Sejak Tuhan meniupkan roh dalam jiwa kita, semua takdir mengenai rezeki, jodoh dan maut kita sudah ditentukan. Kita sebagai manusia biasa hanya bisa menjalanka kehidupan sebagaimana kehendak Tuhan. Namun kita tidak bisa hidup sendirian, kita sebagai makhluk sosial tetap bergantung pada orang lain. Dalam kehidupan sosial inilah kita sering kali dipusingkan dengan komentar-komentar atau cibiran dari orang lain.

Well, ini adalah bagian dari kehidupan dan sekali lagi kita hidup dan menjalani hidup untuk diri kita sendiri, bukan untuk orang lain. Berikut ini adalah siklus-siklus kehidupan yang sering kali membuat kita jengah dengan komentar-komentar dari orang lain

1. Kapan Lahiran? Anaknya Cowok atau Cewek ?

Ketika seorang Ibu sedang mengandung /hamil, mereka kerap kali dihujani dengan pertanyaan kapan lahiran ? Anaknya cowok atau cewek? Mau lahiran di mana? Jangan di Rumah Sakit A, mending di Rumah Sakit B, soalnya Rumah Sakit A tuh gini gini, bla, bla, bla. Mungkin mereka yang bertanya ingin segera membantu mengasuh dan menggendong bayi tersebut serta merawat dan membiayai persalinan si Ibu. -_-

2. Mau sekolah di mana?

Memasuki usia sekolah, kitapun tak luput dari pertanyaan semacam ini, mau sekolah di mana? Loh kok masuk di sekolahan itu? Kan jauh dari rumah udah gitu sekolahannya gak bagus, bla, bla, bla. Mereka seolah benar-benar peduli dengan masa depan kitaatau mungkin mereka mau membiayai pendidikan kita. Hal ini pun akan berlanjut hingga SD, SMP,SMA.

3. Mau lanjut kuliah di mana?

Advertisement

Masih melanjutkan point nomor 3, setelah lulus dari SMA kita pun kembali dipusingkan dengan pertanyaan mau melanjutkan kuliah di mana ? dalam kota, luar kota, luar kabupaten, luar provinsi, luar negeri , luar benua ? Eh….

4. Kapan Wisuda ?

Tidak berhenti dipoint 3, kita yang masih kuliah pun tetap dihujani dengan pertanyaan-pertanyaan yang menyebalkan, skripsinya sudah sampai mana? Kapan sidang? Kapan wisuda? Dan kapan-kapan yang lainnya. Mereka seolah tidak tau bagaimana pusingnya menyelesaikan skripsi -_-

5. Mau kerja di mana?

Dunia kerja via http://www.realita.co

Setelah merayakan euphoria kelulusan, kita masih akan terus dibanjiri dengan pertanyaan-pertanyaan kehidupan yang semakin menyebalkan. Ditengah ketatnya persaingan dalam mencari kerja, mereka pun seolah tak peduli dengan usahamu. Mereka semakin gencar menujukkan kepedulian dan empatinya terhadap kita.

6. Kapan nikah?

Pernikahan via http://www.novelrw.com

Sudah bekerja dan mapan tak lantas membuat hidup kita adem ayem, kita masih akan terus dihantam dengan pertanyaan-pertanyaan yang kian menjemukan.

Kapan nikah?

7. 7. Kapan punya momongan?

Sudah nikah, sudahpunya rumah, sudah punya mobil, sudah bahagia namun tak lengkap rasanya jika belum ditanya kapan punya momongan ?

Dan semua akan kembali ke point pertama dan begitulah kehidupan. Roda selalu berputar hidup memang Tuhan yang nentuin, kita yang ngejalanin dan orang lain yang ngomentarin. Jadi kalem shayyyy… senyumin aja.