5 Inspirasi Interior Rumah Bergaya Urban Jungle

Ide Desain Rumah dengan Tema Urban Jungle

Pertama kali dengar, mungkin kamu bingung sama konsep desain interior bergaya Urban Jungle. Kalau diterjemahkan, artinya adalah hutan kota atau hutan yang berada di wilayah perkotaan. 

Bukannya hutan kota itu tempat buat rekreasi, olahraga, atau jalan-jalan santai bersama keluarga dan teman? Ternyata, desain interior Urban Jungle adalah desain interior yang mengedepankan unsur alami dan eksotis pada hunian. 

Terlihat dari penggunaan material alami seperti kayu, batu alam, juga warna-warna membumi (earthy tones), aksen motif hewan (macan tutul atau zebra), dan tentunya hadirnya tanaman hijau atau bunga dalam jumlah yang cukup banyak di dalam rumah.

Tujuannya adalah membuat hunian terasa seperti oasis di tengah lingkungan dan kehidupan kota yang sibuk, padat, serba cepat, penuh polusi, dan tidak tertata dengan rapi. 

Jadi, setiap kamu pulang ke rumah setelah beraktivitas seharian, hunian berkonsep Urban Jungle akan bikin rasa capek dan penat hilang. Suasana segar dan alami juga akan bikin kamu dan keluarga mudah rileks dan nyaman di rumah.

Interior Urban Jungle sendiri juga biasanya adalah kombinasi dari desain interior konvensional, klasik, atau populer. Misalnya Industrial, Scandinavian, Modern Klasik, Mid-Century Modern, atau Bohemian yang unsur alami dan tropisnya diperkuat untuk membentuk estetika Urban Jungle.

Biar lebih familiar sama desain interior Urban Jungle, Dekoruma punya lima inspirasi interior rumah bergaya Urban Jungle. Yang mungkin aja bikin kamu pengin buat mengubah interior rumah jadi Urban Jungle.

Advertisement

1. Gaya Urban Jungle Bercampur Sama Desain Interior Bohemian Yang Eklektik. Ruang Keluarga Semakin Hangat dan Nyaman

Sumber: Healthy & Co

Sumber: Healthy & Co via https://www.healthyandco.fr

Desain interior Bohemian sendiri bisa dibilang yang paling mendekati gaya Urban Jungle yang lagi dibicarakan. Mengusung konsep yang eklektik dan tradisional, interior Bohemian sering memakai material-material alami seperti kayu, rotan, anyaman, atau bambu untuk furnitur seperti sofa, coffee table, nakas, dan meja TV

Begitu juga pemilihan warnanya seperti Moss Green, Forest Green, Steel Blue, atau ragam cokelat. Buat kesan Urban Jungle makin kentara dengan menaruh banyak tanaman hias di ruang keluarga.

Advertisement

Urban Jungle emang cocok banget jadi pilihan desain interior buat kalian yang hobi mengoleksi tanaman hias. Hasilnya, ruang keluarga tampil lebih bergaya, nyaman, dan alami. 

2. Desain Interior Industrial Enggak Selalu Polos dan Netral. Pengaruh Urban Jungle di Ruang Makan Berdesain Industrial

Sumber: Houzz

Sumber: Houzz via https://www.houzz.com

Menggabungkan Urban Jungle dan Industrial juga bisa menghasilkan tampilan yang menarik dan khas Urban Jungle. Penggunaan meja makan kayu bertekstur alami, kursi meja makan berangka stainless steel, dan parket kayu yang tampak termakan usia identik dengan Industrial.

Begitu juga rangka atap dari besi hitam yang dibiarkan terekspos. Kemudian, unsur alami ditambahkan dari dinding yang dicat warna hijau tua, bingkai lampu gantung etnik dari rotan, dan tentunya serangkaian tanaman hias yang bikin Urban Jungle lengkap. 

Advertisement

3. Memanfaatkan Ruangan Kecil Jadi Ruang Kerja. Perpaduan Gaya Minimalis dan Urban Jungle Bikin Kerja Makin Fokus

Sumber: Fieldnotes by Studioplants

Sumber: Fieldnotes by Studioplants via https://www.fieldnotesbystudioplants.com

Banyak riset menemukan bahwa memiliki tanaman di area kerja mampu meningkatkan fokus dan konsentrasi saat bekerja. Berpengaruh pada peningkatan produktivitas kerja. Begitu juga kemampuan tanaman untuk membuat pemiliknya terhindar dari stress.

Maka dari itu, tanaman hias indoor seringkali ditaruh di ruang kerja di rumah. Satu atau dua udah banyak manfaatnya, apalagi kalau lebih dari lima. Manfaatkan ruang kecil di rumah untuk dijadikan ruang kerja.

Desain interior ruangan dengan minimalis dan simpel. Gunakan warna-warna netral serta furnitur esensial dan multifungsi. Lalu, biarkan tanaman-tanaman dan unsur-unsur alami membuat ruang kerja lebih hidup dan fokus waktu kerja. 

4. Membawa Interpretasi Konsep Urban Jungle ke Dalam Karya Seni. Mural Dinding Kamar Tidur Buat Kesan Personal dan Menarik

Sumber: Komar

Sumber: Komar via https://www.komar.de

Enggak cuma dari pemilihan furnitur, material, atau tanaman hidup di dalam ruangan yang membentuk gaya Urban Jungle. Coba, deh, berkreasi melalui karya seni dari interpretasi urban jungle sendiri. Seperti yang dilakukan sama pemilik kamar tidur ini yang memasang mural bertema urban jungle di kamarnya. 

Terlihat bagaimana ilustrasi gedung-gedung pencakar langit yang seolah-olah menyatu dengan aneka bunga dan tumbuhan yang tumbuh di sela-sela gedung. Cantik dan bermakna banget, kan.

Dinding mural ini pas banget untuk jadi dinding yang posisinya di belakang tempat tidur. Jadi focal point yang bikin mata langsung tertuju sama muralnya waktu masuk ke kamar. Oh iya, jangan sampai muralnya ketutupan sama lemari pakaian atau meja rias, ya! 

5. Kamar Mandi Jauh dari Kesan Dingin dan Lembap. Bikin Kamar Mandi Terasa Lebih Segar dengan Gaya Urban Jungle

Sumber: Archidea.com.ua

Sumber: Archidea.com.ua via https://archidea.com.ua

Kamar mandi yang didesain minimalis dan modern kadang-kadang bisa terasa dingin dan kaku. Apalagi dengan warna serba putih atau monokrom yang bikin kamar mandi kurang berkarakter. Dengan gaya Urban Jungle, kamar mandi bisa disulap lebih segar dan berkarakter.

Tambahkan kabinet atau rak dari kayu yang punya guratan tekstur yang padat dan kuat. Tambahkan juga koleksi tanaman hias yang bisa ditaruh di tempat-tempat strategis seperti pinggir jendela, di atas kloset, atau samping wastafel. Jadi makin betah dan rileks berlama-lama di kamar mandi, deh.

Hidup di kota metropolitan bisa menguras energi dan gampang bikin kita lelah dan bosan. Desain interior Urban Jungle mampu kasih suasana alami dan segar tanpa harus keluar dari rumah. 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE