5 Pelajaran Berharga dalam Kehidupan Woo Young Woo dalam drama Extraordinary Attorney Woo

Kehidupan tidak selalu berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan. Begitu banyak permasalahan yang harus dihadapi, tapi kita harus berjuang menyelesaikannya.Begitu pula drama Korea yang berjudul Extraordinary Attorney Woo yang menceritakan tentang seorang perempuan dengan gangguan spektrum autis. Woo Young Woo memiliki keterbatasan dalam kehidupan sehari harinya. Namun, dia tidak pernah menyerah apalagi putus asa dengan keterbatasannya. Kehidupan yang pahit membuatnya terus belajar dan tetap bertahan hingga dia mencapai impian dan cita citanya. 

Woo Young Woo adalah pengacara autis pertama di Korea. Meski sering kali mendapat perlakuan tidak menyenangkan, Woo Young Woo membuat kekurangannya menjadi kelebihannya. Drama ini memiliki kisah yang sangat mendalam serta memikat hati penonton. Kisah hidup Woo Young Woo seperti pelajaran hidup yang sangat berharga, dimulai dari belajar berempati sampai bagaimana kita harus memahami orang lain. Berikut ini pesan kehidupan yang disampaikan oleh karakter Young  Woo dalam drama Extraordinary Attorney Woo.

Advertisement

ADVERTISEMENT

1. Mengakui keterbatasan dan menerima sebuah perbedaan dalam diri

Foto oleh Netflix Korea @netflixkr via Instagram

Foto oleh Netflix Korea @netflixkr via Instagram via https://www.instagram.com

Woo Young Woo memiliki gangguan spektrum autis. Meski demikian dia tetap bangga akan dirinya. Woo Young Woo diberkahi kecerdasan dalam mengingat setiap hal yang dia baca. Hal ini menjadikannya pengacara autis pertama di Korea. Dia mampu mengingat memori yang dia baca atau lihat dengan jangka panjang.

Keterbatasannya tidak membuat dirinya malu, malah mengakui segala kekurangannya. Dalam beberapa kasus yang ditangani Woo sebagai seorang pengacara, justru dia berani dengan mengatakan pengacara dengan gangguan spektrum autis. Keberanian terbesar Woo Young Woo adalah mengakui keterbatasannya dan menerima bahwa perbedaan dalam dirinya bukanlah sebuah hambatan untuknya.

Advertisement

ADVERTISEMENT

2. Membuat kekurangan menjadi kelebihan

Foto oleh Netflix Korea @netflixkr via Instagram

Foto oleh Netflix Korea @netflixkr via Instagram via https://www.instagram.com

Apa yang membuat Woo Young Woo menjadi karakter yang luar biasa? Tentu saja dia menerima takdir bahwa dirinya memiliki perbedaan yaitu keterbatasan. Meski dia tidak seperti setiap orang yang mampu mengolah emosi dengan baik, hal itu justru membuat dirinya mempelajari setiap hal yang tidak dapat dia rasakan atau pahami.

Selalu belajar dan mengatasi setiap permasalahannya dengan caranya sendiri. Woo Young Woo justru membuat kekurangan menjadi kelebihannya. Woo Young Woo tidak pernah malu dengan keterbatasannya. Dirinya justru membuat orang tahu bahwa dirinya memiliki gangguan spektrum autis. Pada awal persidangan, dia menyebutkan keterbatasannya serta beberapa kekurangannya dalam berbicara normal seperti orang pada umumnya. Hal tersebut justru memberikan keuntungan bagi dirinya yang secara tidak langsung dirinya mendapat empati lebih dari audiens serta hakim.

ADVERTISEMENT

3. Berani beradaptasi meski dunia menolak

Advertisement
Foto oleh Netflix Korea @netflixkr via Instagram

Foto oleh Netflix Korea @netflixkr via Instagram via https://www.instagram.com

Semasa sekolah dasar hingga kuliah Woo Young Woo tidak lepas dari diskriminasi sosial. Dirinya sering kali mendapat perlakuan tidak adil dan cemoohan dari teman temannya. Saat jam makan siang pun selalu ada saja teman yang menjahilinya, tapi Woo Young Woo selalu mencari cara agar dirinya terhindar dari perlakuan temannya. Meski sering menghindar selalu saja ada yang berhasil membuat dirinya celaka.

Tidak pantah semangat, dirinya selalu menemukan cara untuk bertahan. Karakter Woo Young Woo sangat hebat. Ini terlihat dari dirinya yang berani beradaptasi meski lingkungan di sekitarnya menolak. Keberanian Woo Young Woo membuat dirinya bertahan dan menghadapi segala situasi yang pada akhirnya menjadi seseorang yang sangat mandiri. Selayaknya orang normal dia melakukan segala pekerjaan, dengan berani mencoba. Hal itu membuat dirinya memiliki cita cita seorang pengacara.

ADVERTISEMENT

4. Melawan stigma dengan prestasi

Foto oleh Netflix Korea @netflixkr via Instagram

Foto oleh Netflix Korea @netflixkr via Instagram via https://www.instagram.com

Karakter Woo Young Woo menjadi inspirasi bagi kita semua. Dia melawan stigma negatif, bahwa autis adalah keterbatasan dan memiliki kekurangan dalam keterampilan sehari – hari. Namun demikian, Woo Young Woo malah menepis stigma tersebut dengan prestasinya. Woo Young Woo merupakan lulusan terbaik. Tidak heran orang memanggilnya genius. Karakternya yang polos dan lugu dengan tetap berpegang teguh pada prinsip dan nilai moral membuatnya terus unggul, dirinya pun berhasil melawan stigma negatif dengan karir serta prestasinya.

ADVERTISEMENT

5. Keterbatasan tidak menjadi hambatan dalam mencapai impian

Foto oleh Netflix Korea @netflixkr via Instagram

Foto oleh Netflix Korea @netflixkr via Instagram via https://www.instagram.com

Tidak dapat dimungkiri keterbatasan selalu memberi celah bagi seseorang untuk jatuh. Woo Young Woo tidak selalu bisa menghadapi segala masalah yang datang, tapi dirinya sangat kuat menghadapi tekanan. Woo Young Woo selalu mencari cara  dan apada akhirnya dapat memecahkan masalahnya.

Dia selalu kuat dan bangkit kembali mempersiapkan segala sesuatunya. Ketika dirinya di remehkan oleh rekan pengacaranya, Woo Young Woo sempat berpikir untuk berhenti menjadi pengacara. Namun, rasa empati dan tanggung jawab dirinya seolah muncul dengan sendirinya. Dia merasakan ketidakadilan bagi sahabatnya, kemudian dia memutuskan untuk melanjutkan karirnya dengan menjadi seorang pengacara. Karakter Woo Young mengajarkan kita akan pahitnya kehidupan terlebih memiliki keterbatasan, tetapi hal itu tidak menyurutkan semangat serta impiannya.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Shot the moments on frame (Photograph), Edit with heart and Share it on content (Writing).

CLOSE