Keterikatan antara wanita dengan kecantikan sudah bukan rahasia umum lagi. Banyak wanita ingin berlomba-lomba tampil cantik dengan melakukan berbagai macam cara. Mulai dari mengonsumsi suplemen, operasi ringan, hingga melakukan pembedahan tubuh yang tak jarang menimbulkan efek samping atau resiko yang serius.

Nampaknya, definisi cantik untuk bahagia seakan bergeser makna menjadi cantik itu luka. Tujuh hal ini yang acap kali tanpa disadari masih menghantui perasaan para wanita akan fisiknya. Padahal, ketujuh hal ini tidak selalu menjadi tolok ukur yang baku untuk menilai kadar kecantikan wanita.

1. Rambut Ikal, Keriting, atau Kribo? Asalkan Terawat dan Isi Kepalanya Smart, So What?

Isi Kepalanya Smart

Isi Kepalanya Smart via https://www.pexels.com

Kayaknya udah bukan zamannya lagi menggalau risau hanya karena masalah rambut nggak lurus. Ketombean, lepek, kering, kusut, rontok dan mudah patah itu baru namanya masalah rambut. Banyak kok tokoh dunia yang punya rambut nggak lurus tapi kiprah mereka berhasil melekat di hati banyak orang. Sebut saja Diana Ross dan Whitney Houston. Hal yang paling utama adalah cara wanita merawat rambutnya.

Pilihlah sampo yang sesuai dengan kebutuhan rambutmu. Biasanya sebuah produk sampo memproduksi beberapa macam sampo yang bertujuan untuk mengatasi masalah pada rambut sesuai dengan jenis masalahnya. Misalnya, sampo yang mengandung lemon biasanya digunakan untuk mengatasi ketobe, sampo yang mengandung gingseng biasanya digunakan untuk mengatasi rambut rontok dan mudah patah karena bersifat menguatkan rambut, sampo yang mengandung lidah buaya biasanya digunakan untuk melebatkan rambut, dan lain-lain.

Advertisement

Bila perlu pakailah conditioner dan hair tonic untuk membantu menutrisi rambutmu agar lebih sehat. Isi kepala juga nggak kalah pentingnya. Bukan berarti tentang kepintaran saja tapi juga punya wawasan yang luas. Kepintaran itu relatif, semua orang bisa pintar asal mau rajin belajar. Tapi kalau wawasan luas atau pengalaman yang banyak, nampaknya masih jarang orang yang mau mencoba untuk menemukannya.

Orang yang wawasannya luas biasanya asik diajak ngobrol karena cenderung nyambung buat bahas topik apapun. Tapi bukan berarti semua hal harus kamu cari tahu semua lho, misalnya mencari tahu tentang jumlah butiran pasir di Pantai Sanur.

2. Bukanlah Masalah Kalau Kulitmu Sawo Matang Bahkan Hitam Manis. Yang Penting Bersih dan Wangi

Sawo Matang

Sawo Matang via https://www.pexels.com

Guys, Indonesia ini adalah negara tropis. Dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau-pulau eh wanita-wanita cantik dengan kekhasan warna kulitnya masing-masing. Misalnya, wanita minangkabau, manado, dan sunda dikenal dengan warna kulitnya yang cenderung terang kuning langsat bahkan ada juga yang cerah cenderung putih bak wanita Tionghoa.

Advertisement

Wanita jawa dikenal dengan warna kulitnya yang sawo matang. Hingga wanita maluku dan asmat yang dikenal dengan hitam manisnya yang eksotis. Itu adalah salah satu sisi dari masyarakat kita yang heterogen dan unity in divesity.

Berbicara tentang cantik, pernah dengar nyinyiran ini?

“Cantik cantik tapi kok jorok, ya?”

“Cantik cantik tapi kok bb, ya?” (bb = bau badan)

“Cantik sih, tapi kayaknya dia nggak nyadar kalau dia cantik. Buktinya dia nggak sayang sama kulitnya. Cuek bebek aja gitu sama tubuhnya.”

Kamu pikir Anggun C. Sasmi punya kulit putih bak orang Jepang? Buktinya bisa go international, kan? Dan berhasil menorehkan segudang prestasi.

So, apapun warna kulitnya yang terpenting adalah bagaimana cara wanita mau telaten merawat kulit tubuhnya, terutama menjaga kebersihannya. Memiliki kulit seputih apapun kalau tidak mempedulikan kebersihannya maka kesan kusam dan bau tidak sedap tidak dapat disebunyikan. Mulai dari memilih sabun mandi (soap) hingga body lotion, sebaiknya disesuaikan dengan jenis kulit dan aktivitas sehari-hari.

Misalnya, jika kulitmu cenderung kering ditambah lagi dengan kegiatanmu yang banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan ber-AC (bersuhu rendah) maka gunakanlah sabun dan body lotion yang kegunaannya untuk menjaga kelembaban kulit. Jika kamu sering melakukan outdoor activity di mana kamu sering bertemu dengan sinar matahari, debu dan polusi, ada baiknya kamu memilih sabun yang mengandung scrub untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan menjaga kulitmu tetap terawat serta bebas kusam tanpa harus ribet-ribet luluran.

Disarankan juga memakai body lotion yang berfungsi untuk memproteksi kulit dari paparan sinar matahari. Namun juga tidak ada salahnya apabila meluangkan waktumu seminggu sekali untuk memanjakan kulitmu dengan lulur. Jangan lupa memakai deodoran dan parfum untuk menghindari bau tidak sedap akibat keringat yang dibiarkan melekat pada tubuh yang sedang lembab.

Tidak perlu membeli parfum mewah atau yang harumnya terlalu menyengat. Banyak pilihan parfum di minimarket dengan harga yang terjangkau nan bersahabat dengan kantong. Wangi segar seperti wangi floral cukup melindungimu dari bau badan tanpa menimbulkan penolakan dari indra penciuman.

3. Merasa Tubuhmu Terlalu Kurus atau Gemuk sebelum Mengecek Berat Badan secara Cermat dan Melakukan Pola Hidup Sehat

Kurus atau Gemuk

Kurus atau Gemuk via https://www.pexels.com

Terkadang sebagian orang mengukur kategori kurus atau gemuknya tubuh berdasarkan standar kriterianya masing-masing sehingga cenderung subjektif. Ada yang mengukur dari kesan pipi yang semakin chubby, ada pula yang mengukur dari kesan semakin besar atau kecilnya betis, bokong, lingkar pinggang, lengan, maupun lingkar dada.

Padahal, ada acuan baku yang dapat dijadikan pedoman untuk menghitung berat ideal, yaitu dengan kalkulator BMI (Body Mass Index). BMI adalah perhitungan kalkulasi yang mendasarkan pada tinggi dan berat badan. Selanjutnya, hasilnya digunakan untuk mendeteksi apakah berat badan kita tergolong kurus, ideal, gemuk, ataupun obesitas.

Pola hidup merupakan hal yang mempengaruhi kesehatan tubuh. Dari segi pola makan, jika selama ini kita berpedoman pada empat sehat lima sempurna maka beralihlah pada tumpeng gizi seimbang. Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman aau variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan, dan berat badan ideal. Tidak lupa untuk berolah raga secara rutin (minimal seminggu sekali) serta tidur yang cukup (sekitar 6-8 jam per hari).

Jadi, jika setelah dihitung berat badanmu masih dalam kategori ideal maka tidak perlu cemas yang berlebihan karena takut kekurusan atau kegemukan. Selama masih dalam kategori ideal maka semakin bersahabatlah dengan pola hidup sehat.

4. Dianggap Bertubuh Mungil Bukanlah Hal Besar yang Harus Diratapi selama Berat Badan Masih Tergolong Ideal dan Tubuh pun Sehat

Bertubuh Mungil

Bertubuh Mungil via https://www.pexels.com

Memiliki tubuh yang mungil bukanlah alasan untuk menjadikan kita rendah diri. Banyak bintang-bintang besar bisa sukses meskipun tubuhnya mungil. Sebutlah Ariana Grande yang memiliki tinggi badan 153 cm, Kristen Bell dan Kourtney Kardashian dengan tinggi badan sekitar 155 cm. Meskipun mereka bule, faktanya tidak semua yang kita anggap bule memiliki postur yang tinggi semampai.

Namun, mereka kerap kali tampil memukau, bukan? Selain didukung dengan talenta dan kecantikan, berat badan ideal adalah penunjang penampilannya. So, selama berat badanmu ideal alias sesuai dengan tinggi badanmu, bukanlah masalah. Lagi pula juga percuma saja apabila bertubuh tinggi namun berat badan tergolong gemuk sehingga beresiko mengidap diabetes. Dan, yang terpenting adalah tubuh sehat. Pepatah lama mengatakan, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.

5. Dijuluki The Pole alias Si Tiang karena Dianggap Terlalu Tinggi untuk Ukuran Wanita, Justru dapat Memberimu Kesempatan untuk Memiliki Pengalaman Bahkan Profesi Luar Biasa

Terlalu Tinggi

Terlalu Tinggi via https://www.pexels.com

Terkadang wanita yang memiliki tubuh dengan tinggi di atas rata-rata dianggap sedikit aneh. Padahal dengan tubuh yang tinggi tersebut dapat mengantarkan pada kesempatan-kesempatan yang tak biasa. Misalnya, menjajalkan diri pada dunia olahraga dengan menjadi atlet basket atau voli, menjadi pramugari yang bisa terbang setiap hari hingga ke luar negeri, model bahkan kontestan ratu kecantikan hingga ke ajang internasional, atau mengikuti seleksi penerimaan taruna Akpol atau Akmil.

Banyak orang yang ingin memiliki kesempatan untuk bisa terjun pada bidang-bidang tersebut, namun tak jarang yang gagal pada tahap tes fisik, yaitu tinggi badan yang belum memenuhi persyaratan.

6. Nggak Semodis ala Fashion Vlogger yang Penting Bersih, Rapih, dan Pandai Membaca Suasana dengan Baik

Sebelum kamu mengenakan busana, pastikan busana yang akan kamu kenakan bersih dan rapih. Kebayang dong kalau baju yang akan kita pakai masih kotor dan lecek? Pastinya kurang mengenakan untuk dipandang. So, sangat dianjurkan untuk memilih detergent, pewangi, dan pelembut pakaian yang aman untuk semua jenis bahan sehingga tidak merusak serat pakaian. Selain itu, pandai membaca suasana adalah yang penting sebelum menentukan busana apa yang akan kita pakai.

Misalnya, saat akan pergi ke acara pernikahan teman di sebuah gedung sehingga menimbulkan kesan semiformal maka busana yang disarankan untuk wanita agar menghindari kesan salah kostum yaitu dapat mengenakan dress, setelan blouse dan rok, atau kebaya modern. Alas kaki yang bisa dikenakan bisa berupa high heels ataupun wedges.

Padu padan aksesoris seperti kalung sangat dianjurkan terutama bila busana atau atasan busana yang kamu kenakan polos atau tak bermotif. Hal ini untuk menciptakan kesan yang lebih elegant but simply. Sebisa mungkin hindari jenis t-shirt dan sneakers yang cenderung casual dan lebih cocok dipakai ketika hang out bersama teman-teman. Alih-alih ingin tampil modis namun menjadi terkesan salah kostum, so pandai dalam membaca suasana acara adalah kunci utama dalam berbusana, mulai dari acara nonformal, semiformal, hingga formal.

7. Nggak Jago Touch Up Se-capable Beauty Vlogger yang Penting Sehat, Terawat, dan Tidak Berlebihan

Sehat, Terawat,

Sehat, Terawat, via https://www.pexels.com

Cewek zaman now rasanya nggak afdol kalau belum punya kiblat andalan ber-touch up ria. Banyak beauty vlogger yang sekarang sering seliweran di Youtube sambil unboxing produk kecantikan yang baru dibeli sambil me-review-nya. Nggak jarang juga mereka di-endorse produk tertentu untuk mendukung konten yang ingin mereka unggah. Sepaket skincare maupun beauty product dengan lihai dioleskannya pada wajahnya dan nggak lupa juga biasanya mereka menampilkan efek perbandingan before-after.

Nggak ada salahnya jika kamu meniru mereka, terutama menjadikan konten yang mereka unggah sebagai referensi kamu sebelum memutuskan membeli suatu produk. Tapi, apakah kamu harus memiliki segudang skincare, kosmetik, dan alat-alat kecantikan tersebut? Nggak segitunya juga. Karena biasanya sindrom the power of khilaf wanita mengalahkan segalanya, meski budget lagi minim juga diusahain ada buat beli sesuatu yang bisa menunjang kecantikannya.

Wanita mana sih guys yang nggak mau tampil cantik? Tapi, selama bisa meminimalisir pengeluaran, so why not, guys? Misalnya, selusin lipstick yang sudah kamu punya bisa juga dijadikan pengganti perona pipi selain sebagai perona bibir dengan menentukan warna yang sesuai warna kulitmu. Jadi kamu nggak perlu mengeluarkan biaya lagi untuk membeli blush on. Kamu juga nggak harus melakukan perawatan yang biayanya bisa menguras isi dompet jika tidak ada masalah serius pada wajahmu.

Merawat wajah memang penting tapi bukan berarti sampai membuat kantongmu jebol, hehehe.. Paling tidak yang cukup penting dibeli adalah cleanser, facial foam, dan skincare. Cleanser untuk menghapus sisa make up dan kotoran yang menempel pada wajah setelah beraktivitas seharian. Facial foam untuk mengangkat sebum dan kotoran yang menyumbat pori-pori secara optimal.

Skincare untuk membantu kebutuhan nutrisi kulit sesuai kebutuhan, misalnya skincare untuk kulit kering dan kusam atau berminyak dan berjerawat, dan lain-lain. Fungsi utama make up sebenarnya adalah untuk mengutupi kekurangan pada wajah. Agar wajah tidak terkesan terlalu kusam maka gunakanlah bedak. Agar bibir tidak terkesan pucat maka gunakanlah lipstick. Agar sorot mata terkesan lebih hidup maka gunakanlah eyeliner, eyeshadow, hingga bulu mata sambungan extansion.

Agar alis terkesan lebat maka gunakanlah pensil alis. Agar pipi terkesan memiliki efek tirus maka gunakanlah kekuatan sapuan blush on,begitu pula untuk memberika kesan hidung mancung dengan mengandalkan kekuatan teknik shading and highlight. Namun yang alami jauh lebih penting tanpa harus ribet menggunakan banyak make up. menjaga kesehatan kulit wajah dengan merawatnya secara konsisten, rasa percaya diri akan muncul meski tak banyak menggunakan make up.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya