Musim libur Lebaran baru saja berakhir minggu ini, meskipun masih ada sebagian orang yang memilih untuk mengambil cuti tambahan untuk menambah waktu liburannya. Menjelang musim libur seperti libur Lebaran, pengeluaran yang kita lakukan cenderung besar dan melebihi pengeluaran di bulan lain. Pengeluaran yang membengkak dapat terjadi karena umumnya kita mempersiapkan diri untuk membeli berbagai perlengkapan terkait persiapan berlibur ataupun tradisi perayaan seperti Lebaran kemarin. Ditambah dengan pengeluaran untuk tiket transportasi dan akomodasi berlibur, arus keuangan sebagian besar orang tentu cenderung berada di titik rawan musim liburan. Berikut adalah lima tips memperbaiki keuangan setelah libutan. Check this out! 

1. Membuat Budget Bulanan

buatlah daftar perkiraan pengeluaran atau yang biasa dikenal dengan budget bulanan untuk bulan ini dan bulan depan. Perkiraan pengeluaran ini membantu untuk menentukan apakah sisa uang yang kamu miliki sudah cukup atau tidak untuk memenuhi seluruh kebutuhan. Jangan sampai karena tidak memperkirakan jumlah pengeluarannya, kamu harus terpaksa berhutang ke sana kemari demi memenuhi kebutuhan bulanan tersebut.

2. Melakukan Pemeriksaan Terhadap Aset

Langkah kedua yang dapat dilakukan adalah dengan memeriksa seluruh nilai dari aset yang kamu miliki. Aset yang dimaksud di sini adalah tabungan dan investasi seperti emas yang bisa dijual dalam waktu cepat. Aset-aset tersebut dapat menjadi cadangan untuk memenuhi kebutuhan yang rutin dan tidak bisa ditunda jika memang uang yang Anda pegang tidak cukup.

3. Memilki Tabungan

Advertisement

Menyediakan uang yang cukup untuk menutupi seluruh pengeluaran di bulan ini. Utamakan untuk menutupi utang dan pengeluaran rutin yang tidak bisa dilewati, seperti utang kartu kredit, cicilan rumah, premi asuransi, dan sebagainya. Jika terpaksa, Kamu bisa mencairkan sedikit aset yang dimiliki untuk menutupi pengeluaran rutin yang tidak bisa dilewati. Lakukan jurus berikutnya sambil menunggu keuangan kamu pulih kembali.

4. Melakukan Penghematan

Jurus terakhir, potong sementara pengeluaran yang tidak mendesak. Untuk pengeluaran yang sifatnya hiburan. Kamu bisa coba mencari alternatif yang lebih murah untuk dua bulan ini sambil menunggu keuangan kamu membaik. Cara lainnya, rajinlah melihat berbagai promo di berbagai toko atau situs belanja yang menjual kebutuhan kamu.

Musim libur menyebabkan banyak orang menghabiskan uangnya, sehingga tidak aneh jika ada toko atau situs online yang memberikan promo berbentuk diskon besar bagi pengguna kartu kredit tertentu untuk meningkatkan penjualannya dari konsumen yang uangnya sedikit. Manfaatkan hal tersebut agar kamu bisa tetap memenuhi kebutuhan sehari-hari.

5. Membatasi Kegiatan Diluar Rumah

Advertisement

Langkah terakhir yang dapat kamu lakukan adalah membatasi kegiatan yang berada diluar rumah. Hal tersebut dilakukan karena agar kamu dapat berhemat terhadap keuangan kamu setelah liburan. Selain itu, kamu juga bisa melatih diri kamu untuk lebih sabar dan hidup sederhana.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya