Edinburgh, kota klasik lahirnya Harry Potter.

Selama di Edinburgh, kami tinggal di salah satu hostel di belakang Edinburgh Castle, sebuah hostel berbentuk bangunan kastil kuno dengan pengalaman berbeda. Berbau klasik, mistis, dan dingin, begitulah atmosfer Edinburgh. Yuk simak, tempat-tempat apa aja yang wajib kamu kunjungi di Edinburgh hingga kota dingin ini bisa membuat saya rindu setengah mati.

1. Prince Street Gardens

Sama seperti di negara eropa lainnya, Edinburgh dapat ditempuh dengan berjalan kaki, lumayan untuk menghangatkan badan.

Prince Street Gardens adalah taman yang dibuka untuk umum, terletak di balik Edinburgh Castle. Dari sini, kita bisa melihat kemegahan Kastil Edinburgh menjulang ke langit. Di Edinburgh, terdapat juga taman privat yang tidak terbuka untuk umum, walaupun letaknya di tengah kota. Kami menemukan Queen Street Gardens, yang hanya dikhususkan bagi pemegang kunci, which is not us.

2. New Town dan Old Town

Advertisement

Edinburgh memiliki keduanya, yaitu Old Town dan New Town.

Menelusuri Old Town membuat saya yakin Edinburgh pantas dijuluki Kota Seribu Kastil. Kebayang nggak sih, ratusan tahun yang silam, hamparan jalan yang sekarang dipenuhi mobil modern atau toko-toko suvenir di depan bangunan, dulunya dipenuhi lalu lalang penduduk yang menjajakan barang dagangannya persis seperti yang kita lihat di dongeng disney atau Diagon Alley-pasar fiksi Harry Potter.

Old Town adalah daerah dengan arsitektur bangunan kastil tua, dipenuhi dengan labirin dan lorong yang ditempuh dengan berjalan kaki. New Town adalah daerah yang sudah lebih moderen, berhiaskan bangunan bernuansa Georgia, dengan jalan yang lebih rapi. New Town merupakan lokasi rumah-rumah megah Edinburgh.

3. Edinburgh Castle

Advertisement

Mengunjungi Edinburgh Castle adalah sebuah keharusan! Kastil megah yang terletak di tengah Kota Edinburgh, dekat dengan Castle Rock Hostel, merupakan destinasi wajib dikunjungi wisatawan. Di gerbang depan, kami menyaksikan dua penjaga kastil yaitu pria tinggi besar memakai rok tartan dalam ritual changing guard.

Setelah antri dan membeli tiket £17.00 (sekitar 300,000 rupiah), kita pun berkelana di Kastil Edinburgh. Tiket masuk bisa juga dibeli di https://www.edinburghcastle.gov.uk. Tapi sayang sekali, di hari itu, hujan turun dengan derasnya, kami tidak bisa terlalu lama berkelana di luar kastil.

Para pengunjung pun masuk ke dalam kastil yang diperbolehkan, dan memanjakan mata dengan sejarah Kerajaan Edinburgh sejak pertama kali berdiri, diperebutkan dan direbut kembali antara Scottish-British, kehancuran kastil hingga dibangun kembali, kastil yang bertahan saat perang dunia, lalu Edinburgh Castle juga pernah menjadi penjara bagi ratusan tahanan militan, hingga kini kastil gagah ini menjadi tempat wisata paling populer di Scotland.

Kastil memang selalu terkenal akan sejarah gelap dan atmosfer mistisnya, ditambah lagi Edinburgh yang terkenal akan kota hantu. Demikian pula Edinburgh Castle yang tersohor akan berbagai kisah misteri atas ribuan pembunuhan yang pernah terjadi di dalam istana sekaligus benteng pertahanan Edinburgh ini. Tapi tidak perlu khawatir, saya sendiri tidak mengalami kisah-kisah menyeramkan atau penampakan kok ketika di Edinburgh Castle.

4. Calton Hill

Bukit menakjubkan yang buka selama 24 jam ini, bisa dikunjungi saat masih terang untuk melihat hamparan Kota Edinburgh dari atas bukit ataupun ketika hari sudah gelap sekitar pukul 10 malam saat musim semi. Kami juga mengunjungi Calton Hill untuk melihat lampu-lampu Kota Edinburgh seperti yang menghiasi kartu pos.

Calton Hill terletak di ujung Princes Street, pegel juga sih jalan ke sana. Apalagi saat malam hari, dingin nya suhu sekitar 5-10℃. Perlindungan jaket, sarung tangan, syal, tapi tetap aja kekuatan angin berhembus, wajah langsung beku.

Nikmatilah pemandangan kota Edinburgh yang juga dijuluki Athena di Utara ini, karena terdapat beberapa bangunan menarik yang menyerupai arsitektur kuil Athena seperti Dugald Stewart Monument dan Nelson Museum, serta bisa pula memanjakan mata dengan biru North Sea dari Calton Hill.

5. Harry Potter Tour

Pecinta Harry Potter??

Pasti sudah tahu dong bahwa Edinburgh adalah kota lahir penyihir fiksi yang termasyur ini. Anda bisa mengikuti tour Harry Potter atau seperti yang kami lakukan, Free Tour Harry Potter (well, anda bisa memberikan tip di akhir tour). Berkumpullah di Greyfriars Bobby Memorial Statue setiap pukul 3 sore, sebuah monumen anjing bernama Bobby yang dinobatkan sebagai anjing yang setia.

Tour ini seru banget!! Tour guide kami, Richard, sangat antuasias, penjelasannya pun panjang, humoris dan mengajak kami berinteraksi dengan menggunakan beberapa mantra Harry Potter that could stop the traffic to cross the street, padahal karena lampunya memang sudah hijau.😄

Dia juga kadang mengajukan pertanyaan, jadi bagi siapa yg bisa menjawab, boleh angkat tangan dan bila benar, asramanya akan mendapat poin. Kekurangan dari tour gratis ini adalah penjelasan Richard dengan akses Scottish tidak terdengar dengan jelas oleh telinga saya yang tidak bagus menangkap listening section. Ditambah lagi, orang yang ikut tour ini sangat banyak dan memiliki badan tinggi menjulang. 😭

6. The Fetes College

Sekolah swasta ini menjadi inspirasi bangunan sekolah Harry Potter. Super luas!! Saya sangat penasaran dalamnya seperti apa. Sayangnya, sekolah dengan gerbang setinggi 2 meter ini, tidak dibuka untuk umum 😞 Meskipun, kami cukup beruntung ada 4 remaja yang sedang bermain di halaman sekolah dan menyapa kami.

Jadi, sudah tahu kan mengapa Edinburgh mampu menaklukkan hati saya? Jawabannya, jeratan arsitektur klasik yang memikat dipadukan cuaca dingin yang dihangatkan oleh coklat panas 😍😍😍 Kamu harus memuat Edinburgh sebagai bucket list. #AyoKeUK #WTGB #OMGB

7. Catatan Kecil.

1. Bawa jaket tebal, topi kupluk, sarung tangan, syal, karena Edinburgh beneran dingin dan anginnya kencang. Pokoknya dingin.

2. Thai Orchid!! Restoran terbaik di Edinburgh! Restoran yang terletak beberapa langkah dari Castle Rock, menjadi tempat makan favorit kami. Setiap makan siang/malam, makannya di Thai Orchid. Cita rasa Asia, enak banget serius, dan harga bersahabat. Lebih hemat lagi kalau take away terus makan di ruang makan hostel. Waiting List nya panjang, jadi bisa juga di-take away.

3. Oleh-oleh khas Edinburgh adalah scarf atau olahan kain, yang terbuat bervariasi, ada yang cashmere (mulai harga £40), lambswool (mulai £8 per piece hingga £19) atau campuran keduanya. Jangan lupa untuk membeli motif tartan ya, khas Edinburgh. Satu lagi yang khas adalah bagpipes.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya