5 Langkah Membungkam Lingkunganmu yang Julid

Ajak mereka mereka menikmati secangkir teh untuk menikmati galaksi.

Hai kalian yang sedang berjuang, pernah nggak sih kalian ditanya,

“Kuliah dimana? Kok di situ, adekmu di tempat X lebih keren” 

“Udah lama lulus ko gitu-gitu aja? IPK-nya berapa?”

“Kapan punya rumah sendiri, kan udah nikah? Gajimu masih kecil ya?”

Dan masih banyak pertanyaan yang menyesakkan dari beberapa orang yang bahkan itu orang di sekeliling kita. kadang kita ingin menjawab, yah tapi yang namanya komentator ya merasa gak pernah salah. 

Suatu hari kau akan benci pada dirimu sendiri. Suatu hari kau ingin menghilang selamanya. Mari buat sebuah pintu ke hatimu. Saat kita melewati pintu itu maka tempat ini akan menunggumu. Tak masalah mempercayaiku (diri sendiri). Ini adalah magic shop (keajaiban/kesuksesan) yang akan menghiburmu.  (Magic shop-BTS)

Kadang kita bukan tidak mampu tapi belum melakukan, belum sampai diwaktu yang tepat, atau kadang memang masih merasa belum mampu. Tapi ini juga bukan alasan kamu menunda impianmu lebih lama lagi. Kamu juga harus sesegera mungkin untuk mulai beraksi.

Mari persiapkan dirimu untuk melakukan keajaiban! Banyak hal yang sedang menunggumu di luar sana, bukan hanya mendengar mereka yang suka berkomentar  dalam hidupmu. Sekarang bangkitlah dari tempatmu dan temui orangtuamu, jika kamu dirantau hubungi dia setelah kamu membaca ini. Katakan pada orangtuamu kamu memohon restunya.

Sekarang kemari bersamaku, aku ingin memberitahukanmu cara membalas komentator hidup yang menyakiti hatimu. kamu tidak perlu pusing.  Cukup diamkan mereka dengan aksimu.

Berikut 5 aksi ala author untuk membuat komentator hidup terdiam yang bisa kamu coba.

Advertisement

1. Senyum dan diam

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels via https://www.pexels.com

Kamu bisa awali dengan berencana akan segera memulai kehidupan yang lebih baik, tapi para komemtator masih semangat menjatuhkan tekadmu, maka berilah senyumanmu yang paling indah untuk mereka.

Sebagai rasa terimakasih karena mereka telah memberikan suntikan motivasi untukmu melangkah. Diamkan saja komentar mereka, jika perlu tutup saja kolom komentarmu, tapi ini bukan media sosial yang buka bisa tutup komentar.  mari kita melangkah sambil terseyum ke tahap selanjutnya. Aku tau mentalmu sekuat baja.

Advertisement

2. Pelajari peluang

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels via https://www.pexels.com

Mulailah mencari peluang, mulai dari hal-hal yang kecil, jika kamu belum punya modal maka mari mencari modal, tak ada salahnya kamu sedikit mengorbankan masa mudamu untuk memulai hal-hal baik.

Berhematlah untuk persiapan masa-masa bahagia. pelajari alur perkembangan impianmu, ikuti, komunikasikan dengan orang-orang yang berpengalaman. Hingga kamu menemukan titik terang.

Singkatnya kamu memperiapkan modal dan mencari peluang dalam waktu bersamaan. Ini akan mempercepat impianmi terkabulkan. Jangan takut untuk memulai hal baru.

Advertisement

3. Wujudkan tekadmu

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels via https://www.pexels.com

Setelah kamu siap kamu harus punya mental yang kuat kerena di fase ini kamu akan sangat galau. Di sini kamu akan jatuh bangun dalam memulai impianmu.

Seperti likrik lagu, jatuh bangun aku mengejarmu. Tapi kamu harus bangkit dan jangan lengah. Jika kamu berhenti para komentator akan lebih kuat memojokkanmu.

Jadi tidak usah peduli, teruslah berjalan dan lihat ke depan. tetap mencoba hal-hal baru di setiap peluang.

4. Ambil peluang

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels via https://www.pexels.com

Dalam fase jatuh bangun tadi kamu juga harus melihat peluang, perlajari resiko. Ambil peluang sekecil apapun. Jangan pilih-pilih susah atau mudah, karena tidak ada perjuangan yang mudah, duduk aja capek apalagi melakukan banyak hal.

Kamu kuat, karena hanya orang-orang kuat dan pantang menyerah ada difase ini. Karena setelah fase ini kamu akan membuat komentator tercengang.

5. Berikan hadiah

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels via https://www.pexels.com

Selamat, kamu sudah melewati masa-masa sulitmu, magic shop sudah terbuka. Keajaiban sudah terjadi. Nikmati keberhasilanmu.

Jangan lupa berikan hadiah pada komentatormu, karena dia belum melakukan apapun untuk hidupnya, setidaknya beri dia apresiasi dengan meperlihatkan kesuksesanmu. Jabat tangannya dan katakan, Terimakasih kamu sudah mengusik kemalasanku.

Karena sejatinya, mereka yang terus memberikan komentar dalam kehidupanmu hanya diam dan mengamati. Saatnya kamu sudah berhasil dia juga hanya diam.

Kamu hanya perlu memikirkan hidupmu, hibur dirimu. Karena jika kamu berusaha akan ada magic shop yang terbuka, dan ketika kamu berhenti maka magic shop-mu hanya terkunci.

Banyak keajaiban yang bisa terjadi ketika kamu mengambil pilihan, mengambil peluang. kamu tidak perlu melawan mereka dengan tenaga dan kata, tapi lakukan aksi.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Mahasiswa Moto hidup: nikmati proses hidup

CLOSE