5 Tips Beradaptasi di Kampus Buatmu Si Mahasiswa Pendiam. Temukan Aktivitas dan Teman yang Membuatmu Nyaman

cara beradaptasi di kampus

Kehidupan kampus seperti suatu kejutan tak terduga, mendapat kenalan yang menarik, dan tempat dimana kita bisa mendapat pengalaman baru. Terlepas dari kesulitan yang dihadapi mahasiswa, di tahun pertama masuk perkuliahan menjadi periode kehidupan yang paling menarik dan berkesan. Tetapi sangat disayangkan karena adanya pandemi Covid-19 menyebabkan sekolah sampai perkuliahan di tutup dan melakukan kelas online, padahal setiap mahasiswa baru harus beradaptasi dengan lingkungan yang tidak dikenalnya yang terkadang dapat membuat stres.

Dalam melakukan interaksi, ada beberapa type manusia. Ada yang supel (mudah bergaul) atau ekstrovert dan tidak sedikit yang introvert. Manusia tipe pertama tentu tidak akan sulit jika dihadapkan pada lingkungan baru. Mereka akan dengan mudahnya menyesuaikan diri dan membaur dengan lingkungannya. Lalu bagaimana dengan mereka yang pendiam? Hal tersebut tentu akan menjadi hal yang sangat sulit sekali bukan?

Tetapi jika keadaan sudah kembali normal dengan sistem pembelajaran secara offline dan kamu ingin menikmati hidup sepenuhnya sebagai mahasiswa baru, kali ini ada tips bagi kalian yang memiliki pribadi pendiam seperti aku dalam mengahadapi lingkungan baru.

Advertisement

1. Siapkan mental

Ketika dihadapkan dengan lingkungan baru kita pasti merasa canggung. Itu yang biasa aku rasakan, berada di kampus yang belum mengenal siapa-siapa dan merasa asing di lingkungan baru. Oleh sebab itu kita harus menyiapkan mental untuk bisa mengahadapi situasi seperti ini. Tetapi tidak perlu khawatir karena kita tetap bisa mengamati banyak hal dalam diam.

2. Menghargai perbedaan

Saat kita berada di lingkungan kampus kita akan dihadapkan dengan hal-hal baru, karena banyak sekali perbedaan terutama lingkungan kampus tidak hanya berasal dari satu wilayah saja tetapi dari berbagai wilayah. Hal ini sebuah keuntungan bagi pribadi pendiam karena tidak perlu berkomentar banyak tentang perbedaan tersebut. Tetapi hal yang perlu kita ingat bahwa kita tidak hanya akan berdiam tanpa menghargai perbedaan-perbedaan tersebut.

Advertisement

Karena akan lebih baik jika kita dapat belajar menghargai perbedaan tersebut jika itu baik dan menyesuaian diri sehingga kita dapat dengan mudah di terima di lingkungan baru.

Hal ini akan sedikit sulit bagi pribadi yang pendiam, tetapi bukan berarti kita tidak bisa melakukannya

Advertisement

Bayangkan saja ketika kita berada di tempat baru. Bukan hal yang tidak mungkin kita akan menemukan kesulitan baik dalam pekerjaan maupun dalam berinteraksi. Hal ini akan membuat kita menjadi lebih berani untuk bertanya dan meminta bantuan dalam menghadapi kesulitan t

Hal ini akan sedikit sulit bagi pribadi yang pendiam, tetapi bukan berarti kita tidak bisa melakukannya

Bayangkan saja ketika kita berada di tempat baru. Bukan hal yang tidak mungkin kita akan menemukan kesulitan baik dalam pekerjaan maupun dalam berinteraksi. Hal ini akan membuat kita menjadi lebih berani untuk bertanya dan meminta bantuan dalam menghadapi kesulitan tersebut, karena bagaimanupun juga kita adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri.

3. Berani bertanya dan meminta bantuan

Shutterstock

Shutterstock via http://shutterstock.com

Hal ini akan sedikit sulit bagi pribadi yang pendiam, tetapi bukan berarti tidak bisa melakukannya

Bayangkan saja ketika kita berada di tempat baru. Bukan hal yang tidak mungkin kita akan menemukan kesulitan baik dalam pekerjaan maupun dalam berinteraksi. Hal ini akan membuat kita menjadi lebih berani untuk bertanya dan meminta bantuan dalam menghadapi kesulitan tersebut, karena bagaimanapun juga kita adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri.

4. Temukan beberapa teman dekat yang dapat memahami kamu

Di sekolah menengah, aku dan teman-teman memiliki kepribadian yang sangat mirip, jadi tingkat energi kami biasanya cocok. Namun, setelah saya kuliah, saya juga berteman dengan banyak ekstrovert. Ini terkadang sulit. Misalnya, saya ingin tetap berada di kelas sementara mereka ingin pergi ke kantin.

Introvert cenderung lebih suka berkumpul dengan beberapa teman dekat, daripada dalam kelompok besar. Jelas, setiap orang berbeda dan kita juga bisa punya banyak teman. Namun, sangat menyenangkan mengetahui bahwa ada orang yang benar-benar memahami kamu dan akan berada di sana saat kamu tidak ingin pergi nongkrong.

Jika kamu berteman dengan campuran introvert dan ekstrovert, cobalah mencari beberapa orang lain dalam kelompok kamu yang cenderung senang menghabiskan waktu sendirian. Dengan cara ini, kamu dapat menghabiskan waktu secara bergantian dengan grup dan hangout yang lebih tenang dengan beberapa teman dekat.

Namun, jangan putuskan hubungan pertemananmu dengan orang ekstrovert karena mereka hebat dalam memperkenalkan kamu kepada orang dan memiliki peluang baru.

5. Jadilah diri sendiri

jadi diri sendiri

jadi diri sendiri via https://unsplash.com

Last but not least, yang paling penting yaitu harus menjadi diri kita sendiri tidak mudah terpengaruh dan mau menerima masukkan dari orang lain tentang diri kita yang bisa menjadikan kita lebih baik.

Bagaimana menurut kalian? Apakah ada di antara kalian yang memiliki kepribadian yang pendiam seperti saya? seperti yang saya sampaikan di atas walaupun memiliki kepribadian pendiam pun kita tetap bisa beradaptasi di lingkungan baru.

Semoga tulisan ini dapat memberi banyak manfaat kepada kalian ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Mahasiswa dari Binus University jurusan Marketing Communication

CLOSE