menjadi lebih sulit.

2. Kehidupan membentukmu menjadi pribadi yang dewasa.

Maturity Is Not Measured By Age.

Maturity Is Not Measured By Age. via https://id.pinterest.com

Advertisement

Ketangguhan dan ketegaran hati seorang Ibu tunggal semakin teruji ketika menghadapi masalah-masalah yang datang silih berganti. Seorang Ibu tunggal harus punya pundak sekuat baja untuk memikul beban tanggungjawab yang berat.

Harus punya kuping seperti saluran pipa yang gak pernah menampung ocehan-ocehan tetangga yang tajam setajam silet dan sepedas cabe sekilo atau pun omongan orang-orang sekitar yang gak respect. Ia juga harus punya hati yang lapang untuk menghadapi setiap tantangan kehidupan.

Semuanya Ibumu lakukan semata-mata agar ia bisa menjadi sosok yang bisa kamu andalkan sepanjang waktu dan kamu pun bisa meneladani ketangguhan dan ketegaran hatinya.

Menjadi pribadi yang dewasa gak diukur dari usia, tapi dari attitude yang dibangun dari pengalaman-pengalaman yang kamu alami.

3. Kehidupan membentukmu menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggungjawab.

Independent Woman.

Independent Woman. via https://id.pinterest.com

Dibesarkan oleh seorang Ibu tunggal yang kuat, tegar, dan mandiri tentu membuatmu belajar banyak dari Ibu.

Sejak kecil kamu sudah diajar Ibu bagaimana membereskan mainan, hingga beranjak remaja dan dewasa pun diajar Ibu bagaimana mencuci piring, mencuci baju, masak, bahkan melakukan pekerjaan laki-laki seperti memperbaiki saluran pipa atau mengecat dinding rumah.

Setiap hal kecil yang Ibu ajarkan sangat berguna buat kamu di masa depan. Kelak ketika kamu harus hidup merantau jauh dari Ibu, kamu bisa hidup mandiri dan bertanggungjawab dengan hidupmu sendiri tanpa harus mengandalkan bantuan orang lain.

4. Kehidupan mengajarkanmu arti cinta yang sesungguhnya.

Finding True Love.

Finding True Love. via https://id.pinterest.com

Dibesarkan oleh Ibu tunggal gak bikin kamu kekurangan kasih sayang atau jadi anak yang haus akan perhatian kok. Pengorbanan, kasih sayang dan cinta Ibu yang melimpah tanpa menuntut balasan adalah arti cinta yang sesungguhnya.

Kamu akhirnya mengerti bahwa cinta yang sesungguhnya gak akan bisa diukur dengan hal-hal materi tapi sungguh lebih dari itu. Semua hal yang kamu alami sejak kecil bersama Ibu, tentu akan membuatmu lebih bijaksana dalam memilih pasangan hidup nantinya.

5. Kehidupan membentuk hatimu setegar batu karang.

Tough Like A Rock.

Tough Like A Rock. via https://id.pinterest.com

Perasaan minder, sedih, bahkan mungkin iri dengan teman-teman lain yang punya orang tua lengkap pasti sudah kamu rasakan sejak kecil. Namun kehangatan kasih sayang Ibu-lah yang menguatkan langkah kakimu untuk menapaki hari esok.

Kamu bahkan masih bisa melihat Ibu tersenyum manis dalam masa-masa sulit sekalipun. Setiap proses yang kamu hadapi gak lantas bikin kamu semakin terpuruk, tapi malah bikin kamu semakin kuat dan tegar dalam menjalani hidup karena kamu punya teladan yang hebat yaitu Ibu!

Jadi, jangan pernah mau dirusak oleh omongan-omongan orang negatif karena hidup mereka belum tentu lebih baik dari hidup kamu! Jadikan semuanya itu sebagai motivasi untuk menjadi sukses di masa depan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya