1. Mengurangi Kemacetan

macet di kota besar

macet di kota besar via http://www.google.com

Yup, saya sudah singgung hal ini di Paragraf Pembuka. Summber kemacetan diantaranya adalah bertambahnya volume kendaraan di jalanan tanpa adanya penambahan infrastruktur yang memadai, belum lagi ditambah dengan banyaknya pengguna jalanan yang tidak tertib.

Saat kita ke kantor, kampus atau keperluan lainnya, ketergantungan kita terhadap kendaraan pribadi sangatlah besar, bayangkan satu keluarga saja bisa menggunakan 3 sampai 4 kendaraan, yang dipengaruhi kemudahan kepemilikan kendaraan pribadi.

Tapi coba bayangkan jika setiap orang menggunakan kendaraan umum setiap hari, tentu volume kendaraan di jalanan akan semakin berkurang, atau minimal setiap orang di Kota Besar, Indonesia memiliki mindset seperti Gustavo Petro atau seperti masyarakat di Jepang, yang mengatakan bahwa Orang yang memiliki mobil adalah orang miskin/orang kampung (http://warungkopi.okezone.com/thread/513281/di-jepang-punya-mobil-adalah-ciri-khas-orang-kampung).

Maka tidak heran orang Jepang tidak pernah mengeluhkan kemacetan. Sementara mindset orang Indonesia pada umumnya memiliki kendaraan pribadi adalah orang hebat/kaya/ dan lain sebagainya, sehingga setiap orang berlomba-lomba untuk memiliki kendaraan pribadi.

Memang betul, kendaraan umum seringkali penyebab kemacetan juga, dikarenakan supirnya yang tidak tertib, nah sekarang bagaimana kalo kita rubah pola pikir kita menjadi mari perbaiki kualitas dari kendaraan umum yang lebih nyaman dan aman, kita ingatkan sama-sama supir kendaraan umum agar lebih tertib lagi.

 

2. Orang Ber-Ada

Orang Kaya

Orang Kaya via http://www.google.com

Nah, banyak orang tidak sadar kalau dengan menaiki kendaraan umum justru kamu menunjukan orang yang ber-ada alias orang kaya. Hehe...

Gimana tidak, kemana-mana kita harus bayar cash dan harus siap sedia dengan sejumlah uang di dalam saku atau dompet, dan kita tidak bisa ngutang alias harus bayar langsung kalo engga mau dapet cacian dari supirnya.

3. Berbagi Rezeki

Berbagi Rezeki

Berbagi Rezeki via http://www.google.com

Ga usah berteori atau bertanya-tanya bagaimana caranya berbagi kepada sesama, hal yang paling sederhana adalah berbagi tempat duduk atau kursi dan juga berbagi rezeki kepada supir kendaraan umum. Nah... hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan kendaraan umum.

Apasalahnya jika kita berbagi rezeki kita dengan membayar ongkos sesuai dengan tarif yang berlaku kepada supir kendaraan umum, mereka pun orang-orang yang berkarya untuk keluarganya, dengan cara yang halal. Jangan lupa ucapkan terima kasih ketika kita sudah tiba di tempat tujuan, karena uang kita tidak dapat melaju dengan sendirinya atau menghantarkankita ke tempat yang kita tuju.

So... tunggu apalagi, mari berbagi kasih kepada sesama dengan meng"hidupi" pekerja jalanan dengan kendaraan umumnya. Tanpa penumpang mereka pun tidak dapat menghidupi keluarganya.

4. Orang Tahan Banting a.k.a Kuat

Percaya Diri

Percaya Diri via http://www.google.com

Nah sadarkah kalian jika orang yang sering bepergian dengan kendaraan umum adalah ciri-ciri orang yang kuat dan tahan banting. Bayangkan saja mereka harus tahan dengan hujan, tahan dengan panas, karena tidak ada AC, harus kuat juga dengan desak-desakan, dan mereka harus tetap enjoy jika ingin tiba ditujuan dengan selamat.

Jadi jika ada yang memandang sebelah mata lagi dengan penumpang kendaraan umum? eitss coba renungkan hal tersebut. Panas, hujan, macet, dan kondisi lainnya, harus kuat mereka jalani. Kalo bukan orang yang tahan banting, mana kuat dengan kondisi tersebut???

5. Makhluk Sosial

Naek Angkot

Naek Angkot via http://www.google.com

Manusia tercipta adalah sebagai makhluk sosial. Manusia tidak bisa hidup seorang diri saja tanpa adanya sosialisasi dengan makhluk lainnya.

Pernahkah kita ditanya alamat atau hanya sekedar basa basi menanyakan tujuan pemberhentian kita terhadap orang yang sama-sama naek kendaraan umum dengan kita? Disela-sela perjalanan ke tujuan kita, banyak orang yang terdiam, tertidur, gadgetan, melamun, dan lain sebagainya, yang dapat kita jumpai di kendaraan umum, yesss... itulah keasyikan tersendiri dikala kita naek kendaraan umum, disitu pula kita akan dapat merasakan bahwa manusia itu adalah makhluk sosial, dan sadar bahwa kita itu tercipta sama, tanpa membeda-bedakan golongan.

Berinterkasi didalam kendaraan umum bisa jadi hal yang menyenangkan bagi anda yang suka mencari teman.

6. Sabar, Menghormati Orang Lain, dan Rendah Hati

Kamu orang yang tidak sabaran? dan ingin berubah? disinilah tempat kamu "uji nyali", disini menjadi tempat kesabaranmu diuji.

Sudah buru-buru, supirnya ngetem? ingin suasana santai? kendaraan penuh dengan penumpang, sehingga harus desek-desekan, inilah serunya naek kendaraan umum.

Kamu harus tetap sabar, rendah hati, dan menghargai orang. Disini juga kamu akan belajar, bagaimana menghormati orang lain. Jika ada yang lebih tua, ibu hamil, dan penyandang cacat, kamu harus berjiwa besar merelakan tempat dudukmu untuk mereka, so terciptalah kebaikan.

7. Pejuang dan Petualang

Petualang

Petualang via http://www.google.com

Kamu ingin diakui sebagai Pejuang dan Petualang? coba kejar kendaraan umum saat kamu sudah terlambat ke kantor/kampus, sementara kendaraan umum itu sudah melaju, atau kamu harus berdiri selama perjalanan karena kendaraan umum itu penuh sesak? Niscaya kegigihan mu teruji.

Menjadi orang hebat atau penakluk dunia, bukan saja menjadi seorang pendaki gunung, tapi juga pengguna kendaraan umum. Jadi jangan sepelekan orang-orang yang ke kantor atau ke kampus dengan kendaraan umum, mereka bukanlah orang-orang yang manja, cengeng, dan lemah...

8. Pecinta Alam

Ingin mendukung kampanye Go Green??? naeklah kendaraan umum. Niscaya kamu dapat mengurangi polusi yang ditimbulkan oleh kendaraan. Memang masih banyak juga kendaraan umum yang menyumbang polutan bagi alam ini, tapi ini merupakan salah satu PR kita juga untuk dapat memperbaiki kondisi kendaraan umum, tapi dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, ini sudah mengurangi pencemaran udara yang terjadi.

Satu pihak mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, pihak lain memperbaiki kualitas kendaraan umum, maka sinergitas akan terjadi dalam proses pengurangan pencemaran udara.

9. Olahraga

Jalan Kaki

Jalan Kaki via http://www.google.com

Dengan menggunakan kendaraan umum, kita juga bisa melakukan olah raga, khususnya olah raga lari dan jalan kaki. Khusus bagi rumah/kantor/kampus nya yang tidak dilewati kendaraan umum, kamu mau tidak mau akan "dipaksa" untuk berjalan kaki atau berlari jika sedang dalam keadaan mendesak.

Nah dengan demikian kamu akan terbiasa berjalan kaki, ini merupakan cara mudah untuk berolah raga, badanpun menjadi sehat.

10. Disiplin Waktu

"Waktu tidak dapat terulang", begitulah pepatah yang sering kita dengar, dan hal yang setara dengan itu adalah "Angkot tidak dapat menunggu".

Sudah kita tahu bahwa setiap kendaraan umum memiliki tempat pemberhentian khusus atau terminal, bersyukurlah jika rumah/kantor/kampus kita dekat dengan perberhentian tersebut. Tetapi jika tidak? kita harus mau berpacu dengan waktu jika kita tidak mau terlambat, lain hal nya jika menggunakan kendaraan pribadi, kita dapat menentukan arah sendiri, akan tetapi dengan kendaraan umum, kita tidak dapat seenaknya meminta supir untuk melalui jalanyang kita mau.

Disinilah pengaturan waktu kita diuji, kita belajar mengatur waktu dengan baik, kita harus tau kapan kendaraan umum tersebut lewat, rute yang ditempuh macet atau tidak, dan belum lagi berhenti di tempat-tempat tak terduga.

Nah menarik bukan? masih gengsi juga menggunakan kendaraan umum? Ternyata menggunakan kendaraan umum tidak dapat dianggap sebelah mata, karena menggunakan kendaraan umum, banyak hal menarik dan manfaat yang kita rasakan. Let's enjoy the ride.... hidup tidak selalu mudah, jangan cengeng, nikmati segala kondisi, niscaya kamu akan mudah bersyukur....

Salam,

Penikmati Kehidupan

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya