Jangan Ngaku Traveller Sejati Kalau Belum Mengunjungi 5 Tempat Wisata Terfavorit di Indonesia Berikut Ini

5 tempat wisata terfavorit di indonesia yang kece abis

Terletak di antara dua benua dan dua samudra, serta berada di jalur ring of fire menjadikan Indonesia memiliki kenampakan alam yang luar biasa. Mulai dari gunung-gunung hingga pemandangan laut yang mempesona membuat Indonesia menjadi salah satu destinasi wisata alam terbaik.

Tak hanya alamnya yang menawarkan keindahan yang memanjakan mata, kekayaan budaya masyarakat Indonesia dan peninggalan-peninggalan kebudayaan di masa lampau pun menjadi daya tarik yang tak kalah kuat bagi para wisatawan domestik maupun mancanegara.

Nah, buat kamu-kamu yang hobi berwisata bahkan sampai ke luar negeri, sepertinya belum lengkap rasanya jika belum mengunjungi 5 tempat wisata terfavorit yang ada di negeri sendiri berikut ini.

Advertisement

1. Danau Toba

Danau Toba

Danau Toba via https://www.instagram.com

Danau Toba merupakan danau terbesar di Indonesia. Terletak di Provinsi Sumatera Utara, Danau Toba memiliki luas permukaan sekitar 1.130 km² dan kedalaman 1.600 meter.

Menurut penelitian para ahli, Danau Toba terbentuk akibat letusan gunung berapi super masif sekitar 74ribu tahun yang lalu. Letusan ini bahkan dinobatkan sebagai letusan paling besar yang terjadi selama kurun waktu 25 juta tahun terakhir di Bumi.

Advertisement

Setelah terjadinya letusan dahsyat tersebut, ternyata masih ada gunung aktif yang tersisa di kawasan Danau Toba, yaitu Gunung Pusuk Buhit. Gunung yang disakralkan masyarakat Batak ini terletak di Pulau Samosir.

Pulau Samosir sendiri merupakan pulau yang terletak di tengah-tengah Danau Toba. Jika ingin mengunjunginya, kamu bisa naik kapal feri dari Pelabuhan Ajibata di Kota Parapat.
 

2. Candi Borobudur

Advertisement
Candi Borobudur

Candi Borobudur via https://www.posbagus.com

Candi Borobudur merupakan candi Buddha terbesar di dunia yang terletak di Magelang, Jawa Tengah. Candi ini dibangun pada masa pemerintahan Dinasti Syailendra yang menganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800 Masehi.

Borobudur terdiri dari enam tingkat pelataran berbentuk persegi dengan tiga pelataran berbentuk lingkaran di puncaknya. Bagian dinding dihiasi 2.672 relief yang menggambarkan fase kehidupan manusia.

Terdapat tiga tingkatan ranah di Candi Borobudur, yaitu Kamadhatu, Rupadhatu, dan Arupadhatu. Kamadhatu melambangkan alam kehidupan manusia yang masih diliputi hawa nafsu. Rupadhatu melambangkan manusia mulai bisa melepaskan hawa nafsu, tapi masih terikat bentuk. Sedangkan Arupadatu melambangkan manusia yang telah lepas dari segala ikatan duniawi maupun bentuk.

Waktu terbaik untuk mengunjungi candi yang masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO ini adalah pagi atau sore sehingga kamu bisa sekaligus menikmati panorama alam sekitar Candi Borobudur yang memanjakan mata.

Akses menuju Borobudur pun juga tergolong mudah dan biayanya cukup terjangkau. Tiket untuk wisatawan domestik dewasa hanya 40ribu rupiah. Sedangkan untuk anak-anak berusia 3 sampai 10 tahun dikenakan biaya tiket setengah harga.

3. Raja Ampat

Raja Ampat

Raja Ampat via https://www.instagram.com

Raja Ampat adalah nama sebuah kabupaten di Provinsi Papua Barat. Berbentuk kepulauan, Raja Ampat terdiri dari Misool, Salawati, Batanta, dan Waigeo yang merupakan empat pulau besar utama, dan ratusan pulau kecil yang mengelilinginya.

Dari sekian banyak pulau, hanya 35 pulau yang berpenghuni, sedangkan sisanya tak berpenghuni, bahkan ada juga yang belum memiliki nama.

Mitosnya, nama Raja Ampat berasal dari seorang wanita yang menemukan tujuh telur. Empat di antaranya menetas dan menjadi raja di Waigeo, Salawati, Misool Timur, dan Misool Barat. Sedangkan sisa telur yang lain menjadi hantu, seorang wanita, dan sebuah batu.

Terlepas dari segala sejarahnya, Raja Ampat memiliki pemandangan yang luar biasa indah. Lautan biru dipadukan hijaunya pulau-pulau kecil yang berjajar apik mampu memukau setiap insan yang memandangnya.

Tak hanya itu, wisata bawah airnya pun begitu digemari wisatawan domestik maupun mancanegara karena pemandangan terumbu karang dan spesies-spesies makhluk lautnya yang mempesona.

4. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Bromo Semeru

Bromo Semeru via https://www.instagram.com

Satu lagi wisata di Pulau Jawa yang tak boleh kamu lewatkan, yaitu Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang terletak di Provinsi Jawa Timur. Merupakan kompleks gunung berapi kuno berusia 820.000 tahun, Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memiliki pesona yang menjadi magnet wisatawan lokal maupun mancanegara.

Tiap pagi dan sore, kawasan Gunung Bromo selalu dipadati wisatawan yang ingin mendaki ke puncak untuk menyaksikan indahnya pemandangan matahari terbit dan terbenam.

]Selain panorama sunrise dan sunset-nya, yang menarik dari Gunung Bromo adalah kawahnya yang memiliki diameter sekitar 800 neter (utara-selatan) dan 600 meter (timur-barat). Untuk menuju puncak Bromo, kamu harus melalui lautan pasir yang luasnya 10 km²

Karena kendaraan biasa tak akan bisa melewati medan berpasir, kamu bisa menyewa mobil jeep atau kuda untuk menuju puncak Bromo.

Bosan melihat pasir dan ingin melihat air? Tenang, ada Ranu Kumbolo di jalur pendakian Gunung Semeru yang bisa membuatmu terpana.

Nah, selain pemandangan alamnya, kebudayaan masyarakat Suku Tengger juga tak kalah menarik. Setiap setahun sekali, Suku Tengger mengadakan upacara Yadnya Kasodo yang diadakan tengah malam hingga dini hari pada tanggal 14 atau 15 menurut penanggalan Jawa. Kalau tertarik, kamu juga boleh menyaksikan ritual ini, lho.

5. Danau Beratan Bedugul

Pura Ulun Beratan

Pura Ulun Beratan via https://www.kepogaul.com

Tentunya kamu pernah, dong, memperhatikan uang kertas pecahan 50ribuan berwarna biru yang gambarnya pura. Nah, itulah Pura Ulun Beratan yang terletak di Bedugul, Bali.

Terletak pada ketinggian 1.239 meter di atas permukaan laut, Danau Beratan tak hanya memiliki panorama yang indah, tapi juga udara yang sejuk.

Namun, ada hal yang perlu kamu perhatikan sebelum memutuskan berkunjung ke Danau Beratan. Curah hujan di sini sangat tinggi, jadi siapkanlah payung atau jas hujan untuk berjaga-jaga. Selain itu, jika kamu ingin mendapatkan foto berlatar Pura Ulun yang menarik, datanglah lebih pagi, agar fotomu tak “ternodai” banyaknya pengunjung yang mengerumuni pura.

Ingin menikmati wisata air? Coba saja naik speed boat bersama orang-orang terdekatmu. Biaya sewanya cukup murah, kok, hanya berkisar antara 100ribu hingga 200ribu rupiah.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE