Setelah menginjak 18 tahun, cobalah untuk membiasakan diri mendonorkan darah setiap tiga bulan sekali. Selain merasa senang dapat menolong sesama, kegiatan ini bermanfaat positif bagi kesehatan tubuh karena tubuh selalu memproduksi darah-darah baru. Usia maksimal untuk melakukan kebiasaan baik ini hingga berusia 60 tahun. Selain membuat tubuh memproduksi darah-darah baru, ada 5 manfaat kesehatan lain yang dapat kita rasakan dari donor darah.

Bagi mereka yang membutuhkan, mendapatkan donor darah dapat menyelematkan nyawa mereka. Ada beberapa kondisi yang membutuhkan donor darah seperti kecelakaan, transplantasi organ, atau memiliki penyakit seperti kanker, anemia, anemia sel sabit, hemofilia, dan lain sebagainya.

1. Menjaga Kesehatan Jantung

Tingginya kadar zat besi dalam darah akan membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap penyakit jantung. Zat besi yang berlebihan di dalam darah dapat menyebabkan oksidasi kolestrol. Produk oksidasi itu akan menumpuk pada dinding arteri dan ini sama dengan memperbesar peluang terkena serangan jantung dan stroke. Saat kita rutin mendonorkan darah, jumlah zat besi dalam darah dapat lebih stabil. Ini artinya menurunkan risiko penyakit jantung.

2. Mendeteksi Penyakit Serius

Setiap kali kita ingin mendonorkan darah, prosedur standarnya adalah darah kita akan diperiksa dari berbagai macam penyakit seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan malaria. Bagi penerima donor darah, ini adalah informasi penting untuk mengantisipasi penularan penyakit melalui transfusi darah. Untuk kita, ini adalah “rambu peringatan” yang baik agar kita lebih perhatian terhadap kondisi tubuh kita sendiri.

3. Meningkatkan Produksi Sel Darah Merah

Advertisement

Donor darah dapat mengurangi jumlah sel darah merah. Namun, sumsum tulang belakang akan segera mengisi ulang sel darah merah yang telah hilang. Hasilnya, sebagai pendonor kita akan mendapatkan pasokan darah baru setiap kali kita mendonorkan darah. Oleh karena itu, donor darah menjadi langkah baik untuk menstimulasi pembuatan darah baru.

4. Membantu Penurunan Berat Tubuh

Menjadi donor darah adalah salah satu metode diet dan pembakaran kalori yang ampuh. Jika kita memberikan sekitar 450 ml, akan membantu proses pembakaran kalori kira-kira 650. Itu adalah jumlah kalori yang dapat membuat pinggang kita ramping.

5. Mendapatkan Kesehatan Psikologis

Kita akan merasakan kepuasan psikologis jika dapat menyumbang kepada orang yang memerlukan. Suatu penelitian, orang usia lanjut yang rutin menjadi pendonor darah akan merasa tetap berenergi dan bugar.

Advertisement

Mari, kita gerakan aksi donor darah di Indonesia!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya