Bersama mungkin adalah hal yang kita inginkan sekarang. Resah gelisah yang memisahkan kita selama ini rasanya cukup menyesakkan jiwa. Khawatir getir yang kerap memenuhi pikiran telah cukup membuat teriakkan rindu terdengar hingga menggetarkan gendang telingamu juga mengetuk relungmu. Terpisah dengamu lama membuat aku kadang gamang merindu kebersamaan, walau sebentar. Menjadi sendiri mungkin kadang menyenangkan, tapi kadang juga remang saat aku melihat segalanya.

Bagaimanapun, aku hanyalah manusia. Salah satu jenis makhluk sosial, makhluk yang saling membutuhkan. Membutuhkan alam, lingkungan, keluarga, interaksi, sahabat, juga kamu. Aku ingin bersamamu, walau memang bersamaku, kamu takkan selalu bahagia. Walau aku pun takkan pernah janjikan semua akan selalu baik-baik saja.

Pernah kudengar, jika ingin pergi cepat, pergilah sendiri. Tapi jika jauh, pergilah bersama. Nyatanya, benar kebersamaan akan menggenapkan juga menguatkan walau kadang tak melulu membahagiakan. 

 

1. Bersama tak harus selalu jadi mudah, kadang kita perlu sedikit "argumen" untuk menyelesaikan segalanya

berdebat kadang muncul sebelum ada sepakat

berdebat kadang muncul sebelum ada sepakat via http://tricialottwilliford.com

Bersama, kadang aku dan kamu akan punya selisih pendapat akan suatu masalah, A atau B, iya atau tidak, angkringan atau restoran. Tapi pada akhirnya kita akan sepakat memilih salah satunya. Entah pilihanmu, pilihanku atau mungkin bukan keduanya. Walau terkadang berdebat lama harus menjadi jalannya.

2. Setiap individu berbeda, begitu juga aku dan kamu. Tapi perbedaan yang ada akan menyatukan kita

Kadang berbeda di awal, tapi tetap bersama hingga akhirnya

Kadang berbeda di awal, tapi tetap bersama hingga akhirnya via http://fineartamerica.com

Setiap individu berbeda, bahkan kembar identik pun setidaknya memiliki perbedaan. Begitupun aku dan kamu, kita adalah berbeda yang mencoba untuk bersama. Dan nyatanya perbedaan di antara kita bukan penghalang kebersamaan kita. Ia menyatukan kita dalam kombinasi unik, juga menjadikan kita untuk semakin belajar dalam memahami serta menghargai diri masing-masing.

3. Tak segalanya api semangatmu akan terus menghangatkan hidupmu, kadang ada saatnya tangisanmu membeku. Tapi, pelukku akan selalu hangat untukmu

You always get my warmest hug

You always get my warmest hug via http://www.dongguantoday.com

Bersama aku mengerti semuanya tak selalu baik-baik saja. Hal buruk mungkin terjadi kapan saja, entah soal keluarga, teman, kuliah ataupun kerjaan. Saat semua tak sesuai ekspektasi, maafkan jika kau harus lelah mendengar keluh kesahku akan hidup. Tapi percayalah aku akan hadir mengusap punggungmu yang lelah terbalut kalut dalam hangat pelukku.

4. Bila rasaku ini rasamu, bukan hanya sepenggal lirik, memang aku merasa apa yang kau rasa, begitupun kamu

I'll Cheer You Up!

I'll Cheer You Up! via http://api.ning.com

Layaknya judul lagu “Bila Rasaku Ini Rasamu”, saat bersama apa yang kurasa juga kau rasakan, begitu juga sebaliknya. Kita saling menenangkan, kita bersama juga saling berbagi, entah saat terbaik atu di kala terpuruk. Tenanglah, akan ada senyuman dan kata-kata menenangkan yang menegakkan kepala setelahnya.

5. Bersama memang melengkapi, tapi tak sekedar pelengkap juga menggenapkan

Sudut pandangmu sebagai pertimbanganku juga

Sudut pandangmu sebagai pertimbanganku juga via http://www.calebstorkey.net

Aku memang sudah punya pengalaman juga pengetahuan, tapi bersamamu, kamu melengkapiku dari sudut pandang berbeda. Saranmu, caramu menghadapi sesuatu, membuatku lebih bijak, lebih melihat sesuatu dari berbagai sisi, you really complete me!

6. I'm not telling you it's going to be easy with me, i'm telling you, it's going to be worth it

Setelahnya, kita menyadari kalau bersama akan selalu indah, tanpa resah lagi

Setelahnya, kita menyadari kalau bersama akan selalu indah, tanpa resah lagi via https://s-media-cache-ak0.pinimg.com

"Berdua, bersamamu mengajarkanku, apa artinya kenyamanan, kesempurnaan cinta...".

Lirik lagu yang lagi hits ini juga benar adanya, bersama, menyatukan segalanya ternyata memang sulit dan berat. Tapi bersamamu aku yakin takkan sia-sia, bersama menguatkanku, juga kita.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya