Bagi kamu yang telah selesai menempuh pendidikan diploma, pastinya kamu ingin melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Misalnya pendidikan S1. Setelah lulus diploma dan diterima bekerja lalu uang yang dikumpulkan dirasa sudah cukup untuk melanjutkan pendidikan S1, kamu akan mencoba mencari kampus yang waktunya fleksibel dengan aktivitas sehari-hari.

Tentunya tujuan untuk melanjutkan pendidikan S1 disamping ingin mendapatkan ilmu dan gelar, mungkin juga diantara kamu yang ingin naik jabatan di tempat kerja yang syaratnya harus lulus S1 dulu. Tuh, kan nyesek. Apalagi sekarang kamu yang sudah bekerja terkadang susahnya minta ampun untuk membagi waktu.

Jadi, harus pintar-pintar membagi waktu antara kerja dan kuliah. Inginnya sih lanjut pendidikan S1 hanya 2 tahun setelah itu selesai. Tapi, apa daya jika hal-hal ini yang akan kamu rasakan sebagai anak transisi di kampus yang baru. Tentunya melanjutkan kuliah tidak semudah yang dibayangkan. Butuh perjuangan ekstra sabar untuk menggapai semuanya. Hal-hal apa sajakah itu?

1. Bingung. Mungkin Itulah Hal yang Akan Kamu Rasakan Ketika Pertama Kali Perkuliahan

Aduh, bingung nih!

Aduh, bingung nih! via http://www.pexels.com

Kampus baru alhamdulillah. Yeay, akhirnya kamupun resmi menjadi mahasiswa baru di kampusmu yang baru. Setelah melalui proses pendaftaran yang cukup melelahkan akhirnya kamu bisa kuliah kembali. Kalau dulu waktu kuliah diploma, kamu tidak akan bingung. Karena setelah pembayaran uang kuliah kamu akan dapat mata kuliah yang sudah ada, siapa saja dosen yang mengajar, ruang kelasnya, bahkan teman-teman yang sama setiap semesternya.

Advertisement

Tapi, beda halnya ketika kamu melanjutkan kuliah S1. Semuanya bakalan berbeda. Kamu akan mengalami yang namanya bingung. Yap, bingung untuk pertama kalinya untuk memulai perkuliahan. Kamu yang sekarang anak transisi pasti akan kebingungan dengan mata kuliah yang bakalan diambil, kelasnya dimana, dosennya siapa, dan siapa saja teman sekelas nanti.

Kamu harus siap-siap bingung dan mau tak mau harus banyak-banyak bertanya. Kalau tidak kamu akan kesulitan sendiri dalam mencari ruang kelas bahkan kamu bisa salah masuk kelas. Jangan sampai deh!

2. Sistem Perkuliahan yang Jauh Berbeda Serta Banyaknya SKS yang Harus Ditempuh Membuatmu Sempat Berputus Asa

Pusing palak barbie, bang!!

Pusing palak barbie, bang!! via http://www.pexels.com

Kalau dulu kamu kuliah pendidikan diploma, tentunya sudah tahu mata kuliah yang akan dipelajari, dosennya siapa. Berbeda halnya jika kamu kuliah S1 ini. Semuanya serba mendadak. Kamu harus menyusun SKS mata kuliahmu sendiri. Belum lagi jika kamu memilih jurusan yang jauh melenceng dari jurusan kamu sebelumnya.

Advertisement

Sedikitnya SKS yang diakui dan banyaknya SKS yang wajib kamu tempuh di bangku kuliah S1 ini benar-benar membuatmu frustasi. Ini sih namanya mengulang dari awal namanya. Kalau salah sedikit kamu bakalan lama untuk bisa mengambil SKS di semester depan.

Hal ini lah yang membuatmu harus berhati-hati dalam menyusun SKS. Lewat satu SKS saja, siap-siap kamu merugi karena tidak bisa mengejar SKS yang lainnya.

3. Sering di Bilang Anak Kucing Sama Mahasiswa yang Lain Karena Sering Pindah-Pindah Kelas Setiap Harinya

Bakalan sering pindah-pindah kelas

Bakalan sering pindah-pindah kelas via http://www.unsplash.com

Anak kucing. Awalnya kamu bingung kenapa sering di bilang anak kucing? Padahal bawa anak kucing ke kampus aja nggak. Ternyata itu sebutan untuk kamu sebagai anak transisi. Yap, mahasiswa murni di sana sering menamakan mahasiswa transisi sebagai anak kucing. Karena mereka pikir kamu seperti anak kucing yang selalu mencari induknya ke sana ke sini.

Tapi, itu hanya perumpamaan saja yah. Perumpamaan ini ditujukan untuk kamu yang notabene sebagai mahasiswa transisi yang sering pindah-pindah kelas. Kelas yang kamu ikuti bukan hanya kelas itu-itu saja. Melainkan kelas yang lainnya. Walaupun kamu sering pindah-pindah kelas, kamu tetap bisa kok berbaur dengan mereka, para mahasiswa murni di sana.

4. Ketika Kamu Harus Beradaptasi Lagi Dengan Lingkungan Kampus yang Baru. Mau Tak Mau Kamu Harus Menghapali Nama Mereka Satu Per Satu

Si Adi, Si Budi, Si Cici, Si Dini.

Si Adi, Si Budi, Si Cici, Si Dini. via http://www.unsplash.com

Kampus baru. Hmmm… Itu artinya banyak mahasiswa baru. Ketika kamu kuliah lagi otomatis kamu bertemu dengan banyak mahasiswa dari berbagai semester. Kamu yang mahasiswa transisi terus kuliah sendirian di kampus baru mau tak mau harus menghapali nama mereka satu per satu.

Hal ini dimaksudkan supaya suatu saat nanti kamu tidak bisa hadir diperkuliahan, kamu bisa bertanya sama mereka. Sayang sekali loh, kalau kamu hanya diam saja di kelas tidak mau berkenalan bersama mereka. Siapa tahu mereka dapat memberikan informasi seputar info kelas yang penting. So, jangan malu untuk berkenalan yah.

5. Bahkan Tidak Mungkin Kalau Kamu Bakalan Menemukan Teman Baru Bahkan Gebetan Baru. Cie…

Siapa tahu ketemu gebetan baru juga

Siapa tahu ketemu gebetan baru juga via http://www.unsplash.com

Nah, yang ini nih paling ditunggu-tunggu biasanya dari mahasiswa transisi seperti kamu. Karena apa? Selain kamu mendapatkan teman baru mulai dari adik tingkat, kakak tingkat, yang sudah bekerja, sampai yang sudah menikah bakalan kamu temui di kampusmu yang baru ini.

Dan kamu juga bisa mendapatkan gebetan baru. Cie… Tapi, nggak ada salahnya dong yah. Namanya juga lawan jenis pasti ada rasa saling suka. Nggak papa kalau kamu naksir sama seseorang bahkan dapet gebetan baru dikampusmu nggak ada yang ngelarang kok.

Asal kamu harus tetap fokus dalam menyelesaikan pendidikanmu yah. Jangan sampai hanya karena ada gebetan baru tujuan utama kamu untuk menyelesaikan bangku kuliah menjadi terbengkalai.

6. Seiring Berjalannya Waktu, Kamu Akan Terbiasa Dengan Semuanya. Saat Itulah Kamu Merasa Kalau Hari-Harimu di Kampus Barumu Sungguh Sangat Menyenangkan

Momen-momen manis saat dikampus

Momen-momen manis saat dikampus via http://www.unsplash.com

Seiring berjalannya waktu, kamu akan terbiasa dengan semuanya. Mulai terbiasa menyusun SKS, mencari ruang kelas ke sana ke sini, bertemu dengan banyak mahasiswa di sana, berkenalan dengan mereka juga.

Saat itulah kamu merasa kalau hari-harimu di kampus barumu sungguh sangat menyenangkan. Kamu yang awalnya merasa putus asa ketika tahu bahwa kamu bakalan lama menyelesaikan S1, kini kamu nyaman menjalani semuanya. Kamu yakin bahwa usaha kamu tak akan sia-sia.

Jadi, teruslah semangat yah teman-teman untuk kalian yang sedang bahkan baru mau mulai kuliah S1 lagi. Nikmati saja setiap prosesnya. Nanti kalau sudah lulus kuliah, kamu bakalan kangen dengan memori-memori indah saat kamu kuliah dulu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya