Habis lulus dari bangku sekolahan banyak dari kita yang ingin cepat-cepat mencari pekerjaan dan masuk ke bangku perkuliahan. Tak jarang, iming-iming “aku pengen kuliah ah sambil kerja biar nggak ngerepotin kedua orang tua, pasti enak deh!” selalu terlintas di pikiran kita. Eeitss, jangan senang dulu Ferguso, kerja sambil kuliah itu berat. Kamu belum tentu kuat.

Tapi tenang, bukan berarti semangat dan cita-cita kamu untuk merasakan “indahnya” dunia luar usai sampai di sini ya. Justru karena adanya artikel ini, kamu jadi punya gambaran bagaimana rasanya kerja sambil kuliah. Biar nanti kalo kamu benar-benar memutuskan untuk kerja sambil kuliah nggak kaget-kaget banget.

1. Udah disibukkin sama urusan kerjaan, ditambah lagi sibuk karena urusan kuliahan. Huft

Harus siap dengan segala urusan deadline dan tugas kuliah

Harus siap dengan segala urusan deadline dan tugas kuliah via https://www.shutterstock.com

Advertisement

Yang namanya kerja sambil kuliah itu emang berat. Iya, berat. Pasalnya kamu harus mengerahkan segala kemampuan, tenaga, waktu hingga biaya lebih ekstra lagi. Kamu harus lebih pandai-pandai membagi waktu untuk urusan kerjaan dan untuk urusan kuliahan. Kamu juga harus bisa menyelesaikan segala deadline yang diberikan oleh atasan dan tugas yang diberikan dosen, karena jika tidak, bukan hal yang mustahil jika segalanya jadi berantakan.

2. Gaji nggak seberapa tapi dituntut buat hemat sedemikian rupa

Berhemat itu penting banget buat mahasiswa, seriusan.

Berhemat itu penting banget buat mahasiswa, seriusan. via https://www.shutterstock.com

Saat kamu bekerja pasti kamu akan dapat penghasilan. Penghasilan inilah yang akan menjadi modal atau amunisi kamu untuk bertahan hidup selama sebulan. Kamu harus pintar-pintar mengatur keuangan untuk ongkos sehari-hari, makan siang sampai makan malam dan SPP serta bayaran-bayaran kuliah lainnya. Kalo kamu tipe orang yang suka jajan apalagi nongkrong di tempat-tempat mevvah, mending dikurang-kurangin deh. Jangan hanya karena demi gengsi, keuangan kamu jadi gampang terkontaminasi.

3. Berangkat gelap pulang gelap, ah sudah biasa~

Harus terbiasa dengan keadaan dan suasana malam hari di jalan

Harus terbiasa dengan keadaan dan suasana malam hari di jalan via https://www.shutterstock.com

Berangkat gelap pulang gelap akan menjadi pemandangan kamu sehari-hari saat ingin berangkat kerja dan berangkat kuliah. Biasanya bagi mahasiswa yang bekerja hingga sore, pasti akan mengambil kelas perkuliahan malam atau eksekutif (Sabtu-Minggu).

Advertisement

Selain kamu harus siap karena bayarannya lebih mahal dari perkuliahan regular (pagi), kamu juga harus siap mental dan tenaga jika selesai perkuliahan hingga larut malam. Dan keesokannya kamu harus sudah berangkat lagi. Tenang.. semua bisa karena terbiasa kok.

4. Seringkali ngadepin atasan yang baperan, eh diuji lagi dengan tingkah dosen yang kadang suka di luar batasan

'Dosen Killer' bisa jadi sosok yang selalu menghantuimu di setiap pertemuan~

‘Dosen Killer’ bisa jadi sosok yang selalu menghantuimu di setiap pertemuan~ via https://www.shutterstock.com

Saat kamu bekerja nanti, kamu pasti akan menemui atasan atau bahkan teman sekantor kamu yang kalo kamu salah dikit aja udah pasti mereka baperan. Ditambah lagi sama tingkah dosen yang kadang suka di luar batasan, kayak kasih tugas hari ini harus kelar besok sampai kuis dadakan yang bikin nggak kuat iman. Kuncinya adalah, nikmatin ajaa. Namanya juga hidup, kadang di atas, kadang juga di bawah.

5. Hari libur jadi tidak berarti lagi jika dosen mengadakan mata kuliah pengganti, assyiiapp pak Dosen!

Jangan harap kamu punya waktu berlibur kalo dosen minta jam pengganti

Jangan harap kamu punya waktu berlibur kalo dosen minta jam pengganti via https://www.shutterstock.com

Belum lagi kalo harus ketemu dosen yang suka ngatur jadwal perkuliahan seenak jidatnya. Padahal karena kesalahan dosen itu sendiri yang jarang masuk kelas, jadi kita mahasiswa tak bersalah yang kena imbas. Hanya gara-gara alasan dosen yang tidak pasti, weekend kita jadi tidak berarti karena adanya kuliah pengganti. Ku cuma bisa berkata, Assyiiapp pak Dosen!

6. Banyak kegiatan organisasi yang bisa kamu ikuti dan jadikan pengalaman sekaligus ilmu baru, jangan cuma jadi mahasiswa kupu-kupu!

Banyak manfaat yang kamu dapat jika mengikuti organisasi di kampus

Banyak manfaat yang kamu dapat jika mengikuti organisasi di kampus via https://www.shutterstock.com

Banyak diantara teman kuliahmu nanti yang akan jadi mahasiswa kupu-kupu alias kuliah-pulang-kuliah-pulang. Tentunya kamu jangan sampai termasuk ke dalam golongan ini ya. Karena masih ada banyak kegiatan-kegiatan positif lainnya di kampus yang bisa kamu ikuti.

Mulai dari kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) hingga Senat Mahasiswa (SEMA) atau Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Jangan sia-siakan kegiatan kamu di kampus hanya untuk belajar dan mendengarkan doktrin dosen saja, tapi carilah pengalaman sekaligus ilmu baru yang bisa kamu pelajari.

7. Meskipun disibukkan dengan urusan dunia, urusan Tuhan tetap number one!

Ingat, kamu selalu punya Tuhan

Ingat, kamu selalu punya Tuhan via https://www.shutterstock.com

Ingat, semua yang kamu lakukan adalah atas kehendak-Nya. Sesibuk apapun urusan duniamu nanti jangan lupa untuk tetap ibadah. Karena jika kita melupakan ibadah, hidup kita nantinya akan terasa hampa. 

8. Belum lagi kalau nanti kalau sudah mulai skripsi, haaah, tingkat kesabaran pasti lebih diuji

Kesabaran kamu akan diuji dengan yang namanya skripsi

Kesabaran kamu akan diuji dengan yang namanya skripsi via https://www.shutterstock.com

Teruntuk kamu para mahasiswa yang sudah siap dan serius untuk melanjutkan skripsi nanti, ingat, tingkat kesabaran kamu pasti akan lebih diuji. Kamu akan merasakan yang namanya revisi dan apa arti dari penolakan. Namun, ada hal yang perlu kamu ingat ketika kamu sudah sampai titik dimana kuliah bosan dan melelahkan. Ingatlah apa motivasi kamu dari awal, kenapa memutuskan untuk bekerja sambil kuliah. Jika kamu merasa sulit, baca kembali poin-poin di atas. Semoga bisa mengingatkan.

Buat adik-adik yang sekarang baru lulus dari bangku SMA/SMK, perjalanan hidupmu baru akan dimulai saat ini. Intinya, apapun yang terjadi nanti adalah keputusan dan pilihan hidupmu sendiri. Sukses atau tidaknya itu adalah risiko yang mau tidak mau harus kamu terima. Jangan sampai menyerah di tengah jalan, selalu ingat, kalo kamu masih punya Tuhan. Semangat!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya