Kamu si anak rantau berbanggalah dengan peranmu saat ini. Walau susah payah mengais rejeki di negeri orang hingga tak kenal lelah, panas dan terik, namun di sisi lain ada perasaan bahagia yang belum tentu semua orang bisa merasakannya. Seperti 5 hal menarik di bawah ini, yuk dibaca dulu.

1. Serunya Mudik.

momen mudik yang selalu berbeda tiap tahun via http://cousbravo.blogspot.co.id

Pernah dengar kata-kata ini “kerjanya setahun, habisin duitnya sehari”. Yap, kamu si perantau pada umumnya pernah merasakan hal ini. Cape-cape kerja setahun sisihin uang gaji, tahan-tahan ganti sepatu dan tas, dihabisinnya cuma sehari saat pulang lebaran. Ya tau sendirilah harga tiket mudik itu melonjak drastis dari biasanya saat libur Lebaran, bahkan hingga 3 kali lipat. Tapi namanya pulang lebaran udah nggak bisa ditawar lagi ya, sudah seperti keharusan buat si perantau.

2. Saat Ibumu Berkata “Rindu”, Hari Itu Juga Kamu Pulang.

suara ibumu meruntuhkan celenganmu.. via http://www.bintang.com

Kalau Ibumu sudah bilang “rindu”, langit tiba-tiba gelap dan hujan ( maksudnya tuh, kamu nangis ). Siapa sih yang tahan dengar suara seorang ibu yang menangis terisak-isak saat rindu anaknya yang sedang di seberang pulau? Dan siapa sih yang tega membiarkan seorang ibu menangis sendirian di dalam kamar meratapi foto anaknya?

Advertisement

Yap, saat ibumu menelpon dan berkata rindu, saat itu juga uang di tabunganmu habis. Tapi semua itu nggak ada apa-apanya ya sama senyuman dan pelukan yang ibumu berikan. Benar-benar nggak ada yang bisa ngalahin kalau itu. Cuma dialami sama kamu si anak rantau.

3. Dikangenin Keluarga Sekampung.

yang paling berharga yaa “Keluarga”. via http://www.nyunyu.com

Kalau udah mau dekat-dekat lebaran, banyak banget yang tanya, yang telpon, dan yang sms, cuma buat bilang “pulang nggak?mak uwo kangen!” atau gini “pulang nggak?keponakan kamu udah lahir nih!” dan yang lebih parah “pulang nggak?ada yang mau ngelamar nih!” eh..

Lagi-lagi momen lebaran tiada duanya, nggak ada gantinya dibandingkan hari lainnya. Yap.. berbahagialah kamu si perantau bisa di kangenin sama orang-orang sekampung.

4. Riwehnya Memikirkan Oleh-oleh.

ingat.. menyenangkan hati orang lain itu pahala. via http://exploringnation.com

Advertisement

Derita anak rantau saat pulang mudik, udah beli tiket mahal, oleh-oleh juga nggak bisa di-enggak-in. Apalagi keponakan udah nambah 4 orang. Baru ditinggalin setahun aja udah lahir 4. hehe..

Nikmatin aja ya. Mungkin oleh-olehnya nggak seberapa mahal, tapi saat kamu berikan kepada keponakanmu dan ia langsung makan/pakai pemberianmu, itu bahagianya luar biasa lho. Apalagi sampai jadi favorit buat mereka. Ingat pahala deh, menyenangkan hati orang.

5. Nggak Perlu Takut Dikepoin Orang Tua.

..tapi tetap jaga kepercayaan via http://ismarmiaty.blogspot.co.id

Selain 4 hal diatas yang membahas soal pulang kampung, ada satu hal menarik lainnya tentang menjadi anak rantau yang berbahagia. Kamu nggak perlu takut lagi di kepoin orang tua soal harus kemana dan dengan siapa saat malam minggu ataupun hari-hari lainnya. Walau agak bebas dari pertanyaan-pertanyaan orang tua, tapi kamu harus tetap jaga diri ya, jaga kepercayaan, dan jangan sampai salah gaul bin salah cari teman.

Selamat menikmati menjadi anak rantau. Berbanggalah hey kamu yang sedang membaca. Semua ini adalah proses pendewasaan yang berbeda kamu rasakan dengan anak lainnya yang masih tinggal dirumah orang tuanya. Kamu lebih terlatih mandiri dan menentukan pilihan sendiri, tanpa dikit-dikit orang tua.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya