Studi di luar negeri menjadi mimpi banyak anak muda, terutama untuk jenjang universitas, salah satu alasannya adalah kualitas pendidikannya yang bagus. Bukan hanya itu saja, keinginan untuk belajar hidup mandiri dan mencoba tantangan juga menjadi alasan mengapa semakin banyak anak muda yang melanjutkan pendidikannya di luar negeri. Beberapa negara yang menjadi favorit untuk melanjutkan studi di antaranya Inggris, Amerika Serikat, Australia, Belanda, Jepang, Jerman, hingga negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Meskipun pelajar yang bersekolah di luar negeri kebanyakan melirik negara-negara tersebut bukan berarti negara lainnya yang kurang populer menjadi tujuan studi memiliki kualitas yang lebih rendah dari negara-negara tersebut. Justru negara-negara yang belum terlalu dilirik itu memiliki keunggulan dari segi kualitas pendidikan dan lainnya, salah satunya adalah New Zealand. New Zealand atau Selandia Baru memang kalah populer dibandingkan dengan Australia, tetangga dekatnya, sebagai salah satu tujuan studi, namun jangan salah karena sebenarnya New Zealand memiliki beberapa keunggulan yang patut kamu pertimbangkan untuk melanjutkan studi, berikut di antaranya.

1. Memiliki universitas berperingkat atas di dunia

University of Auckland via http://dokumentasipribadi.com

Sama seperti Australia, New Zealand adalah negara persemakmuran Inggris, bedanya selain wilayahnya yang lebih kecil dan berbentuk kepulauan, penduduknya juga jauh lebih sedikit, sekitar 4 juta jiwa. Meskipun demikian jangan salah, negara yang beribukota di Wellington ini memiliki beberapa universitas yang memiliki ranking cukup tinggi di dunia. Sebut saja University of Auckland yang berperingkat 82 dunia yang beberapa jurusannya bahkan termasuk peringkat 50 besar dunia. Demikian juga dengan universitas-universitas lainnya dengan keunggulannya masing-masing, semisal Lincoln University dengan jurusan peternakannya, Massey University dengan sekolah kedokteran hewan dan penerbangannya yang termasuk terbaik di dunia, Otago University dengan jurusan kesehatan dan kedokterannya yang tersohor, atau Victoria University of Wellington yang termasuk salah satu universitas terbaik di New Zealand di bidang riset dan memiliki beberapa ahli dan professor yang sudah mendunia di bidang Applied Linguistics. Yang juga tidak boleh dilupakan adalah buat kamu yang ingin sekolah film dan musik, New Zealand juga memiliki beberapa sekolah film dan musik yang cukup terkenal di mana film-film Hollywood banyak digarap oleh sineas perfilman jebolan dari sana. Bahkan, seringkali para sineas ini termasuk yang terbaik di bidangnya. Selain itu juga terdapat institusi dan politeknik yang menawarkan bidang studi yang memang sedang on high demand seperti perhotelan dan pariwisata.

2. Alamnya yang indah

Sudah bukan rahasia lagi kalau New Zealand dikenal dengan alamnya yang sangat indah dan terjaga. Hampir setiap kawasan wisata gratis dan sudah dilengkapi sarana dan pra sarana yang memadai, mulai dari jogging track hingga camp site. Setiap tahun tercatat sekitar 3 juta lebih wisatawan mancanegara yang berkunjung ke sana. Tempat yang paling sering dikunjungi wisatawan adalah Hobbiton, Milford Sound, Queenstown, Rotorua, Huka Falls, dan masih banyak lagi. Nah, jika kamu studi di New Zealand, kamu tidak usah jauh-jauh ke tempat-tempat indah tersebut. Belum lagi padang rumputnya yang hijau menghampar luas dan biri-birinya yang mungkin bisa kamu temui setiap hari jika kamu studi di sana. Atau bahkan siapa tahu kamu bisa bertemu dengan artis Hollywood idolamu yang sedang syuting film di sana.

Advertisement

Oh iya, New Zealand adalah negara yang sangat menghargai pejalan kaki, di setiap lokasi wisata kita akan menjumpai jogging track dengan mudah. Melepas penat belajar dengan jogging atau tramping di akhir pekan sembari menikmati alam yang indah dan udara yang segar serta kicauan burung di mana-mana tentu menjadi hal yang sangat menyenangkan. Dan tentunya puncaknya adalah road trip bersama teman selama liburan menyusuri North dan South Island, dua pulau terbesar di New Zealand.

3. Keamanan dan privasi yang terjaga

Menurut beberapa polling, New Zealand termasuk salah satu negara teraman dan tersejahtera di dunia. Huru-hara mungkin menjadi suatu hal yang sangat jarang terjadi, demonstrasi, apalagi. Kendati demikian, setiap sekolah atau universitas biasanya sudah mewanti-wanti mahasiswanya di awal masuk kuliah untuk selalu berhati-hati. Universitas juga biasanya mengadakan sesi workshop gratis untuk mengajarkan bela diri terutama bagi mahasiswa perempuan untuk menjaga diri. Yang menarik adalah, di sana, di atas pukul 06.00 malam, toko-toko biasanya sudah banyak yang tutup. Jadi jangan heran jika pukul 07.00 malam di sana seperti pukul 12.00 malam jika di Indonesia.

Selain itu, privasi seseorang juga sangat dihargai. Hampir di setiap perpustakaan universitas terdapat ruang belajar khusus di mana mahasiswa yang belajar di situ tidak boleh ramai atau berdiskusi, ruangan ini biasa disebut quiet room dan diperuntukkan bagi mereka yang butuh ketenangan dalam studi, serta biasanya diberi tanda di tiap perpustakaan universitas.

4. Banyak atraksi menarik

Tiap kota biasanya memiliki julukan dan ciri khas sendiri. Misalnya kota Wellington yang selain disebut the coolest little capital city in the world, juga terkenal dengan julukan the capital city of art karena banyak bangunan yang memiliki ciri khas seni dan arsitektur yang tinggi. Selain itu, tempat ini juga memiliki beberapa landmark terkenal, sebut saja Gedung Parlemen New Zealand atau yang dijuluki Beehive karena bentuknya yang menyerupai sarang lebah atau bagi kamu yang berminat studi di Auckland, mungkin Sky Tower bisa masuk bucket list mu.

Yang tidak boleh dilewatkan adalah museumnya. New Zealand terkenal memiliki museum-museum terbaik dengan koleksinya yang tentunya bernilai tinggi dan terawat baik. Bukan hanya memamerkan artefak kuno atau peninggalana masa lampau, beberapa museum juga memamerkan koleksi bagi mereka yang senang mempelajari ilmu geologi, tumbuhan bahkan film. Khusus bagi fillm, New Zealand juga memiliki sudio filmnya yang terkenal yakni Weta Cave yang dikenal menggarap film-film box office Hollywood seperti The Lord of The Rings, Avatar, The Hobbit, Batman VS Superman: Dawn of Justice, dan masih banyak lagi.

5. Kesempatanmu berbaur dengan mahasiswa dari negara lain

Bersosialisasi dengan Mahasiswa dari Negara Lain via http://dokumentasipribadi.com

Salah satu tujuan kuliah di luar negeri tentu saja untuk berbaur dengan mahasiswa dari negara lain sehingga pengalaman pun bertambah. Dengan universitas dan institusinya yang berperingkat dunia, tentu mudah mendatangkan mahasiswa dari penjuru dunia. Satu universitas di New Zealand setidaknya memiliki sekitar 20% mahasiswa internasional yang menuntut ilmu di sana, itu artinya jika kuliah di sana kamu akan dengan mudah menjumpai dan berbaur dengan mahasiswa dari seluruh penjuru dunia. So, jangan kuper dan belajar mulu di kamar ya. Belajar memang hal yang utama, tapi jangan lupa bergaul, terutama dengan sesama mahasiswa internasional.

Dengan bergaul dengan mereka tentu mindset mu pun akan berubah dan network mu pun akan bertambah luas. Kamu juga akan belajar budaya dan kebiasaan yang sangat berbeda dari apa yang kamu anut selama ini. Apalagi jika kamu memilih untuk stay di student accomodation, peluang bergaulmu dengan mahasiswa asing akan semakin terbuka lebar karena biasanya kamu akan ditempatkan serumah dengan mahasiswa-mahasiswa dari negara lain. Konflik mungkin ada, namun jangan biarkan berlarut dan tetaplah menjadi mahasiswa Indonesia yang ramah, murah senyum, dan bersosialisasi dengan mereka. Namun bergaul juga bukan berarti mengikuti apapun yang mereka lakukan. Misalnya, mungkin mereka berpesta di akhir pekan dan mengkonsumsi alkohol. Namun karena kita mungkin tidak bisa melakukan hal itu, tolak saja dengan halus, jika ada ajakan dan jelaskan bahwa kita tidak boleh melakukannya, mereka biasanya akan mengerti.

6. Belum terlalu banyak mahasiswa Indonesia yang studi di New Zealand

Mahasiswa Indonesia di New Zealand via http://dokumentasipribadi.com

Meskipun jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar di New Zealand semakin meningkat dari tahun ke tahun, jika dibandingkan dengan Inggris, Australia, atau Singapura, jumlahnya belum seberapa, namun justru di sinilah kesempatanmu untuk lebih dekat dengan sesama mahasiswa Indonesia terbuka lebar. Bahkan bisa saja kamu akan dikenali dengan mudah oleh pejabat konsulat atau kedubes karena cuma sedikit mahasiswa Indonesia di sana, apalagi jika kamu sering berkunjung ke konjen atau kedubes. Yang juga tidak kalah pentingnya, karena kamu sulit menjumpai sesama mahasiswa Indonesia, paling tidak kamu bertahan untuk lebih survive bagaimana hidup benar-benar jauh dari Indonesia serta menjadi jauh lebih mandiri dan menjaga diri. Selain itu, kamu akan lebih menyadari pentingnya kebersamaan di antara mahasiswa Indonesia yang mungkin hanya bisa kamu jumpai sebulan sekali atau bahkan jika hanya ada acara di konjen atau kedubes saja, hal inilah yang justru bisa mempererat persaudaraan di antara sesama mahasiswa Indonesia.