Ini Dia 5 Cara Merawat Sofa di Rumahmu Biar Nggak Cepat Rusak

Trik merawat sofa

Setiap baru pulang ke rumah selepas beraktivitas seharian, paling enak memang selonjoran di sofa. Lepas sepatu, lepas masker, dan rebahan sambil nonton TV atau main handphone. Mungkin ada juga yang punya memori waktu kecil, ketiduran di sofa abis belajar, tahu-tahu bangun pagi sudah di tempat tidur.

Sofa ruang keluarga selalu punya ceritanya sendiri-sendiri buat setiap keluarga. Bukan cuma jadi tempat duduk atau salah satu elemen dari interior design, tapi gimana sofa tempat keluarga buat ngumpul bareng abis pulang kerja dan pulang sekolah.

Kadang, sofa juga bisa jadi tempat duduk buat makan sambil nonton film favorit atau cuma sekadar tidur-tiduran aja ngehabisin waktu. Makanya, pemilihan sofa di rumah harus tepat dan nyaman. Pastinya waktu pertama kali beli, cari sofa yang empuknya sesuai seleramu dan ukurannya pas, dan sesuai sama desain interior ruang keluarga. Jangan pasang sofa yang terlalu gede buat ruangan kecil, ya. Nanti jadi sesak.

Setelah itu, biar sofa tetep dalam kondisi yang prima dan kamu bisa nyaman, penting banget buat rutin ngerawat sofa biar nggak gampang rusak. Sofa itu relatif mahal dan boros banget kalau kurang dari sepuluh tahun, kamu mesti ganti sofa karena enggak dirawat. Dekoruma punya 5 cara gampang merawat sofa biar sofa di rumahmu bisa awet seenggaknya sepuluh tahun. Kalau lebih lama lagi lebih bagus

Advertisement

1. Sering makan dan minum di sofa? Kalau ada yang tumpah segera dibersihkan, ya! Apalagi buat sofa kain

Photo by Mirror

Photo by Mirror via https://www.mirror.co.uk

Buat yang suka makan dan minum di sofa, nih. Kadang-kadang sering ada kecelakaan makanan dan minuman kalian tumpah, kan. Kalau sampai kejadian jangan dibiarin aja. Apalagi makanan atau minuman yang teksturnya pekat, berwarna, atau berminyak, bisa bikin bercak noda yang susah ilang.

Pertolongan pertama kalau sofamu ketumpahan makanan atau minuman kayak bumbu kacang, red wine, atau kuah bersantan adalah pakai tepung, bedak, atau apapun yang teksturnya bubuk. Ini bakal menyerap kotoran di sofa waktu didiamkan. Selain itu, kamu juga bisa pakai cuka atau tisu basah.

Advertisement

Setelah itu, barulah copot sarung sofanya dan cuci di mesin cuci sampai nodanya hilang. Inget, kuncinya di sini jangan dibiarin begitu aja supaya nodanya enggak membekas dan sofa masih bisa diselamatin.

2. Musuh dari sofa yang awet adalah sinar matahari. Jauhkan sofa dari paparan sinar matahari langsung

Photo by Dekoruma

Photo by Dekoruma via https://www.dekoruma.com

Coba perhatikan posisi sofa di rumah kalian, mau di ruang keluarga atau tempat lain seperti ruang keluarga atau ruang kerja. Apakah kena sinar matahari langsung? Kalau iya, segera pindahin, ya! Sofa yang terlalu sering dijemur bukannya bagus, tapi malah bikin sofa jadi cepet pudar karena warnanya turun.

Apalagi kalau sofamu berbahan kulit. Kena sinar matahari terus-terusan bisa bikin kulit sofa jadi pecah-pecah dan akhirnya sobek. Kalau sofa nggak bisa dipindahin ke tempat yang lebih terlindungi, pasang gorden sebagai pelindung sofa di rumah.  

3. Perawatan ekstra buat sofa kulit. Sofa kulit emang punya tampilan yang lebih elegan, tapi kamu harus siap merawatnya

Photo by Dekoruma

Photo by Dekoruma via https://www.dekoruma.com

Walaupun harus sama-sama dirawat dengan rutin, nggak bisa dipungkiri kalau sofa kulit harus dirawat lebih ekstra daripada sofa minimalis berbahan kain. Selain dijauhin dari sinar matahari langsung, disedot debunya dan dilap setiap beberapa minggu sekali supaya enggak cepet rusak, masih ada satu langkah perawatan lagi buat sofa kulit.

Terutama untuk kulit asli, ada minyak alami yang bikin kulit jadi terlindungi. Nggak gampang terkikis dan pecah-pecah. Minyak alami ini bisa hilang dengan pemakaian dan tugas kalianlah untuk olesin pelembab khusus kulit supaya minyak alami ini tetap ada terus. Nah, sofa kulit emang punya tampilan yang elegan dan mewah, tapi udah siap merawatnya? 

4. Jangan malas bersihkan sofa! Tetapkan jadwal rutin membersihkan sofa setidaknya seminggu sekali, apalagi kalau sering diduduki

Photo by Shutterstock

Photo by Shutterstock via https://www.shutterstock.com

Apalagi dalam kondisi pandemi kayak sekarang, nggak ada salahnya buat rutin menjaga kebersihan sofa. Terutama kalau sofa sering diduduki sama anggota keluarga yang sering beraktivitas di luar rumah. Tetapkan jadwal buat membersihkan sofa yang rutin. Seminggu sekali sedot debu dan lap permukaan sofa.

Lalu, setiap dua minggu sekali cuci sarung sofa dan sarung bantal supaya sofa bersihnya lebih maksimal. Jadi wangi juga, kan. Satu langkah perawatan lagi adalah rutin menjemur sofa, tapi jangan lama-lama. Maksimal satu jam aja buat menghilangkan lembap.

5. Lakukan langkah mudah ini supaya sofa nggak cepet amblas. Jangan duduk di atas lengan sofa!

Photo by Daily Mail

Photo by Daily Mail via https://www.dailymail.co.uk

Hayo, siapa yang punya kebiasaan kayak gini waktu duduk di sofa? Biasanya kalau rumah lagi ramai dan sofanya penuh, nih. Kalian atau orang rumah lainnya duduk di lengan sofa supaya ngobrolnya lebih deket. Bener-bener hindari ini, ya, karena duduk di lengan sofa cuma bakal bikin sofa cepat amblas.

Karena amblas, kawat sofa yang tajam bisa jadi keluar. Ketika kamu duduk lagi di lengan sofa atau terbentur sofa, bukan nggak mungkin kawatnya bisa nusuk kamu. Amit-amit, deh. Jadi hindari kebiasaan buruk yang merusak sofa ini, ya! 

Kamu bisa mulai terapin cara-cara ini kalau sofa di rumah udah mulai nunjukin tanda-tanda rusak, nih. Lebih mending repot sedikit buat bersihin dan ngerawat sofa setiap berapa minggu sekali, daripada harus ganti sofa yang harganya nggak bisa dibilang murah. Belum lagi nanti angkat-angkatnya, duh. 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE