Terlansir dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan mengenai Pemantauan Status Gizi (PSG), diantara 33 Provinsi di Indonesia, DKI Jakarta telah menduduki peringkat no.1 yang memiliki tingkat obesitas terbanyak, dengan 37,1%.

Masyarakat kota Jakarta atau lebih akrab disebut Metropolitan pada umumnya pasti identik sekali dengan kata “sibuk”. “Sibuk” bisa masuk dalam konteks apapun, misal sibuk bekerja,maupun sibuk dengan hal lainnya. Bagi orang yang mau menjalani diet namun selalu merasa dirinya sibuk, akhirnya pun merasa kewalahan dalam membagi waktu untuk bersiap-siap bekerja dan menyiapkan bekal sehat yang dapat membantunya untuk menjalani diet.

Akhirnya, sibuk itu pun membuahkan hasil yang terkadang dapat membuat kita kecewa, seperti salah satunya terkena penyakit obesitas. Penyakit itu dapat muncul karena sangat sibuknya kita, membuat kita tidak memikirkan makanan apa saja yang kita konsumsi bahkan tidak terhitung sudah berapa kali-kah kita mengonsumsi makanan setiap harinya?

Sampai pada akhirnya karena telah frustasi dengan angka pada timbangan tersebut, munculah ide-ide, seperti ingin diet dengan cara yang sangat praktis sampai rela mengorbankan dirinya, misal, diet hanya dengan minum air putih setiap harinya.

Tak heran jika Indonesia termasuk Negara dengan jumlah penduduk obesitas terbanyak di dunia yang menduduki urutan ke-10, selain Amerika Serikat dan Cina yang menduduki urutan pertama dan kedua berdasarkan penelitian oleh The Lancet yang melibatkan 188 negara lainnya. Rupanya sekitar 25,8 persen penduduk dewasa lah yang tergolong obesitas pada tahun 2017 lalu dan melonjak dua kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya 10,6 persen.

Satu tahun terakhir mulai berdiri usaha-usaha yang berhubungan dengan makanan yakni catering, dimana mereka menawarkan berbagai menu makanan sehat, tergantung dari tipe diet yang dilakukan, misal catering diet keto, mayo, dan healthy. Tujuan utama dari semua catering sehat tersebut hanya satu yakni, ingin membantu para masyarakat yang ingin memulai hidup sehat atau diet menjadi mudah dan praktis hanya tinggal duduk manis dan menunggu makanan datang.

1. Apa Sih Perbedaan yang Dimiliki Tiap Catering Diet?

Ketogenic Word Cloud

Ketogenic Word Cloud via https://google.com

Eits, jangan pernah berpikir kalau setiap catering diet itu sama fungsi dan nutrisi yang diberikannya. Kenapa? Karena, masing-masing catering diet memiliki kriteria khusus yang harus dipenuhi sesuai dengan tipe diet yang dijalankannya, seperti:

Advertisement
  1. Catering Diet Mayo

Diet mayo adalah salah satu jenis diet yang membatasi konsumsi karbohidrat dan garam, dimana harus mematuhi aturan dan larangan yang ada selama 13 hari. Para jasa catering pun tentunya berusaha keras menyajikan makanan sesuai dengan kriteria dan aturan yang ada, seperti menyajikan menu yang diolah dengan cara dikukus atau dipanggang serta tidak menyediakan nasi, menu hanya didominasi oleh sayur dan sumper protein yang diolah tanpa garam.

  1. Catering Diet Keto
Advertisement

Pola makan yang harus diterapkan dalam diet keto justru berbeda lagi dengan diet mayo, yaitu harus mengonsumsi rendah karbohidrat dan tinggi lemak, seperti daging, ikan berlemak, telur, mentega, buah alpukat, dan lainnya. Mengapa harus rendah karbohidrat? Karena minimnya asupan karbohidrat membuat tubuh tidak memproduksi gula darah dalam jumlah cukup untuk dibakar sebagai energi dan mulai memecah tumpukan lemak sebagai sumber energi cadangan.

Tentunya, tak hanya harus rendah karbohidrat dan tinggi lemak, para penyedia catering harus memperhatikan makanan yang dihindari dalam diet keto seperti, makanan manis, biji-bijian, buah, kacang, sayuran, alkohol, dan lainnya.

  1. Catering Diet Sehat/ Healthy

Nah, kalau tipe diet yang satu ini sangat berbeda loh dengan kedua tipe diet diatas. Kenapa ya? Karena, diet sehat ini bukan hanya membantu kita dalam menurunkan berat badan saja, melainkan juga mengajak kita untuk menjadikan hidup sehat sebagai gaya hidup yang akhirnya akan menjadi kebiasaan dalam diri kita, seperti membantu mengurangi porsi makan dari biasanya.

Contoh menu yang disajikan oleh para penjual jasa catering diet sehat tentunya lebih enak dibanding tipe diet sebelumnya, seperti pasta, fish n chips dan lainnya. Eits, tapi tenang aja para penjual juga tetap memperhatikan dalam bahan-bahan yang digunakan serta cara pengolahannya.

2. Harga Dari Catering Diet yang Terjangkau

ikon rupiah

ikon rupiah via http://www.google.com

Berdasarkan informasi yang penulis dapatkan rupanya harga dari catering diet sehat yang ditawarkan juga sangat terjangkau dan cocok dengan kantong para karyawan, ibu rumah tangga, bahkan pelajar, lho. Penasaran kan, pasti? Harganya ini berada disekitar 35rb-60rb/menu. Kalau dipikir-pikir kocek yang dikeluarkan tiap harinya untuk membeli junk food juga sekitar segitu, kan?

Tentunya, para penjual juga menawarkan berbagai paket hemat yang dapat membuat harga lebih murah dan hemat untuk kantong kita, seperti paket catering diet untuk 1 (satu) atau 2 (dua) minggu sekaligus bahkan ada juga yang menawarkan langsung 1 bulan sekaligus.

Selain informasi harga yang diperoleh penulis, tentunya ada lagi catering diet lainnya yang menawarkan harga lebih murah dari perkiraan harga di atas kok.

3. Bumbu yang Digunakan dalam Catering Diet

Ssst…! Ini Dia 35 Bumbu Dapur Masakan Indonesia, Incaran Dunia..

Ssst…! Ini Dia 35 Bumbu Dapur Masakan Indonesia, Incaran Dunia.. via https://www.google.com

Nyatanya, tak selalu mengenai tentang menu maupun harga yang ditanyakan oleh calon customer melainkan satu hal penting yang tidak boleh terlewat yaitu, bumbu masakan yang digunakan dalam pembuatan catering tersebut.

Apakah layak konsumsi dan lolos uji coba BPOM? atau hanya sekedar pakai saja? Pastinya, penulis telah melakukan beberapa penelitian terhadap bumbu yang digunakan oleh para penjual catering diet.

Bumbu utama yang wajib dihindari dalam menu catering diet yaitu GARAM, mengapa? Karena garam dalam mengikat air mineral yang ada di dalam tubuh sehingga dapat meningkatkan berat badan Anda. Selain garam, para jasa catering juga tidak menggunakan bahan yang mengandung MSG, jadi sangat aman untuk dikonsumsi.

Bumbu masakan yang sering digunakan, umumnya pasti yang mendukung program diet seperti, mentega tawar, minyak olive oil, lada (penyedap rasa pengganti garam), minyak zaitun, bawang putih, buah lemon, susu vegetarian, dan bahan lainnya yang tentunya sangat dikhususkan untuk program diet.

4. Menu yang Disajikan oleh Para Jasa Catering

diet sehat catering yogya

diet sehat catering yogya via https://www.google.com

Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan dengan mencoba memesan salah satu catering diet tersebut, bahan-bahan utama tentunya karbohidrat pengganti nasi putih, seperti kentang, nasi merah, nasi hitam, maupun pasta. Mengapa nasi putih sangat wajib untuk dihindarkan? Dilansir dari NDTV, nasi putih sudah kehilangan banyak vitaminnya. 

“Jika beras putih ini mengalami proses lebih lanjut, misalnya polishing (pemutihan) maka lapisan aleuron yang hilang akan membuat nutrisi juga hilang. Lapisan ini kaya akan vitamin B, nutrisi lain, tiamin, dan lemak esensial,” kata Gargi Sharma, Ahli Manajemen Berat Badan. Sebagai alternatif sehatnya, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi beras merah, hitam dan cokelat karena diklaim masih memiliki berbagai serat dan vitamin yang bermanfaat untuk kesehatan.

Selain makanan pokok yang disajikan dalam catering tersebut, lauk pauk hewani yang disiapkan tentunya sangat banyak syaratnya, misal tidak boleh menyajikan daging yang memiliki lemak, seperti daging ayam paha ataupun daging sapi bagian tertentu. Seringkali, untuk memudahkan para jasa catering hanya menyajikan daging ikan rebus, panggang maupun di-tim dalam proses memasaknya.

Mengapa harus daging ikan? Dilansir dari hellosehat.com, selain mengandung protein yang tinggi, ikan juga mengandung asam lemak omega 3, serta kalsium, vitamin D, dan fosfor serta kaya akan vitamin dan mineral lainnya yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita.

Para jasa catering juga menyajikan adanya lauk pauk nabati berupa tahu dan tempe, misal tempe bacem sebagai makanan pelengkap, tak lupa juga untuk menyiapkan sayur mayur yang sangat dibutuhkan untuk memenuhi kalsium, folat, dan vitamin C yang ada di dalam tubuh kita.

5. Rasa yang Disajikan

Musik Bisa Pengaruhi Rasa Makanan

Musik Bisa Pengaruhi Rasa Makanan via http://www.google.com

Dalam segi rasa, tenang saja menurut penulis rasanya seperti makanan pada umumnya karena penjual juga tetap menggunakan penyedap rasa tanpa MSG sebagai bumbu utama sehingga rasa yang disajikan tidak menyiksa para dieters dalam mengonsumsi makanan sehat tersebut.

Berdasarkan dari pengalaman penulis yang telah mengonsumsi menu catering diet, rasanya terasa sedang makan di restoran mewah, apalagi kalau menu yang disajikan seperti pasta. Jadi, tak harus diragukan lagi ya, kawan! Karena, para jasa catering sangat ahli dalam mengkombinasi bumbu-bumbu yang tadinya tidak sedap menjadi terasa sedap dan menggugah selera.

Nah, sekarang sudah tidak ada yang namanya kewalahan dalam menyiapkan makanan sehat dalam menjalani diet karena semuanya telah hadir dengan praktis dan sangat membantu Anda yang baru ingin memulai hidup sehat dan dapat menerapkan hidup sehat menjadi gaya hidup kesehariannya sekaligus juga menjalani diet yang tak kunjung dapat dilakukan sebelumnya tapi jangan lupa juga ya untuk selalu mencoba diseimbangi dengan olahraga, karena pasti membuahkan hasil yang lebih maksimal dan memuaskan.

“Jangan menjadikan turun BB sebagai tujuan utama mu dalam menjalani hidup sehat, melainkan jadikanlah gaya hidup keseharianmu!”- 

VIRA, MAHASISWI STIKOM LSPR JAKARTA

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya