Selain telah berjasa dalam membesarkan dunia fashion itu sendiri, masing-masing dari mereka juga memiliki gaya keren yang bikin mereka beda dari yang lain.

Dari segala macam bidang, dunia fashion adalah yang paling cepat mengalami perubahan dan perkembangan. Tak hanya soal tren kosmetik dan gaya berpakaian, supermodel yang menjadi ikon fashion pun terus berubah dari waktu ke waktu.

Walaupun sekarang banyak supermodel supermodel baru berdatangan, namun sepertinya sayang bila kita melupakan begitu saja para supermodel yang telah menjadi ikon fashion. Karena selain telah berjasa dalam membesarkan dunia fashion itu sendiri, masing masing dari mereka juga memiliki gaya keren yang bikin mereka beda dari yang lain.

Jadi tak cuma bermodal wajah cantik aja nih. Siapa saja sih mereka itu? Yuk simak artikel yang satu ini!

1. Twiggy (era tahun 60-an)

Mungkin generasi milenial tak mengenal siapa itu Twiggy. Tapi di dunia model, nama ini sangat terkenal. Wanita yang bernama asli Lesley Hornby ini dianggap sebagai pelopor dalam dunia modelling dan salah satu top supermodel generasi pertama di era tahun 60-an.

Advertisement

Karir modelnya dimulai saat dia bertemu dengan penata rambut terkenal, Nigel Davies, di salon tempatnya bekerja. Davies sangat tertarik pada "bentuk unik" Lesley dan memanggilnya "Twig". Tapi tubuh kurusnya bukan karena diet ya, memang dia asli berperawakan kurus.

Tak seperti kebanyakan model lainnya yang mengikuti selera pasar, Twiggy memutuskan untuk terjun ke dunia model dengan konsep tubuhnya yang kurus itu, plus rambut pendek bergaya bob. Konsep ini jelas "melawan" tren saat itu, di mana standar kecantikan ditunjukan dengan tubuh montok, lekuk tubuh yang sangat kentara, serta rambut panjang. Dan ternyata, konsep "beda"nya tersebut diapresiasi oleh pengamat mode.

Karirnya sebagai model langsung melejit. Wajahnya langsung menghiasi majalah majalah top dunia, termasuk Vogue. Kehadirannya sontak mengubah standar kecantikan wanita pada saat itu. Tak cuma standar kecantikan, ia juga merevolusi dunia mode sehingga lahirlah istilah model androgyny. Sayangnya, tahun 1970, dia memutuskan pensiun dari dunia mode dan merambah ke dunia film.

2. Cindy Crawford (dekade 90-an)

Cindy Crawford

Cindy Crawford via https://www.google.com

Advertisement

Pada dekade 90-an, nama Cindy Crawford sangatlah terkenal. Dia menjadi ikon dunia mode pada saat itu. Tak heran, ia memiliki bentuk tubuh yang bagus dan wajah yang cantik. Namun, kedua alasan itu tersebut bukanlah sebab mengapa banyak majalah mode bergengsi dunia mengejarnya tuk menghiasi cover mereka.

Dia termasuk sosok yang mengubah dunia mode karena kehadirannya. Yap, dia terkenal sebagai sosok model yang pintar dan bertubuh atletis.

Crawford mulai berkarir sejak umur 17 tahun. Karena kecerdasannya, ia sempat mendapat beasiswa di Northwestern University untuk jurusan Teknik Kimia. Namun karena terlalu cinta dengan dunia mode, ia memilih drop out dari kuliahnya. Dan untungnya keputusannya tepat.

Dia menjadi sangat populer di tahun 1980-an dan 1990-an. Di pertengahan tahun 1987 saja, penampilannya sudah mencapai 500 kali, baik itu untuk cover majalah, brand ambassador produk ataupun peragaan busana.

Tubuh atletisnya dinilai menarik karena berani mendobrak tren kecantikan pada saat itu di mana perempuan terlihat cantik dengan tubuh feminim. Tak cuma itu, banyak wanita memakai tahi lalat palsu hanya karena ingin terlihat sepertinya.

3. Gisele Bundchen (era 90-an)

Gisele Bundchen

Gisele Bundchen via https://www.instagram.com

Siapa yang tak kenal Gisele Bundchen? Wanita berparas cantik asal Brazil ini kerap tampil di berbagai parade busana perancang terkenal. Tak cuma itu, dia juga dianggap sebagai ikon pendobrak tren model di dunia mode. Apa yang dia lakukan?

Di era 90-an, Gisele merupakan salah satu dari generasi model asal Brazil pertama yang berhasil menaklukan New York City Fashion Week. Sama seperti Cindy Crawford, Bundchen mulai mempopulerkan tubuh yang tak cuma kurus, tapi juga atletis. Bedanya, Bundchen juga menawarkan wajah fresh dengan make up minimalis sehingga terkesan alamiah.

4. Agyness Deyn (era 2000-an)

Agyness Deyn

Agyness Deyn via https://www.instagram.com

Kalau biasanya model itu terlihat sangat feminim dengan tubuh tinggi menjulang, hal itu tak akan kamu lihat di sosok Agyness Deyn. Wanita yang bernama asli Laura Michelle Hollins ini lebih memilih tampilan tomboy dengan wajah polos ala anak kecil.

Mungkin dia tak seterkenal pendahulunya, supermodel top Inggris, Kate Moss. Tapi, biasa di bilang pengaruhnya di bidang model tak bisa dibilang kecil. Begitu masuk dalam dunia model, dia tak langsung mengubah sosok dirinya seperti permintaan pasar. Dia tetap mempertahankan konsep bare face dengan potongan pixie kesukaanya. Gaya rambutnya tersebut langsung jadi tren di kalangan pecinta mode.

Namanya begitu melejit di era 2000-an. Sosoknya sering muncul di berbagai panggung runway seperti Channel, Versace, Zac Possen, Yves Saint Laurent, dsb. Tak cuma itu, wajahnya juga sering menghiasi cover majalah ternama seperti Vogue, Time, Grazia dan lainnya. Namun sayang, kesuksesan tak membuatnya betah berlama lama di panggung mode. Tahun 2012, Deyn mundur dari dunia model dan beralih ke dunia musik dan akting.

5. Bella Hadid (2017 – kini)

Bella Hadid

Bella Hadid via https://www.google.com

Melihat nama belakangnya, pasti kamu langsung teringat dengan model Gigi Hadid, bukan? Yup, Bella dan Gigi adalah kakak beradik. Sosok Hadid menjadi sangat terkenal karena wajahnya yang cantik dan tubuhnya yang langsing. Tak hanya itu saja, ia juga termasuk model yang tak segan menyampaikan pendapatnya di publik.

Baru baru saja di tahun 2017, Hadid berpartisipasi dalam aksi protes anti Trump. Itu adalah aksi protes untuk menolak keputusan Donald Trump yang menjadikan Jerusalem sebagai ibukota dari Israel. Dia tidak gentar membela apa yang dianggapnya benar. Suatu langkah yang cukup bahaya mengingat sosoknya yang jadi high-demand model.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya