Salah satu target orang-orang dengan kisaran usia 20 hingga 25 tahun adalah menikah. Terlebih bagi pasangan yang sudah berpacaran dalam rentang waktu yang lama, tentu sudah sudah saatnya untuk memikirkan jenjang hubungan yang lebih serius lagi, yaitu menikah. Ya, menikah memang akan membuat kehidupanmu lebih bahagia lagi bersama pasangan. Namun, pernikahan bukan melulu soal kebahagiaan saja, perlu usaha di baliknya untuk mencapai kebahagiaan itu. Ingat, pernikahan adalah momen sakral di mana kamu berjanji dan berkomitmen untuk saling melengkapi dengan pasangan seumur hidup. Maka dari itu ada beberapa hal yang harusnya menjadi bahan obrolan sebelum pernikahan.

Nah, sebelum memutuskan untuk menikah, kamu perlu memperbanyak bekal untuk menjalani hidup berumah tangga. Berikut ini adalah enam hal yang perlu kamu perhatikan sebelum memutuskan untuk menikah.

1. Tanggung jawab akan lebih besar dibanding saat masih single

Banyak orang beranggapan bahwa pernikahan adalah sebuah pencapaian. Ya, memang boleh-boleh saja beranggapan seperti itu. Namun, jangan terlena dengan anggapanmu itu karena bisa sangat berisiko terhadap kelanggengan rumah tanggamu.

Advertisement

Sebenarnya, pernikahan bukanlah pencapaian semata, melainkan sebuah keputusan terbesar dalam hidup, di mana ada tanggung jawab besar yang menanti di depan. Kehidupan setelah menikah tentu sangat berbeda dengan saat kamu masih single, karena kamu tidak hanya bertanggung jawab atas dirimu sendiri, melainkan juga terhadap pasangan. Pikirkan secara matang, apakah kamu telah siap memikul hal itu?

2. Kesepakatan masalah keuangan

pernikahan

pernikahan via https://www.pexels.com

Uang memang sering menjadi pemicu segala masalah di dunia ini. Tidak terkecuali pula pada pasangan kekasih baik yang sedang pacaran, apalagi sudah suami istri. Mulai dari gaji suami yang dirasa kurang, hingga istri yang dianggap kurang pintar mengatur pengeluaran, semua bisa memicu pertengkaran.

Diskusikan masalah keuangan karena nanti itu sangat berkaitan dengan rencana masa depan. Seberapapun penghasilan asal ada komunikasi serta pengelolaan keuangan yang baik, tentu rumah tangga bisa lebih harmonis. Nah, hal ini sebaiknya mulai dilakukan sejak dini, sebelum kamu memutuskan untuk menikahi pacarmu.

3. Perlu menyatukan dua keluarga

Big Family

Big Family via https://www.pexels.com

Advertisement

Sepasang kekasih yang menjalin hubungan percintaan tentu sudah biasa saling menerima kekurangan dan kelebihan satu sama lain. Jika masing-masing sudah bisa saling memahami akan hal ini, melangkah ke tahap persiapan pernikahan adalah keputusan yang baik.

Akan tetapi, jangan merasa segalanya sudah matang dan siap untuk menikah dahulu. Menikah bukan hanya menyatukan dua insan yang berbeda saja, tapi juga menyatukan dua keluarga, yaitu keluargamu dengan keluarga pasanganmu. Sebelum menikah, kamu perlu mendekatkan diri dengan keluarga pasanganmu, begitu pula sebaliknya agar kalian mendapat restu dari kedua belah keluarga.

4. Menentukan tempat tinggal itu hal yang sangat penting

Hal lain yang juga tak kalah penting untuk dibicarakan dengan pasangan sebelum menikah adalah masalah tempat tinggal. Apakah tinggal di rumah sendiri atau bersama orangtua?

Tentu kedua pilihan tersebut ada plus dan minusnya. Jika pilihannya rumah pribadi, kalian harus memikirkan dana untuk membeli atau menyewa tempat tinggal tersebut. Sementara jika kesepakatan kalian adalah tinggal bersama orang tua, selain berpotensi membebani orang tua, kamu juga jadi kurang leluasa jika ada masalah-masalah pribadi antara kamu dan pasanganmu.

5. Konflik baru pasti akan muncul, maka bersiaplah

Pasangan Bertengkar

Pasangan Bertengkar via https://www.pexels.com

Jangan berpikir bahwa menikah adalah suatu fase hidup di mana kamu dengan pasanganmu telah mahir dalam menghadapi masalah tiap masalah. Perlu kamu ketahui bahwa masalah baru pasti akan muncul, terlebih setelah menikah. Bahkan masalah-masalah yang hadir cenderung lebih kompleks dan rumit.

Untuk itu, sebelum menikah, persiapkanlah dirimu akan segala kejutan yang menanti di depan. Janganlah takut menghadapi konflik karena rumah tangga tanpa konflik adalah hal yang mustahil.

6. Siapa yang nantinya akan mengurus anak?

pasangan

pasangan via https://pixabay.com

Tahapan setelah pernikahan adalah memiliki momongan. Penting bagi kamu dan pasangan untuk membahasnya terlebih dulu, siapa yang nantinya akan mengurus anak. Apakah salah satu dari kalian ada yang fokus bersama anak? Menitipkan ke jasa penitipan anak? Minta bantuan orang tua? Atau mau bagaimana? Ya, hal ini perlu kalian pikirkan jauh-jauh hari.

Perlu dibahas secara matang, buah hati kalian nanti nasibnya bakal bagaimana. Jangan sampai terjadi perdebatan karena kalian kurang memikirkan hal yang sering diabaikan padahal sebenarnya cukup krusial. Pikirkan konsekuensi dari setiap keputusan yang akan kalian ambil. Intinya, jangan sampai anak kalian tak terurus hanya karena kalian belum memikirkan secara matang hal tersebut.

Itu tadi enam hal yang perlu kalian perhatikan sebelum masuk ke jenjang pernikahan. Ya, menikah memang bukan sekadar hidup bersama dalam kebahagiaan, tapi bagaimana kalian menikmati setiap suka dan duka berdua. Tetap semangat!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya