Menjadi seseorang yang tidak diinginkan oleh orang yang kita kagumi memang menyakitkan. Ibarat dua kutub magnet yang senama, nampaknya kalian mustahil untuk bersatu. Sedih sudah pasti, kecewa tak lagi dapat dipungkiri, dan mungkin hatimu sudah benar-benar perih.

Tak apa jika kamu merasa tak berdaya saat ini, tetapi kamu harus segera bangkit dari kegagalan satu ini. Menangislah sepuas hatimu dan cukup untuk hari ini saja. Ingat bahwa akan ada pelangi seusai turun hujan. Nah, kali ini, Hipwee akan membantu teman-teman untuk menemukannya.

Sebenarnya, dibalik rasa sedih teman-teman, ada sesuatu yang secara tidak sengaja teman-teman lupakan. Dan yang terlupakan ini biasanya bisa menjadi batu loncatan bagi teman-teman kelak. Apa saja sih? Berikut ulasannya :

1. Mungkin Si Dia Belum Siap Berkomitmen

Penolakan bukan semata-mata karena tidak suka. Mungkin si dia juga memiliki rasa yang sama, hanya saja dia merasa ini bukanlah saat yang tepat. Kini, dia masih ingin bersenang-senang menikmati masa lajangnya.

Advertisement

Tetaplah berpikir positif. Dengan begitu, rasa sakitmu akan sedikit berkurang. Sembari menanti kesiapannya, kamu pun bisa seperti dia, menikmati masa muda bersama teman-teman tersayang. 😉

2. Masih Ada Target Lain yang Harus Dicapai Olehnya

office worker

office worker via https://thenewdaily.com.au

Membangun sebuah hubungan yang instan memang mudah. Hanya bermodalkan dua orang saling mengagumi dan menyatakan perasaan, maka terbentuklah sebuah hubungan. Berbeda dengan pemikiran si dia yang cenderung berorientasi pada masa mendatang.

Baginya, selama kesuksesan karir belum tercapai, urusan hati menjadi prioritas nomor belakang. Tidak cukup hanya dengan jatuh cinta, hubungan yang serius juga perlu modal demi keberlangsungannya. Oleh karena itu, untuk saat ini ia masih memilih sendiri, guys.

3. Bayang-Bayang Sang Mantan Belum Sepenuhnya Hilang

Advertisement

Bukannya tidak menyukaimu, hanya saja si dia belum yakin dengan perasaannya sendiri. Lantaran tak ingin kamu tersakiti nantinya, maka dia masih enggan untuk memulai hubungan yang baru. Sekali lagi, dia tidak mencintai dua orang sekaligus ya, guys.

Dia hanya sedang menghargai perasaanmu dan masih dalam tahap move on. Untuk persoalan satu ini, harus pelan-pelan ya, guys. Sebab, perasaan manusia memang sulit diatur nih. Hehehee 😀

4. Khawatir dengan Penilaian Keluarganya Terhadapmu

Setiap orang tua wajar saja memiliki banyak kriteria dalam memilih calon menantu. Dan biasanya hal ini pula yang menjadi beban tersendiri bagi anaknya, termasuk si dia ini nih, guys. Mungkin sebenarnya dia juga suka denganmu, hanya saja ia terlalu khawatir dengan penilaian keluarganya terhadapmu.

Dia takut untuk mengambil risiko jika ternyata orang tuanya tidak merestui hubungan kalian. Nah, poin ini bisa menjadi motivasi bagi kalian agar segera membenahi bibit, bebet, dan bobot kalian terlebih dahulu nih, guys. Jika sudah mantap, maka kamu bisa meyakinkan si dia bahwa kamulah yang pantas menjadi menantu bagi orang tuanya. 😉

5. Si Dia Sedang Menguji Kamu

Umumnya, setelah mendengar pernyataan cinta dari sosok yang disukai, orang-orang akan langsung menerima pernyataan tersebut, kemudian jadilah status berpacaran. Namun lain halnya dengan kaum penguji. Pada awalnya, para kaum penguji akan menolakmu secara mentah-mentah tanpa alasan yang jelas.

Memang sih mereka sayang, tetapi mereka juga harus tega demi mendapatkan sosok yang terbaik. 🙂 Dalam kamus mereka, yang paling gigih adalah yang terbaik. Mereka akan tertarik dengan sosok yang pantang menyerah atau bisa dibilang lulus ujian. So, jangan langsung menyerah ketika #BertepukSebelahTangan ya, guys. Yuk, dicoba lagi!

6. Mungkin Si Dia Belum Melihat Kesungguhanmu

still not sure

still not sure via https://www.google.com

Selama si dia mengenalmu, mungkin saja dia menilaimu sebagai sosok yang masih kekanak-kanakan. Setelah kamu menyatakan perasaan kepadanya, bisa saja dia masih memandangmu sebagai seorang yang cenderung berpikir pendek seperti anak-anak.

Oleh karena persepsinya yang demikian, maka ia merasa kurang yakin kepadamu. Inilah kesempatan bagimu untuk meyakinkan si dia. So, yuk tunjukkan tekadmu untuk membangun hubungan yang serius dengan si dia! 😉

7. Si Dia Bukan yang Terbaik Untukmu

Segala upaya telah kalian lakukan untuk menaklukkan hati si dia, tetapi si dia tetap teguh pada pendiriannya untuk tetap menyendiri. Di titik inilah teman-teman harus mengikhlaskan segenap perasaan yang ada. Mungkin Tuhan mempunyai alur yang lebih indah untuk teman-teman. 🙂 Jika bukan si dia orangnya, maka percayalah pasti ada sosok lain yang sudah direncanakan-Nya.

Tidak semua penolakan bermakna ketidaksukaan. Ternyata masih ada banyak hal tersirat yang menyebabkan kisah #BertepukSebelahTangan, seperti yang sudah Hipwee bahas di atas. So, untuk kamu-kamu, para pejuang cinta, jangan langsung ciut ketika ditolak ya.

Coba ditelaah baik-baik terlebih dahulu, apa penyebabnya, bagaimana cara mengatasinya, dan yang terpenting adalah selalu sabar. Satu hal yang perlu teman-teman garis bawahi di sini, yaitu “Semua akan indah pada waktunya”.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya