5 Ide Walk-in Closet di Ruangan Sempit yang Nggak Mustahil Diwujudkan

Pengin punya walk-in-closet, tapi terbentur keterbatasan ruang? Biasanya walk-in-closet identik sama rumah besar yang punya kamar tidur besar juga. Sekarang, udah enggak perlu ruangan atau kamar tidur yang luas buat punya walk-in-closet impian. Dengan beberapa trik desain interior, kalian juga bisa mewujudkan mimpi punya walk-in-closet.

Meskipun terkesan bukan kebutuhan dan lebih berkaitan sama keinginan pemilik rumah, sebenarnya walk-in-closet juga penting untuk dimiliki sama beberapa orang tertentu, loh. Terutama buat mereka yang punya baju dan aksesoris banyak untuk pekerjaan atau alasan lain.

Tanpa tempat penyimpanan yang cukup, orang cenderung malas menyimpan barang-barangnya dan malah menumpuk. Lemari pakaian malah over-kapasitas dan baju-baju jadi berserakan di mana-mana. Malah mengundang debu dan nyamuk kalau ditaruh di atas kursi, tempat tidur, dan sudut-sudut lain.

Dengan walk-in-closet, kalian yang punya banyak baju malah bisa menata pakaian lebih rapi. Enggak cuma tergantung atau terlipat rapi, tapi juga bisa diatur sesuai kategori. Jenis baju, warna, panjang lengan, bahan, konteks acara saat baju dipakai, atau kategori lain sesuai kebutuhan.

Tanpa ruang yang terlalu luas, kalian juga bisa membangun walk-in-closet yang berkapasitas cukup, rapi, menarik secara desain, dan masih mungkin menambah fungsi ruangan lain seperti meja rias atau kamar mandi. 

Dekoruma udah punya lima ide walk-in-closet mungil yang bisa banget kamu realisasikan dengan bantuan jasa desain interior terpercaya di kotamu. Misalnya desain interior Jakarta, Bandung, atau Surabaya.

Advertisement

1. Manfaatkan Sudut Kamar Tidur dan Transformasi Jadi Walk-In-Closet Mini. Enggak Ketinggalan Meja Riasnya Juga

Sumber: Dekoruma

Sumber: Dekoruma via https://www.dekoruma.com

Salah satu cara paling efektif membangun walk-in-closet di ruangan yang enggak terlalu luas adalah memanfaatkan sudut seperti ini. Lemari dipasang sedikit menyiku mengikuti bentuk sudut kamar tidur ini. Lemari yang tepat di sudut bisa jadi lemari display untuk memajang tas atau sepatu.

Dengan ruangan yang tidak terlalu besar, model lemari dibuat tertutup supaya kelihatan rapi dan mulus, tanpa baju menjuntai keluar. Kabinet juga dipasang sampai plafon buat memaksimalkan ruang penyimpanan. Masih ada sedikit sisa ruang, enggak ketinggalan meja rias dengan nakas buat penghuni kamar tidur berkaca dan berdandan.

Advertisement

2. Walk-In-Closet Mungil yang Simetris dan Seragam. Bawa Masuk Sinar Matahari Melalui Jendela di Tengah Ruangan

Sumber: Futurist Architecture

Sumber: Futurist Architecture via https://www.futuristarchitecture.com

Ada juga orang yang suka dan bangga melihat koleksi pakaiannya tergantung di walk-in-closet seperti ini. Makanya, lemari pakaiannya menggunakan model terbuka dengan gantungan sederhana seperti ini. Barulah baju-baju lain disimpan di dalam laci yang dipasang sampai ke bawah seperti ini. 

Walk-in-closet kayak gini kasih tampilan yang lebih flamboyan ala walk-in-closet selebriti. Biasanya juga gantungan bajunya akan diseragamkan. Pemilik rumah juga memasang jendela besar di tengah yang juga dipasangi meja rias dengan kaca bundar yang berada di tengah jendela. Terasa unik dan terang jadinya, ya.

3. Bersebelahan Sama Kamar Mandi, Walk-In-Closet Juga Enggak Perlu Selalu Dibangun di Satu Ruangan Sendiri

Advertisement
Sumber: Futurist Architecture

Sumber: Futurist Architecture via https://www.futuristarchitecture.com

Membangun walk-in-closet juga bisa lebih fleksibel dan enggak harus berupa lemari built-in yang menempel di tembok. Diposisikan sebelah kamar mandi, pemilik rumah membangun unit rak besar dan tebal yang juga berfungsi sebagai partisi antara kamar mandi dan kamar tidur.

Semua kabinet dan lemari dibuat tertutup untuk tampilan yang rapi dan mulus. Yang mana, kabinet-kabinet ini berisi pakaian-pakaian pemilik rumah yang tersimpan di dalamnya. Menggunakan warna serba putih yang dipadukan dengan lantai kayu, walk-in-closet jadi terlihat modern, minimalis, dan pastinya menawan.

4. Fokus Pada Penataan Vertikal Daripada Horizontal Buat Menghemat Ruang di Walk-In-Closet Mungil

Sumber: HGTV

Sumber: HGTV via https://www.hgtv.com

Terbatasnya ruang berarti kamu harus memperhatikan gimana cara menyimpan barang dengan tepat. Tidak makan tempat, tapi muat semua pakaian yang kamu punya. Selain memaksimalkan kabinet hingga ke plafon, kalian juga bisa menerapkan penyimpanan vertikal seperti ini.

Terutama untuk sepatu yang makan tempat kalau dijejerkan secara horizontal, membangun rak sepatu yang tinggi sampai menyentuh plafon akan lebih efisien dan kapasitas penyimpanan sepatunya tetap banyak. Sisa ruang pun bisa dimaksimalkan untuk pakaian seperti ini.

5. Sediakan Sedikit Ruang di Kamar Tidur dan Bangun Walk-In-Closet Impian Sesuai Keinginan Kamu

Sumber: Home Designing

Sumber: Home Designing via http://www.home-designing.com

Kalian mungkin hanya butuh ruangan seluas 2 x 1 meter atau 2 x 2 meter untuk bisa mewujudkan mimpi memiliki walk-in-closet seperti ini. Dengan sedikit ruang yang sengaja dialokasikan ini, kalian sudah bisa membangun sistem penyimpanan baju yang cukup lengkap seperti ini.

Lemari terbuka dengan gantungan, rak untuk menyimpan baju dan sepatu, serta kabinet di atas untuk menyimpan barang-barang yang lebih besar. Kemudian, walk-in-closet bisa dipasangi pintu geser seperti ini untuk semakin menunjukkan bahwa ini adalah ruangan khusus untuk menyimpan koleksi pakaianmu.

Membangun walk-in-closet, apalagi di ruang yang sempit butuh ketelitian dan keahlian desainer interior. Maka dari itu, lebih direkomendasikan untuk menggunakan desainer interior terpercaya guna membuat walk-in-closet untuk melengkapi desain interior rumah 2 kamar tidur atau bahkan rumah yang mungil sekalipun.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE