Semua orang tahu bahwa cinta akan membuat kita merasa baik. Tapi, tahukah kamu, bahwa sebenarnya ada bukti-bukti ilmiah di baliknya? Artikel ini ingin menunjukkan beberapa efek paling menakjubkan dan terbukti secara ilmiah yang yang bisa dilakukan cinta terhadap pikiran dan tubuhmu.

1. Cinta adalah Penghilang Rasa Sakit Alami

Cinta adalah penghilang rasa sakit alami via https://files.brightside.me

Kita semua tahu, bahwa sebuah pelukan dari seseorang akan terasa sangat nyaman dan enak. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa oksitosin (zat kimia di otak yang menciptakan rasa tenang dan kedekatan) yang dilepaskan selama berpelukan selama 10-20 detik, dapat melawan rasa sakit yang ada di dalam tubuh secara efektif, terutama sakit kepala.

Terlebih lagi, dengan hanya melihat foto kekasihmu, dapat meningkatkan ambang daya tahan tubuhmu dan mengurangi rasa sakit yang ada dalam tubuhmu (sampai 40% dalam kasus sedang, dan 15% dalam keadaan parah). Otak kita menganggap citra pasangan kita sebagai peralihan yang menyenangkan yang membuat rasa sakit lebih tertahankan, sehingga dapat bertindak sebagai analgesik.

Advertisement

Dari perspektif yang berbeda, para ilmuwan juga telah membuktikan bahwa rangsangan seksual dan terutama orgasme juga melakukan pekerjaan yang hebat dalam menghambat rasa sakit. Hal ini sangat efektif untuk nyeri punggung kronis, gejala artritis, dan kram.

2. Cinta Merawat Jantungmu

Cinta merawat jantungmu via https://assets.merriam-webster.com

Studi menunjukkan bahwa ungkapan cinta menurunkan ritme detak jantung menjadi setengahnya. Ini bahkan lebih efektif dalam situasi stres dan mengurangi risiko kondisi penyakit jantung dalam jangka panjang.

Selain itu, oksitosin (yang dikenal sebagai hormon cinta dan diyakini sebagai salah satu molekul paling menakjubkan di dunia) mengurangi stres, menurunkan tekanan darah, mengurangi kecemasan reguler dan sosial, meningkatkan rasa percaya diri, dan membantu kita menghindari dan melawan depresi.

3. Cinta Membantu Tubuh Melawan Penyakit

Cinta membantu tubuh Anda melawan penyakit via https://i.pinimg.com

Advertisement

Gerakan terkait cinta, dari berpegangan tangan sampai aktivitas seksual, meningkatkan produksi endorfin yang pada efeknya, meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita. Begitu pula, orang dengan kondisi fisik yang merasa dicintai, memiliki respon pengobatan yang jauh lebih baik dan motivasi yang lebih kuat untuk melawan penyakit.

4. Cinta Mengobati Insomnia

Cinta mengobati insomnia via https://files.brightside.me

Hormon cinta (oksitosin dan endorfin) dapat menghambat pelepasan kortisol, yang merupakan hormon yang bertanggung jawab terhadap stres dan sebaliknya, mereka secara alami dapat meningkatkan kualitas waktu istirahat yang lebih baik. Juga, rekonfigurasi hormonal pembuatan cinta secara ilmiah terbukti menjadi salah satu perawatan paling efisien untuk mencapai kondisi tidur yang nyenyak.

5. Cinta Mengurangi Probabilitas Kecanduan Bahan Adiktif dan Mengurangi Gejala Penarikan Diri dari Kehidupan Sosial

Cinta mengurangi probabilitas kecanduan bahan aditif dan mengurangi gejala penarikan diri dari kehidupan sosial via https://www.centeronaddiction.org

Opiat, kokain, nikotin, alkohol sangat adiktif, karena mereka dapat mempengaruhi kadar dopamin di tubuh kita. Dopamin adalah hormon yang bertanggung jawab untuk membuat kita menjadi mendadak kesenangan dan efek euforia.

Rasa jatuh cinta juga bekerja dengan cara yang sama. Namun, selain dopamin, hal ini juga meningkatkan pelepasan testosteron dan oksitosin, yang merupakan kombinasi terbaik untuk menghindari dan melawan kecanduan.

Dengan kata lain, jatuh cinta dapat memenuhi hidupmu dengan kesenangan dan menjadi ekstasi yang sangat kamu butuhkan. Tapi pada saat bersamaan, merasa dicintai saat melawan kecanduan, benar-benar dapat membantumu dalam mengatasi gejala penarikan diri dari kehidupan sosial dan mengurangi rasa kesendirianmu.

6. Cinta Dapat Memperpanjang Umur

Cinta dapat memperpanjang umur via https://files.brightside.me

Survei menunjukkan, bahwa orang-orang yang berada dalam hubungan yang bermakna, terutama dalam pernikahan, merasa lebih sehat dan mendapatkan keuntungan dari gaya hidup sehat (termasuk pilihan makanan, makan teratur, istirahat lebih baik, kurang stres, dan lainnya).

Berada dalam sebuah hubungan, juga mencegah mereka rentan terhadap suatu kondisi kelemahan fisik lebih cepat. Hal ini pada dasarnya karena orang-orang yang sedang jatuh cinta dan dalam hubungan yang berkomitmen cenderung bertahan hidup lebih lama.

7. Cinta adalah sebuah terapi

Cinta Adalah Sebuah Terapi via https://www.anxietyuk.org.uk

Orang-orang membutuhkan terapi karena berbagai alasan. Namun, sebagian besar waktu itu karena mereka hanya ingin didengarkan dan dimengerti. Dari semua spesialis pengobatan di dunia, orang yang paling berkemampuan dan ada untuk menawarkan terapi yang efisien adalah pasangan yang kamu sayangi.

Dukungan dan kasih sayang kekasihmu secara mental dan fisiologis adalah obat utama (dan kadang-kadang hanya satu-satunya) yang kamu butuhkan untuk mengatasi fobia, depresi, kecemasan sosial dan pada akhirnya, kondisi fisikmu.

Cinta dan hubungan yang berarti jangan hanya terjadi pada diri kita saja. Kita memilih untuk mencintai, memperbaiki hubungan kita, berperilaku berbeda, dan akhirnya, kita memilih untuk bahagia dan tetap sehat.

Psikolog, Robert Sternberg, mengatakan bahwa, "Tanpa ekspresi bahkan cinta terbesar pun bisa mati". Dengan pemikiran itu, buka hatimu dan tunjukkan cintamu, karena itu adalah cara yang paling efisien untuk mendapatkan lebih banyak hal dalam hidup.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya