Belajar dari Prisca Mengenai Self-Love. Mari Kita Cek!

Cinta, Kerja, dan Prisca

Kalangan milenial dan gen z di era digital ini umumnya mengalami masalah mengenai isu selflove. Tantangan untuk mencintai diri sendiri ada pada apa yang dikonsumsi oleh mata lewat media sosial dan tuntutan zaman yang cepat berubah. Sekarang ini kebanyakan milenial dan gen z terjebak dalam perfeksionisme dari apa yang dilihat pada drama. Kebanyakan drama menyajikan sosok yang memiliki paras cakep dan tubuh yang proporsional, memakai barang branded, bekerja sebagai profesi yang bergengsi, dan punya pacar yang cakep. Padahal kenyataan itu tidak bisa disamakan dengan cerita drama. Perfeksionisme yang disajikan ini membuat banyak orang menjadi kurang mencintai dirinya sendiri karena merasa tidak cukup baik.

Apakah aku bisa mencintai diriku sendiri, sedangkan aku masih banyak kekurangan? Apakah aku pantas mengambil kesempatan ini? Pertanyaan-pertanyaan ini kerapkali muncul dalam pikiranmu, bukan? Oleh sebab itu, mari kita belajar dari seorang milenial yang sederhana namun selalu memberi performa terbaik dalam berbagai aspek hidupnya. Perkenalkan namanya adalah Prisca Supit, seorang yang mencintai pekerjaannya, tak hanya itu dia banyak terlibat dalam berbagai organisasi, dan suka travelling ke tempat-tempat dengan harga terjangkau.

Advertisement

1. Mencintai pekerjaan adalah bentuk self-love

Master of Ceremony by Prisca Supit

Master of Ceremony by Prisca Supit via https://www.facebook.com

Menurut Prisca mencintai pekerjaan juga bentuk self love, dengan cara mengoptimalkan hard skill maupun soft skill di dunia kerja, dengan memberikan output secara maksimal kita juga mengapreasiasi kemampuan kita dalam bekerja.

Soft skill yang ia kembangkan adalah public speaking, dia juga kerapkali menjadi Master of Ceremony di berbagai acara yang dilaksanakan oleh instansi tempat ia bekerja. Kemudian karena padatnya jadwal ia harus belajar mengatur waktu antara pekerjaan, refreshing, dan kegiatan lainnya.

Advertisement

2. Berorganisasi membuat diri kita aktif

Facebook oleh Prisca Supit

Facebook oleh Prisca Supit via https://www.facebook.com

Terlibat dalam berbagai organisasi positif juga bagian dari self love, karena dengan melibatkan diri dan memberi ruang dan waktu terlibat dengan kesibukan berfaedah itu lebih baik daripada hanya berdiam diri saja, dengan mengembangkan potensi diri sendiri melalui organisasi, melatih kedisiplinan, membangun jiwa kepemimpinan juga bentuk self love agar bisa berkembang, serta berada disekitar orang-orang positif juga meningkatkan energi positif. 

Prisca adalah sekretaris Ikatan Alumni Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Manado, sekretaris Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia simpul Airmadidi, dan seorang Elder pemuda GMIM Klabat. Prisca juga tergabung dalam Rukun Pantai dan Gunung serta Pangbajalang yang merupakan organisasi yang mempresentasikan pariwisata Sulawesi Utara.

3. Relaxing dengan travelling

Advertisement
Pantai Chimoki

Pantai Chimoki via http://instagram.com

Jalan-jalan dengan cara pilihlah tempat yang menyenangkan dan menenangkan, memberi waktu bagi tubuh untuk relax. Jalan-jalan tak perlu mahal, cukup dengan tempat yang mampu membuat kita sejenak melupakan beban kerja, karna kalo salah mentafsirkan self love dengan traveling high budget sedangkan income-nya dibawah, itu bukan self love lagi.

Perempuan yang satu ini, suka foto-foto di tempat yang cantik dengan akses biaya yang terjangkau. Jalan-jalan tidak perlu yang mahal, yang terpenting apakah kamu menikmatinya atau tidak?

4. Hobi yang menghasilkan

Instagram @priscaasupit

Instagram @priscaasupit via http://instagram.com

Menurut Prisca, mengekspresikan hobi dan mengembangkannya, itu juga bentuk self love apalagi ketika hobi bisa menghasilkan keuntungan dari segi finansial, ada kepuasan tersendiri ketika kreasi kita bisa dibayar, itu menjadi apresiasi terhadap diri sendiri. Contohnya ketika saya mempunya skill editing dan bisa menjadi tambahan penghasilan, itu menjadi reward bukan dinilai dari seberapa jumlah rupiah, tpi ketika orang mampu menghargai, dari situ saya juga berusaha untuk lebih banyak belajar hal-hal baru.

Prisca di sela-sela kesibukannya, ternyata punya side job yaitu membuat undangan bagi orang-orang yang akan mengadakan acara.

5. Bersyukur bukan insecure

Instagram @priscaasupit

Instagram @priscaasupit via http://instagram.com

Selain hal-hal di atas, salah satu hal terpenting dalam self love, yaitu bersyukur not insecure, karna ketika kita mampu bersyukur dengan kemampuan kita serta menerima kelemahan kita, kita pun menghindari sifat rendah diri. Ingat tidak ada manusia yang sempurna, semua mempunyai kekurangannya, namun beberapa bisa meminimalisir dengan cara fokus kepada kelebihan.

Itu kelima hal yang kita bisa pelajari dari Prisca mengenai self love. Semoga kamu yang membaca ini dapat terinspirasi untuk lebih mencintai dirimu sendiri. Tetap bersyukur, jangan insekyur. Setiap orang itu punya kelebihan dan kekurangan, maka jadilah dirimu sendiri.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Write for fun 😀

CLOSE