Aku dalam satu tahun terakhir ini cukup sering menggunakan moda transportasi udara, dalam hal pulang kampung dengan durasi minimal sebulan sekali. Awalnya aku harus menyesuaikan diri dengan kebiasaan dan peraturan dalam menggunakan moda transportasi udara, setelah berhasil menyesuaikan dengan ritmenya, aku jadi mengamati kebiasaan orang “Indonesia” dalam menggunakan moda transportasi udara yang sebagian besar “sama”.

Berikut aku ceritakan ritme kebiasaan orang Indonesia dalam menggunakan moda transportasi udara.

1. Pemburu diskon

Pemburu diskon

Pemburu diskon via https://www.giantbomb.com

Cari diskon dan fasilitas lainnya saat pemesanan tiket pesawat. Hal ini wajar, akupun selalu melakukannya. Membandingkan dengan aplikasi penyedia jasa pemesanan tiket yang satu dengan yang lain, mencari harga terendah, mencari waktu yang tepat, mencari maskapai pilihan dan memanfaatkan fasilitas diskon sebesar mungkin, demi penghematan anggaran.

2. Berbuat "curang"

nyamannya bisa memilih kursi

nyamannya bisa memilih kursi via https://www.google.com

Advertisement

Kebiasaan penumpang di ruang tunggu. Banyak penumpang berbuat "curang" dengan meletakkan barang bawaan di kursi ruang tunggu. Hal itu secara tidak langsung mengurangi jatah orang lain untuk duduk di ruang tunggu. Para penumpang tipe ini selalu beralasan karena barang bawaannya takut kotor ataupun demi keamanan barang bawaan mereka.

Hampir setiap waktu petugas jaga di bandara mengingatkan, dan selalu ada saja penumpang yang membandel.kebiasaan buruk berlanjut saat panggilan boarding "tiba", para penumpang berebut masuk, bahkan tidak mau antri agar lebih dulu masuk pesawat. Hal ini yang malah menimbulkan keruwetan baru dan malah memperlama proses masuk pesawat.

3. Ruang kosong di dalam bus

bersiap antri

bersiap antri via http://www.google.com

Di beberapa jadwal penerbangan, disediakan bus pengantar atau penjemputan agar penumpang tidak capek berjalan kaki dari pesawat ke atau sebaliknya. Kebiasaan buruk sebagian besar penumpang ialah mereka mencari tempat di bagian tengah bus dengan segala barang bawaan mereka, sedangkan di sisi depan maupun belakang bus terlalu sering kosong.

Advertisement

Hal ini yang menjadi salah satu penyebab lamanya pesawat terbang karena bus harus bolak-balik lebih banyak untuk mengangkut penumpang.

4. Malas angkat barang

Menganggap pramugari itu "wonder woman". Saat berada dipesawat, banyak orang yang terkesan "menyuruh" pramugari mengangkat koper penumpang untuk diletakkan di kabin, bahkan hal itu dilakukan oleh seorang laki-laki. Dalam hati aku selalu bilang "kalau kamu tidak kuat mengangangkat, ya dimasukkan bagasi saja, jangan dibawa ke kabin".

Terlebih banyak penumpang yang tidak menurut akan aturan berat dan volume maksimum yang boleh di bawa ke kabin, sehingga tidak jarang petugas memindahkan barang bawaan penumpang dari kabin ke bagasi pesawat.

5. Lalai akan keselamatan diri sendiri

pasang sabuk pengaman

pasang sabuk pengaman via https://www.google.com

Pesawat berhasil mendarat dan masih dalam berjalan menuju titik pemberhentian, hal yang selalu dilakukan oleh penumpang ialah melepas sabuk pengaman dan menyalakan hp mereka. Kebiasaan ini yang selalu diingatkan oleh pramugari agar tidak dilakukan, tetapi selalu diabaikan.

Ditambah lagi dengan satu kebiasaan pelengkap, saat pesawat berhenti, penumpang yang berada di samping jalan langsung berdiri, membuka pintu kabin untuk mengambil barang. Penumpang di duduk di tengah dan dekat jendela akan berupaya berdiri dan ikut mengambil barang bawaan di kabin.

Masih banyak kebiasaan buruk yang dilakukan penumpang "Indonesia" dalam penggunaan moda transportasi udara, padahal pihak maskapai dan pemerintah sebagai regulator terus berbenah. Penumpangpun seharusnya berbenah, lebih santun dalam bertindak dan mematuhi peraturan yang berlaku.

Hal itu tidak lain dan tidak bukan demi kepentingan penumpang itu sendiri, yaitu keselamatan dan ketepatan waktu dalam menggunakan moda transportasi udara.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya