Menjalani perilaku hidup sehat dengan cara mengonsumsi makanan yang rendah lemak dan karbohidratkian diminati oleh pecinta gaya hidup sehat. Beberapa di antaranya ada yang memilih menjalani diet vegan, paleo, atau mediterania yang hanya mengonsumsi bahan makanan alami dan menghindari semua nutrisi buatan.

Namun menurut pakar gizi Keri Glassman, ada satu pola makan sehat yang diprediksi akan menjadi trend di tahun ini. Menariknya, diet ini bertujuan untuk menjaga kesehatan usus. Penulis buku tentang gizi ini menuturkan bahwa sudah banyak penelitian mengenai diet ini. Penelitian tersebut mempelajari keterkaitan usus dengan otak serta hubungan kesehatan usus dengan berat badan. Penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan bakteri sehat di dalam tubuh dapat membantu mengatur penurunan berat badan dan menangkal berbagai masalah kesehatan. Lantas makanan apa saja yang bisa disebut sebagai makanan probiotik?

1. Yoghurt

Pertama, Yogurt adalah salah satu dari sumber probiotik yang paling banyak dikonsumsi. Bakteri baik di dalamnya menjaga keseimbangan tubuh dan menyehatkan usus selain membantu mengatasi diare dan masalah pencernaan lainnya. Dikutip dari Web MD, sebuah penelitian menunjukkan bahwa probiotik dapat membantu mengurangi intoleransi laktosa (tidak memiliki enzim untuk mencerna gula susu – laktosa).

2. Sauerkraut

Kedua, Sauerkraut, makanan dari Jerman ini merupakan kol yang dipotong-potong halus dan telah difermentasikan dengan berbagai bakteri asam laktat. Perpaduan antara rasa asam dan asin pada sauerkraut ini disebut mirip dengan rasa kimchi yang tidak pedas. Sauerkraut sarat dengan vitamin yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan membantu menangkal timbulnya infeksi.

3. Sup Miso

Advertisement

Ketiga, Sup Miso, makanan yang biasanya disantap untuk sarapan di Jepang ini terbuat dari pasta kedelai yang difermentasikan dan mampu membuat saluran pencernaan lebih sehat. Miso yang dipenuhi kandungan probiotik ini biasanya digunakan unuk membuat sup asn yang rendah kalori dan tinggi vitamin B serta antioksidan yang melindungi tubuh.

4. Kefir

Keempat, Kefir, yaitu minuman yang dipercaya berasal dari pegunungan Kaukasus di Eurasia ini memiliki tekstur yang kental, bergelembung, creamy, dan rasanya mirip seperti yogurt. Kefir memiliki banyak bakteri probiotik dan berbagai jenis ragi yang bermanfaat untuk kesehatan.

5. Susu Probiotik

Susu Probiotik

Susu Probiotik via https://www.republika.co.id

Kelima, mengonsumsi susu probiotik yang ditambahkan dengan bakteri baik bernama acidophilus. Selain itu, buttermilk atau susu yang dicampurkan dengan bakteri asam laktat juga kaya akan probiotik. Terakhir, tempe, makanan asli Indonesia yang terbuat dari kacang kedelai yang difermentasi ini mengandung antibiotik alami yang mampu membasmi bakteri tertentu pada tubuh. Tempe juga kaya akan protein sehingga asupan nutrisi juga bisa terpenuhi. Diet probiotik ini memang dinilai sangat penting mengingat maraknya budaya makan fastfood yang mengandung lemak jenuh. Lalu akankah Anda beranjak menuju pola diet probiotik?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya