Fakta yang Jarang Diketahui Orang Tentang Kolak, Menu Buka Puasa Favorit Keluarga Indonesia

5 Fakta yang jarang diketahui orang tentang kolak.

Setiap bulan Ramadhan kolak menjadi menu favorit berbuka puasa, hingga saat ini kolak masih tak pernah tergantikan oleh takjil lain. Kolak mempunyai Cita rasa yang khas dan manis serta sangat menyegarkan. banyak sekali orang yang menyukai kolak, entah itu saat masih panas ataupun saat ditambah es batu. Buka puasa tanpa kolak akan terasa beda, makannya kolak menu wajib buka puasa!

Setelah Puasa lebih dari 13 jam penting banget buat memilih makanan yang bisa membuat energi penuh lagi. Biasanya menu buka puasa punya rasa manis karena bisa dengan cepat menghilangkan rasa lemas. Kolak jadi menu yang paling sering dihidangkan saat bulan ramadan tiba. Tidak sekedar lezat, kolak juga punya filosofi yang menarik, lho! Yuk simak artikel ini!

Advertisement

1. Media Penyebaran Islam Ke Indonesia

Photo by Nurul Rahmania on Pinterest

Photo by Nurul Rahmania on Pinterest via https://id.pinterest.com

Di masa lalu, para ulama mencoba cara-cara kreatif untuk menyebarkan Islam ke Indonesia, terutama Jawa. Mereka menggunakan seni tradisional, tradisi, sampai makanan.

Nah, kolak adalah salah satu menu makanan yang merupakan sarana untuk menyebarkan Islam. Nama kolak itu sendiri diserap oleh bahasa Arab yaitu 'khalik', yang berarti pencipta. Karena itu, kolak menjadi simbol untuk mendekati Tuhan.

Advertisement

2. Berasal dari Timur Tengah

Photo by Doyanresep on Pinterest

Photo by Doyanresep on Pinterest via https://id.pinterest.com

Meskipun kolak sangat melegenda dan selalu menjadi menu wajib ketika berbuka puasa, tetapi sebenarnya kolak bukan dari Indonesia. kolak dibawa langsung dari Timur Tengah oleh penyebar agama, yang datang ke Indonesia.

Ini dibuktikan dengan rasa kolak yang manis, serta favorit orang Timur Tengah. Tetapi kolak beradaptasi dengan bahan-bahan yang tersedia di Indonesia sehingga kolak dibuat seperti sekarang, terdiri dari campuran santan, gula jawa, singkong, ubi jalar dan pisang.

3. Kolak Ada di Eropa

Photo by weresepmakan on Pinterest

Photo by weresepmakan on Pinterest via https://id.pinterest.com

Mengapa Eropa? Ya, meskipun sejarahnya datang dari Pulau Jawa, nyatanya nama kolak sudah pergi ke benua Eropa. Dilansir oleh CNN, pada tahun 2015 di Festival Buku Frankfurt menghidangkan  kolak dengan aneka variasi cokelat dan potongan kacang. Wah, keren banget ya! Betapa bangganya kita sebagai masyarakat Indonesia.

4. Terdapat Filosofi Yang Cukup Unik

hoto by @eunice_uston on Instagram

hoto by @eunice_uston on Instagram via https://www.instagram.com

Sebagai makanan yang menjadi media dakwah, kolak pastinya juga punya filosofi yang dalam. Isian kolak biasanya menggunakan pisang kepok sehingga dimaknai agar kita harus kapok dan jera saat melakukan perbuatan dosa.

Bahan lainnya juga punya filosofi. Ubi atau yang sering disebut telo pendem oleh masyarakat Jawa punya filosofi bahwa kita harus mengubur segala dosa yang pernah kita lakukan dengan memperbanyak amal soleh. Menarik banget bukan?

5. Takjil yang selalu ada saat puasa tiba

Photo by resepkoki on Pinterest

Photo by resepkoki on Pinterest via https://id.pinterest.com

Karena dibawa dari Timur Tengah saat para ulama melakukan penyebaran Islam ke Nusantara berarti kolak sudah ada dalam kurun waktu yang sangat lama. Namun meskipun sudah berusia ratusan tahun, eksistensi kolak tidak ada yang menandingi.

Bahkan kini isian kolak semakin beragam. Masyarakat suka memadukan isian kolak dengan pangan lokal yang banyak tersedia di sekitarnya seperti kolang-kaling, pisang, nangka, biji mutiara, hingga durian. 

Rasanya yang menyegarkan dan manis membuat kolak digemari semua orang. Selain itu, kolak juga cocok dipadukan dengan berbagai bahan lainnya sehingga banyak orang bereksplorasi untuk memodifikasi resep kolak. Guna menemukan kolak dengan cita rasa terbaik banyak juga loo orang-orang yang ngabuburit pun mencari kolak terenak. 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Saya seorang penulis dan animator pemula

CLOSE