Apa genre film yang kamu suka? Wah, pasti bermacam–macam, ya. Tapi artikel ini akan mengulas sedikit tentang 6 film drama barat berbahasa Inggris edisi 2014-2016 yang anti lebay dan dapat digunakan sebagai referensi menonton. Yang pasti, di balik film–film berikut ada pesan dan nilai yang dapat dipetik untuk kehidupan sehari–hari kita.

Selain sebagai sarana hiburan, menonton film juga mampu memberikan pengetahuan dan menurunkan tingkat stress serta tekanan darah. Di samping itu, film dengan genre drama berpotensi mengurangi pikiran negatif.

Konten film drama yang diracik dengan cerita apik, menarik dan tidak lebay atau dalam hal ini lebih mendekati realita di masyarakat, mampu memberikan asupan positif bagi otak. Hal ini berkaitan dengan otak yang akan mencerna informasi baru dan memberikan referensi sudut pandang lain dari pemecahan suatu masalah di sekitar.

Ada beberapa judul film drama yang dibubuhi unsur comedy, romance, historical ataupun thriller pilihan penulis bagi kalian yang sedang menanti Hari Valentine. Sebagai catatan saja bahwa ini rekomendasi penulis dan semoga kalian suka!

 

1. You’re Not You (2014), film drama yang akan mengajarkanmu bagaimana menjalani biduk rumah tangga

You're-Not-You

You're-Not-You via https://nydailynews.com

You’re Not You yang release pada 2014 merupakan film ber-genre drama romantis dan menceritakan kisah pasangan suami istri yang awalnya hidup bahagia, kemudian bencana menghampiri biduk rumah tangga mereka ketika sang istri mengidap penyakit Amyothropic Lateral Sclerosis (ALS): kondisi otot mengalami pengerasan atau tidak berfungsi akibat tidak mendapat perintah dari otak dan degenerasi sel saraf motor.

Hillary Swank (Kate), Emmy Rossu (Bec) dan Josh Duhamel (Evan atau Suami Kate) adalah tiga bintang film Hollywood yang memerankan tokoh kunci dari film ini. Film ini dimulai dengan adegan di kamar mandi, lalu dilanjutkan dengan adegan Kate duduk di depan meja rias, kemudian ia memasak untuk menjamu teman-temannya di pesta ulang tahunnya ke-35

Di awal, Kate dan Evan tampak menjadi pasangan paling bahagia sampai akhirnya Kate mengalami gejala ALS. Sampai pada kondisi Kate tidak mampu berjalan dengan sempurna sehingga membutuhkan asisten rumah tangga.

Adalah Bec, mahasiswi yang akhirnya menjadi asisten rumah tangga dan menjaga Kate untuk beberapa periode. Mulai dari alur tersebut, banyak permasalahan yang terjadi. Bukan hanya tentang rumah tangga, tetapi bagaimana menghargai orang lain dan tetap semangat dalam menghadapi segala masalah.

Plot dan alur sederhana yang mudah dimengerti; tetapi tidak mudah ditebak jalan ceritanya, mampu memberikan nilai positif bagi para penyuka film drama romantis. Betapa mengejutkan kalian akan menemukan unsur romantis itu tidak pada Kate dan Evan tetapi ada pada pasangan lain!

2. Mau nonton film bernuansa hiburan dan pembelajaran sekaligus? Into The Forest (2015) jawabannya

into-the-forest

into-the-forest via https://rogerebert.com

Mengusung tema Valentine, tidak selalu harus identik percintaan antar pasangan, bukan?

Rasa kasih sayang itu universal dan dapat diaplikasikan kepada orang tua, saudara dan sahabat. Sebagai referensi lain, saya merekomendasikan Into The Forest sebagai alternatif tontonan pada Valentine kalian.

Film ini sebenarnya sedikit beyond imagination tetapi nilai yang coba ditampilkan di dalam film ini adalah bentuk ajakan bagi penonton agar lebih peduli dengan kondisi lingkungan sekitar. Unsur romansa yang ada disini lebih kepada kasih sayang sebuah keluarga yang terdiri dari seorang ayah bernama Robert (Callum Keith Rennie) yang hidup bersama dua putrinya yang cantik dan kuat; diperankan oleh Ellen Page sebagai Nell dan Evan Rachel Wood sebagai Eva.

Lingkungan rumah yang digambarkan sangat dekat dengan alam memberikan keindahan latar belakang sebuah film. Namun, semua berubah ketika keluarga yang terdiri dari tiga orang tersebut mengalami dampak dari kelangkaan bahan bakar. Kesedihan mendalam saat ditinggalkan satu dari anggota keluarga tersebut, memicu konflik baru di antara dua orang anggota keluarga yang lain.

Kisah ini sangat bagus untuk memberikan unsur hiburan dan pengetahuan bagi para penyuka film. Value yang diangkat dari film ini selain drama adalah kekeluargaan, percintaan dan pengorbanan serta kesetiaan.

3. Film yang menceritakan soal sejarah dan banyak mengandung pesan moral, Colonia (2015)

Dibintangi oleh mantan pemeran penyihir cilik Hermione Granger, yaitu Emma Watson, film ini menjadi sebuah film drama yang menurut saya bagus dan perlu untuk ditonton walaupun pada dasarnya berunsur historical romantic thriller.

