Ingin Menjadi Blogger? Ini 5 Hal yang Saya Pelajari dan Persiapkan Sebelum Menjadi Blogger

Mulai dari niat hingga tentukan target dan gaya penulisan, begini persiapannya

Perkembangan dunia digital saat ini sangat banyak memberi pengaruh terhadap kehidupan kita. Salah satu efek dari perkembangan dunia digital yang paling dirasakan adalah di bidang komunikasi. Bermula dari model komunikasi yang menggunakan isyarat, seperti, gerakan tangan, siulan, berubah menjadi menggunakan alat seperti, terompet, burung merpati, telegram, hingga kini semua hal yang kita butuhkan untuk berkomunikasi ada di alat kecil bernama smartphone.

Selain bidang komunikasi, ternyata perkembangan dunia digital saat ini juga turut andil dalam memberi pengaruh perubahan dalam dunia kerja, terutama terkait jenis pekerjaan. Dulu orang hanya mengenal jenis pekerjaan seperti, PNS, polisi, tentara, dokter dan pekerjaan mainstream lainnya. Kini, orang mengenal yang namanya selebgram, youtuber, vlogger, yang kini masuk ke dalam jenis pekerjaan baru.

Jika diperhatikan, perbedaan yang menonjol antara jenis pekerjaan era lama dengan era baru adalah terkait dasar seseorang memilih pekerjaan tersebut. Kalau pekerjaan era lama banyak didasari oleh kebutuhan akan prestige (wibawa). Orang akan merasa terpandang jika menjadi dokter atau PNS. Tapi untuk pekerjaan era baru lebih didasari oleh kebutuhan untuk aktualisasi (mengeluarkan potensi) diri, sehingga banyak pekerjaan era baru berawal dari hobi.

Contoh, mereka yang hobi makan, tentu tidak cocok menjadi PNS. Maka, mereka membuat jenis pekerjaan baru, seperti food vlogger. Atau mereka yang hobi berdandan tentu sangat tidak cocok menjadi seorang dokter. Maka, mereka menciptakan jenis pekerjaan baru, seperti beauty vlogger.

Salah satu pekerjaan era baru yang kini juga banyak diminati dan digeluti oleh masyarakat adalah menjadi blogger. Banyak diminati karena pekerjaan ini pada dasarnya sama seperti vlogger atau youtuber, yaitu berawal dari hobi. Tidak memerlukan banyak biaya dan usaha untuk memulai menjadi blogger. Asal punya hobi menulis, penghasilan bisa diraih.

Namun, di samping segala kemudahan menjadi seorang blogger, tetap ada beberapa hal yang perlu teman-teman perhatikan dan pelajari sebelum benar-benar menjadi blogger.

Setidaknya 5 hal ini yang saya pelajari dan persiapkan ketika ingin menjadi blogger.

Advertisement

1. Mantapkan niat dan tentukan tujuan

Gambar oleh Dirk Schulz dari Pixabay

Gambar oleh Dirk Schulz dari Pixabay via https://pixabay.com

Tentu ini menjadi hal paling dasar yang harus teman-teman perhatikan. Teman-teman mesti memantapkan niat untuk memulai. Nikmati segala proses yang terjadi di awal. Jangan sampai setengah-setengah dalam memulai dan terburu-buru ingin mendapatkan hasil. Proses kita dengan orang lain akan berbeda.

Tentukan tujuan agar ketika kita sudah memulai tidak kehilangan arah dan berhenti di tengah jalan. Perjelas tujuan kita apakah menjadi blogger ini memang jalan yang ingin ditempuh atau hanya ikut-ikutan trend. Karena tujuan yang jelas akan mengantarkan kita ke kesuksesan.

Advertisement

2. Tentukan platform blog

Gambar oleh StockSnap dari Pixabay

Gambar oleh StockSnap dari Pixabay via https://pixabay.com

Setelah memantapkan niat, langkah selanjutnya yang perlu teman-teman pelajari dan persiapkan adalah menentukan platform blog yang akan dipakai. Mudahnya bisa kita pahami seperti orang yang ingin memulai berjualan. Sebelum berjualan tentu kita membutuhkan lapak/toko sebagai tempat kita menjajakan barang.

Begitu juga dengan menjadi blogger. Perlu mempunyai lapak sebagai tempat untuk menjual tulisan-tulisan kita. Untuk platform blog sendiri, sudah sangat banyak tersedia. Mulai dari yang berbayar hingga yang gratis. Mulai dari Blogspot, WordPress hingga Weebly. Teman-teman bisa memilih salah satu platform tadi sebagai tempat menjual tulisan.

Advertisement

Dari sekian banyak platform tadi, kalau boleh saya merekomendasikan teman-teman memilih Hipwee sebagai platform blog untuk memulai menjadi blogger. Saya menyarankan teman-teman memilih Hipwee karena banyak keuntungan yang bisa teman-teman dapatkan. di antaranya:

Satu, memiliki jutaan pembaca aktif. Hal ini tentu sangat membantu agar tulisan yang teman-teman buat jangkauan manfaatnya lebih banyak. Kedua, Hipwee memberikan honor kepada penulis menggunakan sistem poin. Lumayan bisa buat beli kopi untuk menemani teman-teman menulis. Ketiga, banyak kompetisi menarik yang diselenggarakan Hipwee. Ini bisa teman-teman ikuti untuk meningkatkan kemampuan menulis dan berkompetisi dengan penulis lain.

Tertarik? Langsung aja daftar menjadi penulis di Hipwee lewat sini.

3. Tentukan niche tulisan

Gambar oleh hudsoncrafted dari Pixabay

Gambar oleh hudsoncrafted dari Pixabay via https://pixabay.com

Niche sendiri bisa kita artikan sebagai pembeda atau keunikan. Lebih mudahnya bisa kita pahami lagi lewat pengibaratan dalam berjualan. Agar jualan kita laku, tentu kita harus memikirkan beberapa hal, salah satunya terkait apa pembeda produk yang kita jual dengan kompetitor. Jangan sampai kita menjual produk yang sudah banyak dijual. Produk kita akan sulit dilirik kalau seperti itu.

Begitupun dengan menulis. Apa yang unik dari tulisan kita? Apa sudut pandang lain yang ditawarkan yang mengharuskan orang membaca tulisan kita? Intinya tentang keunikan tulisan yang teman-teman tawarkan, baik dari segi ide atau cara penyampaian.

4. Tentukan target pembaca dan gaya penyampaian tulisan

Gambar oleh StockSnap dari Pixabay

Gambar oleh StockSnap dari Pixabay via https://pixabay.com

Biasanya ini berhubungan juga nantinya dengan bagaimana gaya penyampaian kita di tulisan. Misalkan, target pembaca kita adalah anak muda, tentu kalau gaya penyampaian kita menggunakan bahasa ilmiah mereka tidak akan tertarik.

Atau, misal niche tulisan kita adalah tentang daily activity kemudian gaya penyampaiannya menggunakan bahasa sastra, mungkin saja bisa nyambung tapi akan sulit dipahami. Gunakan gaya penyampaian yang sesuai target pembaca.

5. Cari role model atau idola dalam menulis

Gambar oleh Pexels dari Pixabay

Gambar oleh Pexels dari Pixabay via https://pixabay.com

Ini penting untuk dilakukan di masa-masa awal teman-teman merintis menjadi seorang blogger. Karena walaupun sudah menentukan niche tulisan, teman-teman masih akan kesulitan menentukan ciri khas tulisan sendiri. Maka, silahkan cari penulis yang menjadi idola kalian.

Lakukan ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) terhadap tulisan penulis tersebut untuk diterapkan di tulisan teman-teman. Baik dari segi gaya penyampaian ataupun keunikan tema tulisan. Ingat ya, ATM. Bukan plagiat.

Itulah pengalaman saya tentang beberapa hal yang saya pelajari dan persiapkan ketika ingin menjadi seorang blogger. Tertarik menjadi blogger? Ayo mulai dari sekarang!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Biasa dipanggil Dhafin. Seorang mahasiswa Hubungan Internasional di Universitas Mataram. Mencintai dunia kepenulisan sejak SMA dan menulis berbagai macam tulisan bertema islam, sejarah dan isu terkini.

CLOSE