Menyusun skripsi adalah suatu kewajiban yang harus dipenuhi oleh para mahasiswa untuk mendapatkan gelar sarjana, tak terkecuali bagi kalian yang belajar ilmu Hubungan Internasional atau yang biasa disingkat HI. Lalu, apa yang terlintas di pikiran kalian ketika akan menulis skripsi HI?

Beberapa dekade yang lalu, kebanyakan mahasiswa HI mungkin akan berkutat pada topik-topik seperti konflik bersenjata, sengketa perdagangan internasional, reformasi pada struktur Persatuan Bangsa-Bangsa atau dinamika kerjasama bilateral antara Indonesia dengan negara lain. Topik-topik tersebut dianggap "HI banget!" dan sangat cocok untuk diteliti dalam penulisan skripsi sebagai suatu karya paripurna setelah serius belajar bertahun-tahun. 

Seiring dengan perkembangan ilmu HI dan masuknya kita di era globalisasi yang semakin borderless ini, ada banyak topik skripsi HI yang bisa diangkat dari isu-isu 'santai' di sekeliling kalian. Bahkan, beberapa isu bisa muncul dari hobi yang sehari-hari kalian nikmati di waktu luang.

Walaupun terkesan ringan, namun topik-topik tersebut juga butuh analisis yang berbobot dan punya nilai strategis yang penting bagi ilmu HI juga lho! Contoh topik yang dimaksud itu bisa kalian cermati dari judul-judul skripsi berikut ini, yang memang benar-benar pernah ditulis oleh para mahasiswa HI dari berbagai universitas di Indonesia.

1. Topik dari arena pertandingan untuk para penggemar olahraga

Piala Dunia juga HI banget lho! via http://o.canada.com

"Perkembangan Rasisme di Persepakbolaan Inggris era Kontemporer", "Japan Karate Association (JKA) Sebagai Aktor Transnasional Dalam Mendukung Diplomasi Budaya Jepang Melalui Olahraga Di Indonesia", "Turnamen Tenis Wismilak Internasional 2006 dalam Perspektif Diplomasi Kebudayaan" dan "Penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2010 sebagai diplomasi dalam memperluas Marketing Power Afrika Selatan" adalah beberapa contoh topik skripsi HI yang mengangkat isu-isu dari dunia olahraga.

Saat ini, olahraga merupakan industri global yang menyedot perhatian masyarakat luas, tak terbatas pada umur, gender, ras dan kewarganegaraan. Pertandingan olahraga di level internasional juga menjadi ajang yang mempertaruhkan gengsi suatu negara dan bahkan terkadang memicu sentimen-sentimen di bidang politik. Oleh karena itu, isu-isu olahraga dan segala aspek sosial dan politik di sekelilingnya ini sangat berpotensi untuk diolah sebagai topik yang menarik bagi skripsi HI saat ini.

Advertisement

Buat kalian yang memang menggemari dunia olahraga dan selalu mengikuti beritanya di media massa setiap hari, tentu tidak akan susah menyusun skripsi dengan topik ini, bukan?

2. Menulis skripsi HI tentang hobi di bidang seni itu sangatlah mungkin

Penelitian skripsi sambil nonton konser via http://ballerball.com

Para mahasiswa yang mempunyai ketertarikan di bidang seni baik itu seni musik, seni rupa, seni pertunjukan maupun yang lainnya juga tidak akan kekurangan ide untuk menulis skripsi yang erat kaitannya dengan kecintaan mereka. Tentu merupakan hal yang menyenangkan apabila kalian bisa menghabiskan waktu berjam-jam setiap harinya untuk membaca literatur dan mengetik dokumen di laptop tentang sesuatu yang selama ini membuat hati kalian gembira dan bersemangat dalam menjalani hidup.

Beberapa skripsi HI dengan judul "Diplomasi Hip Hop Sebagai Diplomasi Budaya Amerika Serikat" atau "Diplomasi Seni Kontemporer, Studi Kasus: Biennale Jogja Equator Series" bisa jadi contoh bagaimana mahasiswa HI berhasil menggabungkan teori-teori diplomasi yang dipelajari di kelas dengan pengetahuan mereka tentang dunia seni.

3. Film favorit pun bisa jadi ide awal untuk skripsi yang menarik

Melihat Selandia Baru lewat LOTR via http://www.theimaginativeconservative.org

Advertisement

Ada beberapa mahasiswa yang sangat getol menonton film, dari anime lucu dari Jepang, drama romantis dari Korea hingga film science fiction dari Hollywood. Semasa kuliah, bioskop adalah lokasi yang dituju ketika ada jeda antara jam kelas kuliah. Bahkan mungkin tugas kuliah seringkali keteteran karena terlalu asyik nonton film via laptop di kost setiap hari. Kecanduan kalian pada film tetap bisa menjadi hal positif ketika kalian menemukan ide yang bisa diangkat jadi suatu ulasan skripsi.

Film telah menjadi komoditas ekspor di bidang budaya yang berpengaruh bagi banyak orang. Oleh karena itu, sangatlah wajar apabila film menjadi obyek menarik dalam hubungan antar negara saat ini. Hal tersebut sudah dibuktikan oleh beberapa mahasiswa HI yang menulis skripsi dengan judul seperti "Lord of The Rings sebagai Nation Branding Selandia Baru" atau "Kebijakan Pemerintah Jepang dalam Menggunakan Doraemon sebagai Instrumen Soft Diplomacy dalam Hubungan Indonesia-Jepang".

4. Topik skripsi juga bisa dikembangkan dari dunia fashion

Diplomasi busana muslim Indonesia via http://blogs.wsj.com

Saat ini, semakin banyak mahasiswa yang menaruh perhatian lebih pada dunia fashion dengan rutin membaca majalah-majalah tentang trend adibusana yang sedang berkembang atau menonton saluran televisi yang khusus mengulas berbagai hal tentang fashion. Selain memandang bahwa tampil fashionable adalah suatu keharusan, mereka juga tertarik untuk membicarakan isu-isu seputar fashion yang sangat terkait dengan perkembangan sosial budaya di masyarakat kita saat ini.

Sama halnya dengan olahraga, fashion telah berkembang pesat menjadi industri global yang diperhatikan oleh banyak negara di dunia. Bahkan banyak orang yang berpendapat bahwa keunikan dan keunggulan suatu negara di bidang fashion bisa menjelma menjadi modal diplomasi yang handal dalam mempengaruhi negara lain. Beberapa contoh judul skripsi dengan topik fashion adalah "Dampak Globalisasi terhadap Perkembangan Mode di Federasi Rusia", "Cosplay sebagai Diplomasi Budaya Jepang di Arena Global", atau "Diplomasi Indonesia sebagai Trendsetter Fashion Busana Muslim Kontemporer".

5. Tidak hanya makanan, topik skripsi pun bisa diolah dari dapur

Menduniakan kuliner Indonesia via http://www.kemlu.go.id

Wisata kuliner sekarang merupakan bagian dari gaya hidup anak muda. Setiap kali bepergian ke suatu kota, tentu kalian berusaha menyempatkan waktu untuk mampir ke rumah makan yang menjual masakan khas kota tersebut. Kalian juga pasti sering memfoto makanan yang kalian pesan dan mengunggahnya di media sosial. Dari hobi berwisata kuliner, kalian juga bisa mendapatkan inspirasi untuk topik skripsi yang menarik.

Saat ini, kuliner telah menjadi bagian yang penting dalam diplomasi budaya yang dilakukan oleh suatu negara. Indonesia termasuk salah satu negara yang punya kekayaan budaya di bidang kuliner dan tentu sangat potensial untuk dikembangkan sebagai sarana diplomasi. Judul-judul skripsi seperti "Pengaruh Gastrodiplomacy Korea Selatan Terhadap Pengembangan Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia Subsektor Kuliner" dan "Diplomasi Kuliner Sebagai Branding Negara (Studi Komparasi : Diplomasi Kuliner Indonesia dengan Thailand)" bisa menjadi inspirasi untuk skripsi HI kalian di bidang kuliner.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya