Di zaman yang serba canggih ini, siapa sih yang nggak bisa mengakses internet? Semua pasti bisa donk. Nah, karena udah banyak yang bisa mengakses internet, maka harus kita gunakan dengan bijak agar tidak mengikuti arus negatif. Kita dapat menggunakan internet untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif lho, salah satunya yaitu berbisnis online.

Belakangan ini, online shop mulai menjamur di Indonesia. Mulai dari menjual pernak pernik hingga ada yang menjual mobil. Omset penjualannya juga terbilang cukup menggiurkan. Berbisnis online juga sangat cocok untuk kerjaan sampingan. Selain itu, modal yang diperlukan tidak terlalu banyak. Kamu tidak perlu menyewa ruko atau membayar gaji karyawan. Kamu hanya perlu menyiapkan uang untuk kuota. Hal ini menjadi keperluan yang wajib disiapkan dan akan lebih baik lagi apabila kamu menggunakan Wi-Fi.

Terlepas dari omset yang menggiurkan, tidak semua orang bisa sukses berbisnis online. Dibutuhkan ketekunan, kesabaran, dan kejujuran dalam menjalankannya. Yuk, simak tips berikut agar bisnis online shopmu laku keras!

1. Mempunyai kartu rekening bank

Credit card

Credit card via https://goo.gl

Memiliki kartu rekening bank adalah langkah awal untuk memulai bisnis online. Dengan adanya kartu rekening, kamu bisa mentransfer uang atau mengecek uang yang masuk di ATM terdekat. Namun, akan sangat disarankan apabila kamu memiliki internet banking. Karena dengan internet banking, kamu tidak perlu repot-repot ke ATM lagi. Tetapi, salah satu kelemahan internet banking adalah terkadang suka eror.

Usahakan kartu rekening bank yang kamu miliki adalah bank yang sudah cukup terkenal dan tersebar luas. Ingat juga untuk selalu berhati-hati dalam melakukan transaksi online, karena masih banyak oknum-oknum yang tidak jujur.

2. Pilihlah produk yang trendy

Spicy noodle

Spicy noodle via https://goo.gl

Advertisement

Sebelum mencari supplier (pemasok), tentu kamu perlu menentukan produk apa yang ingin kamu jual. Pilihlah produk yang lagi booming atau nge-trend. Kemudian, kenalilah harga pasaran produk itu dan prediksikanlah kapan produk tersebut tidak nge-trend lagi. Contohnya fidget spinner, semakin hari trend fidget spinner sudah mulai memudar.

Apabila kamu belum mahir dalam memprediksi, penulis menyarankan kamu untuk menjual produk yang tidak akan pernah habis trend-nya. Contohnya seperti tumblr tee, tas, sepatu, ataupun lainnya.

Setelah itu, carilah supplier (pemasok) yang terpercaya, ramah dan komunikatif. Sebisa mungkin, coba tanyakan apakah supplier itu memberikan potongan harga atau tidak.

3. Tata olshopmu seunik mungkin

Contoh logo

Contoh logo via https://goo.gl

Advertisement

Tentukan media sosial mana kamu akan berjualan. Apabila kamu berjualan di BBM atau LINE, buatlah grup dan upload foto ke album grup. Pastikan foto kamu diupload dengan kualitas tinggi dan bagus. Ini agar lebih menarik perhatian pembeli. Jangan lupa untuk memberikan deskripsi mengenai produk, ready stock atau pre-order, dan lain-lain. Sosmed yang paling recommended untuk jualan online adalah Instagram.

Buatlah logo olshop yang unik dan anti mainstream. Kamu bisa membuatnya sendiri atau menggunakan jasa pembuatan logo.

4. Kuasai produk yang akan dijual

Product

Product via https://goo.gl

Calon pembeli terkadang sangat cerewet dan banyak pertanyaan. Untuk mengantisipasi itu, kamu perlu menguasai produk yang akan kamu jual. Misalnya, kamu menjual tumblr tee. Kamu harus tahu bahannya apa, sizenya berapa, ataupun bahannya tipis atau tidak. Usahakan jangan menjawab "tidak tahu" apabila ada yang bertanya.

Berikanlah diskon ataupun keuntungan lainnya apabila pembeli membeli barang dalam jumlah banyak. Jangan pelit untuk memberlakukan harga promo.

5. Tidak malas memposting produk

Rajin posting

Rajin posting via https://goo.gl

Jangan malas untuk memposting produk supaya pembeli tidak bosan mengecek olshopmu dan ketagihan untuk melihat barang-barangmu. Ingat juga untuk menambahkan hashtag apabila kamu berjualan di Instagram. Ini untuk memudahkan pencarian dan juga bisa membuat olshopmu dilirik konsumen luar kota loh! Gunakan hastag yang terkenal seperti #jualtas #jualsepatumurah #olshopbatam dan sebagainya.


Ingatlah bahwa sesuatu yang dikerjakan dengan tekun pasti akan membuahkan hasil yang baik. Awalnya olshop masih sepi pembeli, tapi lama kelamaan akan ramai sendiri.


6. Kontak-kontak yang bisa dihubungi

Sosmed

Sosmed via https://goo.gl

Berikan kontak-kontak yang jelas dan dapat dihubungi agar calon pembeli bisa chat dan bertanya-tanya denganmu lewat sosmed lainnya. Sosmed yang sangat disarankan adalah WhatsApp, LINE dan BBM. Selain itu, hal ini juga membuat olshopmu terlihat lebih trusted juga.

7. Memberikan pelayanan terbaik pada pembeli

Customer is king

Customer is king via https://goo.gl


"Pembeli adalah raja."


Sikap yang wajib kamu terapkan adalah ramah, rajin, sopan, dan jujur. Pembeli akan datang padamu meski harga barang olshopmu lebih mahal 5 ribu dari olshop sebelah yang pelayanannya kurang bagus. Jadikan pelayanan terbaik menjadi nilai plus bagimu. Walaupun terkadang calon pembeli ada yang bersikap kurang baik, tetap layani dengan sopan dan bicarakan baik-baik. Jika kamu terbawa emosi, itu hanya akan merusak reputasi tokomu.

8. Promosikan ke media sosial lainnya

Promosi

Promosi via https://goo.gl

Kegiatan promosi ini adalah tahap yang paling penting bagi kamu yang baru membuka olshop. Kamu bisa promosikan ke grup LINE, BBM, Facebook, dan sebagainya. Tawarkanlah produk-produkmu ke orang terdekat. Kalau bisa, mintalah mereka untuk bantu mempromosikannya juga. Jangan lupa untuk bergabung dengan grup jual-beli di kotamu. Kamu juga bisa menggunakan jasa endorse (iklan).

9. Memposting testimonial

Testi

Testi via https://goo.gl

Untuk kamu yang masih pemula, kamu bisa meminta orang terdekat yang membeli produkmu untuk memberikan testimonial. Akan lebih baik apabila testimonialnya berupa foto saat menggunakan produkmu sehingga tidak terlihat fake. Testimonial juga meningkatkan kepercayaan calon pembeli terhadap olshopmu. Jangan pernah memaksa pembeli untuk memberikan testi. Karena itu adalah hak mereka apakah ingin meberikannya atau tidak.

10. Rajin beribadah dan bersyukur

Today I am thankful

Today I am thankful via https://goo.gl


"Learn to pray not because you need something, but because you thank God for everything."


Perbanyaklah bersyukur dan tidak lupa menyumbangkan sebagian rezeki pada yang lebih membutuhkan. Bekerjalah dengan tekun dan rajinlah berdoa agar rezeki selalu dilancarkan. Apabila ada niat dan tindakan, tidak akan pernah ada yang mustahil.

Ternyata bisnis online shop gampang ya guys. Asalkan kita tekun menjalaninya, semua pasti lancar-lancar aja. Yuk, mulai berbisnis!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya