Hindari Mengucap 5 Kalimat Ini Jika Tidak Ingin Menyinggung Perasaan Orang Lain. Apalagi Nomor 5, Bikin Down!

kalimat menyinggung perasaan orang lain

Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa dan tidak akan pernah bisa menghindari dari yang namanya interaksi. Setiap hari kita melakukan interaksi dengan orang lain. Baik itu secara langsung atau hanya melalui dunia maya.

Tapi, terkadang tanpa kita sadari dalam interaksi tersebut kerap kali kita menyinggung perasaan orang lain dengan kata-kata yang kita ucapkan. Lho,kok bisa sih? Tentu saja bisa. Hal ini rentan sekali terjadi. Apa lagi perasaan setiap orang berbeda-beda. Sesuatu yang menurut kita adalah kalimat-kalimat yang biasa boleh jadi justru menyakitkan jika didengar oleh orang lain. Nah, jadi kalimat-kalimat seperti apa sih yang harus kita hindari dalam percakapan sehari-hari. Kan, kita semua tentu tidak ingin menyakiti hati siapapun. Berikut uraiannya:

Advertisement

1. Gini aja kok nggak bisa sih, padahal ini tu gampang banget

Menyalahkan

Menyalahkan via https://www.pexels.com

Di telingamu kalimat ini mungkin terdengar biasa saja. Kan wajar saja rasanya kita mengatakan kalimat seperti ini. Kata-kata ini pun biasanya keluar begitu saja dari mulut kita tanpa terkontrol. Entah karena kita benar-benar terkejut akan ketidakmampuan si kawan atau mungkin kalimat itu kita katakan untuk sekadar lelucon. Lagipula ini kan kalimatnya tidak mungkin menyakitkan. Lagi-lagi itu mungkin dari sudut pandangmu.

Kita tidak pernah tahu apa yang orang lain rasakan. Boleh jadi ketika mendengarkan kalimat ini hati mereka teriris. Lantas sifat minder perlahan akan muncul dalam diri mereka. Dan yang paling parah mereka bisa saja berpikir bahwa mereka tidak dapat diandalkan dalam hal apapun.

Advertisement

Maka untuk menghindari kejadian seperti ini, kamu harus lebih selektif lagi dalam memilih kata. Jika ada temanmu yang memiliki kemampuan dibawahmu, kamu harus memaklumi dan menyemangatinya. Hei, setiap orang kan diciptakan dengan kemampuan yang berbeda. Kamu tidak boleh meremehkan orang lain apalagi mengucapkan kalimat seperti itu. Paham kan?

2. Kok kamu baperan sekali sih?

Photo by Nikolay Draganov from Pexels

Photo by Nikolay Draganov from Pexels via https://www.pexels.com

Nah ini dia kalimat yang hampir setiap hari kita dengar. Ketika ada teman yang tersinggung dengan kata-kata kita, alih-alih meminta maaf, eh kita malah menghujaninya dengan kalimat tersebut. Padahal seharusnya terlebih dahulu kita harus mengintropeksi diri.

Selain itu, kita juga harus lebih peka terhadap lawan bicara. Karena lagi-lagi setiap orang tercipta dengan kepekaan yang berbeda. Dan mengatai teman dengan kata “baper” tentu bukan pilihan yang bijaksana.

Advertisement

3. Lho, kamu kok gendutan? Terus jerawat kamu kok nambah terus sih?

Photo by mentatdgt from Pexels

Photo by mentatdgt from Pexels via https://www.pexels.com

Kalau ini sih sering kali diucapkan sana sini. Iya, niatnya emang cuma bercanda. Mungkin juga diucapkan sebagai bentuk perhatian terhadap si kawan. Eitss, tapi tunggu dulu. Kamu yakin kalimat kamu ini lucu? Terus kamu yakin banget si teman bakal menganggap kalimat kamu itu sebagai bentuk perhatian kamu kepadanya?

Pernah nggak kamu berpikir, gimana kalau si teman justru menganggap itu serius. Pernah nggak kamu berpikir jika kalimatmu itu jadi mengganggu si kawan. Hal-hal selerti ini seringkali kita abaikan. Kita lupa memposisikan diri. Jadi, mulai sekarang lebih selektif dalam memilih kata ya karena tidak semua hal bisa dijadikan bahan candaan.

4. Itu doang, biasa ajalah. Aku malah bisa lebih dari itu

Meremehkan

Meremehkan via https://www.pexels.com

Kalimat ini berbahaya sekali. Biasanya diucapkan setelah teman menceritakan hal-hal yang baru berhasil mereka lakukan. Misalnya saja, ada temanmu yang sebelumnya tidak pernah berhasil membuat kue. Lalu disuatu hari mereka berhasil dan menceritakan kemampuan barunya kepadamu. Sayangnya, alih-alih memujinya, kamu justru merusak kebahagiannya dengan kalimat sederhanamu.

Iya, kalimat yang terdengar sederhana itu bisa berdampak besar lho untuk perasaan temanmu. Seharusnya yang kamu lakukan adalah ikut senang dengan kabar yang ia bagikan. Kamu tidak harus memujinya berlebihan kok, cukup dengarkan saja kebahagian mereka. Itu sudah cukup.

5. Biasa aja lah, masalah kamu itu nggak sebanding sama masalahku

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels via https://www.pexels.com

Yang terakhir ini adalah kalimat yang sangat tidak pantas kamu ucapkan. Kalimat menyepelekan seperti ini dapat membuat suasana hati temanmu yang hancur semakin hancur. Kamu tidak pantas membanding-bandingkan masalahmu dengan masalah temanmu. Semua orang punya masalah masing-masing. Dan sesuatu yang ringan bagimu bisa jadi adalah sesuatu yang berat untuk orang lain.

Oleh karenanya mengucapkan kalimat seperti ini saat temanmu sedang punya masalah bukanlah sikap yang tepat untuk dilakukan. Karena dengan kalimat tersebut bukannya melegakan perasaan temanmu, namun malah menyakiti hatinya sekaligus membuat dia down. Maka, mulai dari sekarang mulai hindari diri dari kalimat ini ya.

Itu dia 5 kalimat yang kayaknya terdengar biasa saja, tapi ternyata nyakitin. Semoga ke depannya kitasemua bisa lebih bijak dalam memilih kata ya. 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

une femme libre

CLOSE