Setiap kita pasti akan dan pernah memasuki satu tahapan bertemu dengan pasangan dan membentuk sebuah keluarga. Tentunya banyak persiapan yang dilakukan guna menghadapi kondisi ini, mulai dari persiapan materi dan yang lebih penting adalah persiapan mental. Satu hal yang tidak kalah penting adalah ketika kita menikah, tidak hanya menyatukan dua insan tapi juga dua keluarga.

Kita harus bisa menempatkan diri kita dengan baik sehingga bisa diterima oleh mertua kita. Untuk itu, berikut lima tips yang bisa dicoba bagi kamu yang sedang melakukan pendekatan aka pedekate dengan calon mertua sehingga bisa menjadi mantu kesayangan.

1. Miliki prinsip, metuamu adalah orangtuamu

https://www.brilio.net/ via https://www.brilio.net

Ada pesan yang tidak pernah saya lupakan dari ibu saya detik-detik menjelang pernikahan,


"Nduk (panggilan kesayangan anak perempuan dalam bahasa jawa), jika kamu sudah menikah, sayangilah mertuamu sebesar kamu menyayangi ibu. Sebab dengan demikian maka ibu yakin akan mendapatan cinta yang sama dari menantu-menantu ibu yang lain."


Semula motivasi saya adalah membahagiakan ibu saya dengan mematuhi nasihat beliau. Namun kemudian saya tersadar bahwa bagaimanapun mertua adalah orangtua kita juga, yang melahirkan dan membesarkan orang yang kita sayangi maka sudah semestinya kita juga menunjukkan cinta tulus kita kepada mereka. Masak sih dengan menunjukkan cinta tulus kita kepada mertua tidak akan meluluhkan hati mereka sehingga menjadikan kita sebagai menantu kesayangan. Hopefully…

2. Yakinkan pada mertua bahwa anaknya "aman" bersama kita

Advertisement

Pasangan bahagia ketika saling menjaga via http://vemale.com

Orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Betul? Hal ini acapkali mendatangkan kekhawatiran orangtua terhadap anaknya ketika mereka menikah dan keluar dari rumah untuk hidup bersama keluarga barunya. Apakah anakku akan bahagia? Bagaimana dengan kehidupannya setelah menikah? Dan banyak pertanyaan lain berkecamuk dalam benak mereka. Kehadiran kita jika tidak bisa meredakan kecemasan mereka sehingga menjadikan orangtua rela melepas kita tentu akan menjadi kendala.

So, yakinkan mertua kita bahwa anaknya akan mendapatkan kebahagiaan bersama kita. Ketika mertua ridho pada hubungan kita dan percaya kita akan memberikan yang terbaik untuk anak kita, maka rasa sayang mertua kepada anaknya juga akan kita dapatkan.

3. Perhatian saja belum cukup, curahkan juga segala bentuk kasih sayangmu terhadap papa dan mama mertua

Keluarga Bahagia via http://abiummi.com

Menjadi menantu kesayangan tentunya membutuhkan usaha yang tidak mudah. Perlu pengorbanan dan kesungguhan sehingga kita benar-benar bisa diterima dengan tangan terbuka oleh keluarga pasangan kita. Tunjukkan bahwa kita adalah orang yang tepat menjadi pendamping pasangan kita. Tunjukkan bahwa kita menikah tidak hanya dengan pasangan kita namun juga dengan keluarganya.


Kita datang dengan penuh perhatian dan kasih sayang kepada semua anggota keluarga. Hal itu akan membantu kita mendapatkan hati pasangan dan juga keluarganya.


4. Jadi dirimu sendiri, yang penting adalah kebaikan dan kejujuran dari hati

Menjaga diri sendiri via https://www.kaskus.co.id

Hal yang paling menyenangkan dalam menjalani hidup ini adalah menjadi diri kita yang sesungguhnya. No drama. Demikian pula ketika kita memasuki keluarga baru menjadi menantu. Akan semakin memudahkan kita jika dari awal kita tampilkan diri kita apa adanya, tidak bermuka dua dan tulus. Sangat tidak nyaman jika kita tampil dengan penuh kepura-puraan, termasuk dengan keluarga kedua kita.

Meski menjadi diri kita yang sesungguhnya, tentu saja kita tetap memperhatikan adab sopan santun dan tata krama. Tidak menunjukkan sikap plin plan, lain depan lain di belakang. Sampaikan pendapat kita apa adanya dengan cara yang baik dan terus menjaga pola komunikasi yang baik kepada semua anggota keluarga.

5. Bukan fanatik, tapi hadirkan dimensi akhirat di saat yang tepat agar mertuamu merasa tenteram

Setiap apapun yang kita lakukan di dunia ini adalah persiapan untuk menghadapi kehidupan yang kekal, yaitu akhirat. Maka ketika kita sadar tentang kehidupan akhirat, maka semua tindakan kita benar-benar kita tujukan untuk akhirat kita, syurga kita. Termasuk dalam menjalin hubungan dengan keluarga besar kita dan keluarga pasagan kita. Yakin, jika syurga kita jadikan sebagai tujuan akhir kita maka semua tingkah laku kita akan terus terjaga dalam kebaikan di jalan yang benar. Tidak percaya? Buktikan saja!

Nah…nah…nah… bagi kalian yang baru mempersiapkan menuju jenjang rumah tangga ataupun yang sudah berumah tangga tapi masih memiliki kendala dengan mertua. Tips ini bisa dicoba. Selamat menjadi menantu kesayangan, ya!