Menjalani hubungan yang sudah lebih dari 2 tahun itu tentu penuh lika-liku, itu sudah jelas. Dari mulai konflik internal seperti sifat kekanak-kanakan pasanganmu, sampai perdebatan kapan akan bertemu kedua orangtua agar hubungan kalian pelan-pelan mendapatkan restu. Ini normal, karena memang beginilah fasenya. Tapi, nggak banyak juga sih pasangan yang bisa menyikapi konflik semacam ini dengan bijaksana, eh akhirnya mereka putus juga.

Tapi tahukah kamu, kalau waktu 2 tahun itu sebenarnya ideal untuk mengenal pasanganmu beserta lingkungannya secara lebih mendalam? Ya, meski hal ini nggak serta-merta memaksamu untuk kepo mengenai kehidupan pribadi pasanganmu, tapi seenggaknya kamu tahu siapa dia dari banyak sudut pandang; keluarga atau teman-temannya.

Nah, pas banget nih. Berangkat dari fakta bahwa waktu berpacaran dua tahun itu sedang hangat-hangatnya, kali ini Hipwee Community akan merangkum beberapa hal indah sekaligus lucu yang hanya bisa dirasakan mereka, pasangan yang sudah menjalin hubungan lebih dari 2 tahun. Yuk, cari tahu apa saja!

1. Kamu makin paham kebiasaan absurd pasanganmu; kentut, ngupil, sendawa atau bahkan ngorok sembarangan!

kentut!

kentut! via https://giphy.com

"Yang, aku barusan kentut, maafin, yaโ€ฆ"

"Nggak perlu, udah paham kok aku!"

Bukannya ilfeel, kamu justru sudah semakin paham bahwa pasanganmu ini adalah orang yang punya kebiasaan absurd. Nggak cuma kentut sembarangan, bahkan kamu makin memaklumi saat dia tiba-tiba sendawa keras sehabis makan, walau di tempat umum. Ah, tapi mau bagaimanapun, kamu tetap cinta kan?

2. Bahkan, berapa gaji atau uang sakumu bukanlah hal baru baginya. Bukan bertujan ikut campur, tapi inilah bentuk kepercayaan di antara kalian

bukannya kepo, ya!

bukannya kepo, ya! via https://www.pexels.com

Advertisement

Karena kamu sudah cukup lama menghabiskan seluruh waktumu bersama pasanganmu ini, perkara uang gaji atau saku tiap bulan bukanlah hal yang harus ditutupi. Justru, kamu dan dia jadi sama-sama tahu kapasitas finansial masing-masing sehingga meminimalisir salah paham. Ingat, urusan duit itu krusial, lho!

Kelak kalau kamu dan dia benar-benar ke pelaminan dan berjodoh, urusan finansial bukan lagi rahasia apalagi menjadi penyulut pertengkaran. Wah, menyenangkan, ya?

3. Kamu mulai tahu masa kecil pasanganmu lewat cerita orangtuanya. Hehe, lucu deh!

aib :)

aib ๐Ÿ™‚ via https://www.pexels.com

"Si Anggi tuh kecilnya dekil banget dulu, rambutnya keriting, suka main di lapangan plus ikutan ayahnya mancing. Eh, sekarang jadinya beda dan feminin bangetโ€ฆ"

"Hehehe, iya ya, Bu?"

Advertisement

Tanpa kamu 'pancing' pun, usia pacaran yang lebih dari 2 tahun harusnya membuat calon mertuamu mulai nyaman untuk bercerita denganmu. Bukan cuma perkara yang serius, hal-hal lucu seperti masa kecil pasanganmu pun nggak luput terucap dari bibir calon mertuamu. Mungkin, ini nih salah satu momen yang bisa kamu manfaatkan untuk 'mengambil' hati Ibu atau Bapak pasanganmu!

4. Tempat kencan kalian bukan lagi kafe hits di kota, tapi justru tempat-tempat klasik seperti museum atau cukup teras rumah saja

suka hal-hal klasik

suka hal-hal klasik via https://www.pexels.com

Karena alasan sudah terlalu malas mengunjungi tempat-tempat ramai, kamu dan dia justru lebih memilih lokasi klasik untuk menghabiskan waktu berdua. Bagi kalian, ngobrol dan saling memahami pasangan itu momen indah yang butuh privasi lebih. Kamu dan dia pun nggak takut dibilang 'kuno' hanya karena menghabiskan weekend di teras rumah atau dapur untuk memasak Indomie goreng kesukaan. Yes, ini tanda kalau kalian sudah dewasa!

5. Chat yang lama dibalas bukanlah alasan untuk saling marahan, karena kamu dan dia paham kalau di luar sana jelas masih ada 'kehidupan'

nggak masalah, kok :)

nggak masalah, kok ๐Ÿ™‚ via https://giphy.com

Rasanya terlalu dangkal ya kalau di usia hubungan yang lebih dari 2 tahun ini masih diwarnai marah-marahan karena lamanya chat dibalas? Normalnya sih, kamu yang sudah cukup lama saling mengenal ini mulai paham betul kalau di luar sana masih ada banyak hal yang harus dipikirkan, entah itu soal pekerjaan, kuliah atau bahkan rencana lain soal masa depan. Marah itu bukan solusi, kamu dan dia sama-sama memahami soal ini.

Malah, kamu yang dulunya nge-chat untuk dibalas, kini justru makin santai menyikapi karena tujuanmu hanya satu, yakni tetap perhatian meski jarang mendapat balasan.

6. Saat bertemu atau nggak sengaja bahas soal mantan, kalian nggak langsung marah, tapi justru membuatnya sebagai bahan lelucon

mantan adalah pembelajaran

mantan adalah pembelajaran via https://www.pexels.com

"Oh, jadi itu mantanmu yang body-nya mirip tiang listrik? Hahahahahaโ€ฆ"

"Wah, seneng ya punya mantan yang mirip artis, wah pasti banyak nih penggemarnya!"

Dulu waktu masuk tahun pertama, kamu mungkin agak sensitif saat nggak sengaja bertemu atau membahas segala hal soal mantan pasanganmu. Tapi seiring berjalannya waktu, kamu jadi lebih 'lunak' karena sadar kalau kehadiran mantan justru mampu menguatkan hubunganmu karena ada banyak pembelajaran di sana. Bahkan, kamu yang tergolong orang santai pun bisa menjadikan perkara mantan ini sebagai bahan lelucon. Hahahahaha!

Mana nih suaranya yang udah pacaran lebih dari dua tahun? Yuk, ceritain gimana indah dan lucunya hubungan kalian di kolom komentar!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya