Apa sih solusinya untuk menepis rasa stres dan penat setelah seminggu bekerja? Yup, travelling bisa dijadikan sebagai salah satu cara untuk kembali me-refresh pikiran. Bahkan, kegiatan satu ini kini tak hanya djadikan sebagai selingan dari waktu sibuk, banyak juga lho yang menjadikannya sebagai hobi.

Pergi ke suatu tempat yang belum dikunjungi sebelumnya, apalagi sambil melihat pemandangan indah memang menyenangkan. Tapi, percuma saja bila kamu datang ke obyek wisata tersebut tanpa partner. Sebab yang terpenting bukan pergi kemana tapi dengan siapa, bukan? Nah, untuk membuat travelling semakin seru siap-siap cari travel bestie dan jawab empat pertanyaannya berikut ini dulu, yuk!

1. Apakah Selera Kita Sama?

Selera yang sama jadikan liburan momen liburan semakin kompak via http://favim.com

Travelling dengan partner yang menyenangkan pasti akan membuat acara jelajah semakin unforgettable, apalagi jika memiliki selera yang sama. Tapi, memilih travel partner seperti memilih pasangan hidup karena tidak semua orang memiliki taste yang sama. Jika dia menanyakan tentang selera, maka jawablah apa yang benar-benar disukai.

Dari berbagai jawaban yang kalian sebutkan, pasti ada persamaan dan perbedaan. Misal, sama-sama suka pantai, tapi dia tidak suka mengabadikan momen. Maka mintalah ia untuk menjadi fotografer pribadi. Seru, bukan? Jadikan persamaan sebagai tujuan utama dan adanya perbedaan selera akan membuat kalian menemukan hal baru.

2. Apakah Karakter Kita Sama?

Punya karakter sama membuat liburan semakin seru! via http://www.theodysseyonline.com

Advertisement

Apa jadinya bila seorang yang santai bertemu dengan orang tidak sabaran? Atau mungkin, orang yang disiplin dan sesuai jadwal punya travel partner yang suka bangun siang? Pasti liburan tidak akan berjalan lancar sesuai dengan rencana.

Nah, untuk mengatasi hal ini sebaiknya lakukanlah evaluasi tentang karakter masing-masing dan membuat kesepakatan awal. Misal saja, berangkat ke lokasi saat siang hari setelah dia bangun, sedangkan pagi harinya kamu bisa melakukan single trip terlebih dahulu atau mengabadikan momen di sekitar penginapan. Jika negoisiasi telah disepakati, maka travelling pun akan berjalan lancar!

3. Apakah Kita Sama-Sama Memiliki Waktu Luang?

Waktu luang memang penting untuk menentukan momentepat berlibur via http://overprompt.rssing.com

Hal yang paling penting saat akan melakukan travelling bersama partner adalah waktu. Sebab, setiap orang tentu memiliki kesibukan yang berbeda-beda. Untuk itu, sebelum hari H tentukan waktu yang tepat bagi kalian.

Sisihkan waktu luang untuk melakukan travelling, dan hindarilah untuk mengorbankan salah satu waktu dari kalian. Jika saat akhir pekan adalah waktu yang terbaik, maka lakukanlah. Dengan begitu, kalian akan merasa lebih enjoy dan tidak diburu oleh pekerjaan dan aktivitas sehari-hari.

4. Apakah Keuangan Kita Memungkinkan?

Uang adalah sesuatu yang cukup krusial untuk travelling yang sempurna via http://lifehacks.io

Travelling kurang lengkap bila tidak mencicipi kuliner dari daerah yang dikunjungi. Terlebih, menginap di penginapan yang layak akan menjadikan perjalanan semakin memorable. Belum lagi, untuk mengenang keindahan tempat wisata yang dikunjungi, cindera mata adalah hal penting sebagai oleh-oleh untuk yang tersayang di rumah ataupun kantor. Untuk mewujudkan hal itu, tentu dibutuhkan uang, bukan?

Jadi, sebelum memastikan untuk berangkat travelling bersama, pastikan untuk memeriksa kondisi keuangan terlebih dahulu. Smart traveller pasti akan meminimalkan biaya penginapan dengan mencari hotel murah namun fasilitas cukup memadai, dan menggunakan transportasi tradisional. Sedangkan sisa biaya yang lebih besar digunakan untuk masuk ke tempat wisata, kuliner dan oleh-oleh. Mudah, bukan?

5. Sudahkah Kita Menyepakati Transportasi dan Akomodasi?

Mulai cari tiket pesawat atau kereta daari sekarang, yuk! via http://www.hercampus.com

Namanya liburan pasti tidak jauh-jauh dari transportasi dan akomodasi. Dua hal ini sepertinya memang mudah untuk diaplikasikan, namun beberapa orang justru mempermasalahkannya. Misalnya saja, kamu suka dengan perjalanan udara, sedangkan partnermu suka dengan perjalanan laut dan dia takut akan ketinggian. Perbedaan tersebut kadang seringkali menimbulkan persilisihan. Tentu tidak mau hal tersebut terjadi, kan? Oleh sebab itu ada baiknya untuk bicarakan hal serius ini sejak awal kalian merencanakan liburan. Alangkah lebih baik untuk mengesampingkan ego dan mengalah demi kebaikan.

Hal ini juga berlaku untuk urusan akomodasi. Ada lho yang tak suka menginap di losmen dan memilih untuk menginap di hotel berbintang, bahkan sebaliknya. Nah, untuk urusan satu ini ketahui dulu apakah kalian menghendaki backpacker dan memilih menjadi smart traveller sehingga lebih memilih penginapan yang murah meriah atau memang menginginkan travelling yang super nyaman sehingga hotel berbintanglah pilihan utamanya.

Jika lima pertanyaan tersebut sudah terjawab, maka saatnya untuk melakukan penjelajahan besama best travel partner hingga ke ujung dunia. Happy travelling!