Dibubuhi dengan unsur adopsi kisah nyata sejarah dan politik tidak menjadikan film ini lebay. Adalah Lena, diperankan Emma Watson, seorang pramugari yang berakhir menjadi salah satu anggota sebuah kelompok agama; dengan maksud menyelamatkan kekasihnya Daniel yang diperankan oleh Daniel Brühl.

Lena dan Daniel terjebak disebuah camp kelompok agama Colonia Dignidad yang tertutup dan dijaga ketat serta berada di dalam hutan Cili Selatan. Selama berada di dalam cult tersebut, Lena dan Daniel melihat dan mengalami hal–hal tidak lazim untuk sebuah kelompok yang mengaku bahwa mereka adalah kelompok agama yang taat pada Tuhan mereka.

Film ini  akan menarik kita ke sebuah alur yang tidak biasa untuk film genre thriller tetapi dibumbui oleh romantisme dua pasangan muda di dalamnya. Selain mengandung unsur hiburan, film ini juga dapat memberikan pengetahuan baru dan mengajarkan kita bagaimana kuatnya sebuah kesetiaan dan kekuatan cinta.

4. Siapa sih yang belum pernah nonton The Intern (2015)?

The-Intern-2015

The-Intern-2015 via https://theguardian.com

Film yang menceritakan kisah seorang CEO sebuah e-commerce yaitu About the Fit (ATF) bernama Jules Olstin diperankan oleh Anne Hathaway, memberikan keunikan dan warna segar di film drama masa kini.

Film ini juga didukung oleh aktor senior yaitu Robert De Niro yang memerankan Ben Whittaker, seorang pensiunan manager eksekutif sebuah perusahaan produksi buku nomor telepon bernama DEX One.

Bermula saat ATF membuka rekrutmen senior citizen internship program. Ben yang saat itu sedang berjalan melihat sebuah flyer menempel di pinggir jalan dan membaca informasi tersebut segera mengirimkan CV dan cover letter dalam bentuk Video.

Ben beruntung karena dipanggil wawancara dan lolos seleksi sebagai senior intern. Lalu suka duka, pengalaman menyenangkan, permasalahan yang kompleks serta penyelesaian masalah terjadi saat Ben bergabung dengan ATF dan menjadi personal intern Jules Olstin. Unsur drama, komedi dan romantis dibungkus rapi dan sangat menghibur sehingga film ini sangat saya anjurkan untuk ditonton!

5. Loving (2016), film keren yang mengisahkan tentang perbedaan ras dan kebudayaan. Kamu wajib nonton!

Loving-2016

Loving-2016 via https://ibtimes.co.uk

Ada yang tahu atau pernah mendengar miscegenation? Sebuah sikap diskriminasi yang menolak terjadinya hubungan antar ras termasuk dalam hal perkawinan campur antar ras yang berbeda, misalnya perkawinan bangsa Amerika kulit putih dengan kulit hitam.

Sejarah mencatat, Hitler adalah salah satu pendukung ide ini. Sikap miscegenation ini kemudian diadopsi ke layar lebar masa kini pada tahun 2016 yang disutradarai oleh Jeff Nichols; dengan mengajak Joel Edgerton sebagai Richard Loving dan Ruth Negga sebagai Mildred Loving.

Cerita ini sangat menonjolkan fenomena sejarah dan berlatar belakang cerita tahun 1985; di mana saat itu Richard dan Mildred menikah. Permasalahan semakin kompleks ketika polisi dan petugas hukum setempat mengetahui bahwa Richard dan Mildred yang berbeda ras telah menikah. Mendapat perlakuan yang sangat tidak lazim oleh pemerintah dan polisi memicu banyak reaksi dari masyarakat dan menjadikan film ini semakin seru dan menjadi referensi yang bagus untuk ditonton.

6. Me Before You (2016) juga harus jadi tontonan wajibmu! Cerita romantis, lucu dan mengharukannya akan membuat harimu bebas galau

me-before-you

me-before-you via https://indiatimes.com

Film yang didukung Original Soundtrack berjudul Secret Love Song oleh Little Mix mampu memberikan suguhan menarik dan berbeda untuk film drama di tahun 2016!

Emilia Clarke yang memerankan Louisa Clark, bermain apik sebagai gadis desa yang akhirnya bekerja sebagai pengasuh William Traynor. Diperankan oleh Sam Clafin, William Traynor adalah seorang pria dari keluarga kaya yang sukses dalam kehidupannya; sampai pada akhirnya semua berubah setelah suatu hal terjadi dan mengubah semua hal.

Bermula saat Louisa kehilangan pekerjaannya sebagai pelayan kafe lokal. Tanpa sebuah ambisi dan keahlian soft & hard skill yang minim, ia tinggal bersama keluarganya. Aksen British Louisa mempercantik film ini sehingga menjadi daya tarik bagi penyuka film untuk menontonnya.

Sampai pada suatu hari Louisa mendatangi Job Centre dan mencari pekerjaan di sana dan mengantarkan ia ke keluarga Traynor. Film ini memberikan unsur hiburan dan juga pengetahuan bagi kita tentang eksistensi sebuah klinik bunuh diri (yang mengakomodasi seorang pasien yang tidak mampu lagi menerima kenyataan hidup).

Apakah salah satu dari film tadi ada yang pernah kamu tonton? Share, yuk!