"Adek kuliah jurusan apa?"
"Nganu... Teknik sipil bu"
"Oh yang pegawai negeri sipil itu?"
"........."

 

Seringkali saya bahkan mungkin teman-teman saya yang mempelajari bidang ini dihadapkan pada obrolan di atas. Sehingga diperlukan pemberian pemahaman akan bidang ilmu ini. Padahal, bidang ilmu teknik sipil ini merupakan ilmu yang sudah sangat tua.

Untuk yang masih bertanya-tanya apa itu teknik sipil, yuk simak lima hal tentang jurusan teknik sipil yang perlu kamu tahu!

1. Teknik Sipil Adalah…

Teknik Sipil via http://4.bp.blogspot.com

Pengertian dari teknik sipil adalah salah satu cabang ilmu teknik yang mempelajari tentang bagaimana merancang, membangun, merenovasi tidak hanya gedung dan infrastruktur, tetapi juga mencakup lingkungan untuk kemaslahatan hidup manusia, sehingga perkembangan ilmu ini dikembangkan sejalan dengan tingkat kebutuhan manusia itu sendiri.

2. Sejarah Teknik Sipil

Pyramid Raja Djoser via https://upload.wikimedia.org

Teknik sipil ini merupakan ilmu yang sudah ada sejak lama loh gaes. Diperkirakan ilmu ini tuh sudah berkembang di Mesir kuno dan Mesopotamia antara 4000 sd 2000 SM. Pyramid Raja Djoser yang diketahui terdapat di kompleks Saqqara, diakui sebagai pyramid tertua di dunia

Advertisement

Selain itu, ilmu teknik sipil ini dimiliki oleh militer (bagian dari jabatan militer) untuk membangun pertahanan, benteng, pos pos militer, jalan, jembatan dan bangunan pendukung perang lainnya. Seusai perang para engineer ini dibutuhkan untuk membangun ulang kota yang sudah hancur, menata kota lebih teratur sesusai kebutuhan. Namun akhirnya profesi ini terpisah dari militer.

3. Perbedaan Teknik Sipil dan Arsitek

Perbedaan Teknik Sipil dan Arsitek via http://4.bp.blogspot.com

Meskipun dalam dunia kerja mereka berdampingan dan bersama *cieee* tetapi mereka ini berbeda. Dari point-point di atas, seringkali arsitek dan teknik sipil terjadi pertentangan dalam dunia kerja. Misalkan desain yang dibuat oleh arsitek terjadi kendala karena ketika dilakukan perhitungan struktur oleh teknik sipil, bangunan tersebut tidak dalam zona aman. Begitu pun sebaliknya, ketika perhitungan struktur oleh teknik sipil tersebut masuk dalam zona aman namun terjadi kendala karena designnya tidak sesuai dengan arsiteknya.

Terlepas dari semua itu, antara arsitek dan teknik sipil sama baiknya, Karena berkat kerja sama antara kedua peran inilah pembangunan infrastruktur di negeri ini dapat terlaksana gaes~

4. Cabang-cabang ilmu teknik sipil

Cabang Ilmu Teknik Sipil via http://cee.utk.edu

Ketika seorang calon insinyur teknik sipil menuntut ilmu di bangku kuliah, Ia mempelajari enam cabang ilmu dalam teknik sipil yang semuanya saling berkaitan. Yaitu :

Bidang Struktur

Cabang ini mempelajari masalah struktur yang digunakan untuk sebuah pembangunan. Mulai dari menghitung beban berdasarkan fungsi bangunan tersebut beserta faktor keamanannya, menentukan jenis material apa yang digunakan seperti kayu, baja atau beton, lalu menentukan profil yang akan digunakan dan melakukan pemodelan terhadap struktur tersebut. Dalam bidang struktur ini, diharapkan seorang perencana struktur mampu merancang struktur bangunan dengan design yang aman dan efisien.

Aplikasi dari bidang struktur di negara Indonesia adalah high-rise building, gedung, rumah, bandara, pelabuhan, dermaga, pondasi cakar ayam, stadion dll.

Bidang Geoteknik

Cabang ini mempelajari struktur dan sifat berbagai macam tanah dan batuan dalam menopang suatu bangunan yang berdiri di atasnya.

Aplikasi dari bidang geoteknik ini adalah investigasi lapangan, penyelidikan tanah di laboratorium serta perencanaan konstruksi tanah dan batuan. Seperti timbunan, galian, terowongan tanah lunak, terowongan batuan dll.

Bidang Manajemen

Cabang ini mempelajari masalah dalam proyek konstruksi seperti membuat dokumen lelang, menghitung rancangan anggaran biaya, membuat penjadwalan proyek konstruksi, pengorganisasian di lapangan, monitoring pada proyek konstruksi. Dalam bidang manajemen ini, diharapkan agar suatu proyek konstruksi tersebut dapat selesai tepat waktu.

Bidang Hidrologi

Cabang yang mempelajari tentang yang berkenaan dengan cuaca, curah hujan, debit air sebuah sungai, sifat material air, tekanan air, gaya dorong air dsb.

Aplikasi dari bidang hidrologi di negara Indonesia adalah pelabuhan, irigasi, bendungan, kanal dll

Bidang Teknik Lingkungan

Cabang yang mempelajari permasalahan-permasalahan dan isu lingkungan. Mencakup bidang ini antara lain penyediaan sarana dan prasarana air besih, pengelolaan limbah dan air kotor, pencemaran sungai, polusi suara dan udara hingga teknik penyehatan.

Bidang Transportasi

Cabang yang mempelajari mengenai sistem transportasi dalam perencanaan dan pelaksanaannya. Mencakup bidang ini antara lain konstruksi dan pengaturan jalan raya, konstruksi bandar udara, terminal, stasiun dan manajemennya.

Aplikasi dari bidang transportasi di negara Indonesia adalah Sosrobahu, jembatan, fly over, underpass, jalan kereta api dan lain-lain.

Selain dari enam cabang ilmu di atas, secara tidak langsung dalam bidang teknik sipil pun mempelajari tentang hukum, K3 dan di beberapa Politeknik dan Universitas pun juga terdapat mempelajari tentang kewirausahaan juga loh gaes. Jadi, dengan luasnya bidang teknik sipil ini sendiri, membuat jurusan ini sangatlah fleksibel ketika memasuki dunia kerja. Seperti bekerja di kontraktor, konsultan pengawas, konsultan perencana, laboratorium, BUMN, pertambangan, perminyakan dan lain-lain.

5. Perbedaan Tukang dan Civil Engineer

Terlihat sama tetapi berbeda via http://cce.oregonstate.edu

"Teknik sipil itu apa sih dek?"

"Teknik sipil adalah salah satu cabang ilmu teknik yang mempelajari tentang bagaimana merancang, membangun, merenovasi tidak hanya gedung dan infrastruktur, tetapi juga mencakup lingkungan untuk kemaslahatan hidup manusia bu"

"Hah? gimana maksudnya?"

"Um… gampangnya… tentang konstruksi bangunan bu"

"Oh kaya tukang yang lagi kerja dirumah Ibu gitu ya dek?"

"……….."

Tanpa bermaksud apapun, sebenarnya tukang dan Civil Engineer itu beda loh. Karena Civil engineer itu mempelajari tentang struktur, material, metoda pelaksanaan, rencana anggaran pelaksanaan proyek konstruksi dan semua itu berdasarkan UU dan peraturan-peraturan yang ada, , sehingga civil engineer paham betul kaidah-kaidah dengan apa yang Ia lakukan dalam pelaksanaan konstruksi. Sedangkan tukang tidak semua yang dipelajari oleh civil engineer, jadi ilmu yang mereka dapatkan berdasarkan pengalaman di lapangan.

Untuk itu, dalam pekerjaan proyek konstruksi peranan seorang civil engineer sangatlah penting dalam mengawasi dan memberi arahan akan kinerja dari tukang-tukang tersebut. Agar produk yang dihasilkan dapat difungsikan sesuai biaya, mutu dan waktu.