Jangan tanyakan lagi kapan menikah, cukup doakan saya segera bertemu Jodoh saya.

Jika ada yang bertanya pada saya, apakah kamu tidak ingin menikah?

Bohong jika saya katakan tidak! Ya sesungguhnya saya ingin!

Saat ini umur saya menginjak angka 25, ya tepat di bulan 10 tahun ini umur saya 1/4 abad.

Kalian pun akan bertanya pada saya. lantas mengapa belum juga menikah?? kamu terlalu sibuk karir??? Kamu terlalu sibuk jalan jalan? Kamu itu gonta ganti mulu? Dan lain sebagainya yang tidak ingin saya dengar sebenarnya.

Baiklah, mungkin bagi kalian ucapan saya setelah ini hanya mencari cari alasan, namun ini lah yang saya rasakan mungkin bukan cuma saya hampir semua orang di umur saya akan menjawab ini:

1. Karir bukan lagi alasan saya akan jodoh yang belum bertemu

wanita karir

wanita karir via https://www.pictaram.org

Banyak dari kalian akan mengatakan saya gila karir, saya sibuk kerja, tujuh hari dalam seminggu atau lembur sampai tengah malam atau pergi keluar kota terbang sana sini tanpa terfikir bahwa kodrad saya wanita.

Jika itu fikiran kalian, kalian salah. Saya memang mengejar karir saya, bahkan memanjat karir (bukan panjat sosial) tapi buat apa saya melakukan itu? Ya untuk mengisi kekosongan hari saya, dan saya benar benar ingin menikmati waktu bekerja sebelum nanti saya berenti saat menjadi seorang "ibu".

Advertisement

Saya tidak gila karir saya sadar nantinya karir ini harus saya tinggalkan dan saya akan memilih menjadi sarjana yang kesehariannya menjadi ibu rumah tangga demi putra dan putri kecil saya nanti. Dan juga saya ingin bekerja karena saya ingin menabung agar nantinya suami saya tidak sendiri berjuang diawal pernikahan.

Apakah itu salah? Karena saya pun ingin segera bertemu jodohku.

2. Kamu terlalu sibuk jalan jalan!

saya jalan jalan untuk menenangkan pikiran dan hati saya

saya jalan jalan untuk menenangkan pikiran dan hati saya via http://www.pictame.com

Ada lagi kata kata yang saya dengar, saya terlalu sibuk travelling atau jalan jalan kesana kemari, lantas kalian pikir itu hanya hal sia sia? Tidak kalian salah.

Advertisement

Jika saya menjawab dengan egois, saya akan menjawab "Hei saya jalan-jalan dengan uang saya sendiri mengapa kalian sibuk mengurusi hidup saya?", namun saya urungkan niat saya untuk menjawab hal itu seperti itu, saya tau kalian berkata seperti itu karena sayang akan saya.

Alasan saya jalan-jalan adalah karena ini lah hobi saya, saya senang pergi ketempat baru, saya senang melihat kehidupan lain selain lingkungan sekitar saya, saya senang berinteraksi dengan berbagai macam orang.

Akan tetapi dibalik jalan-jalan ku sesungguhnya terselip satu doa semoga di manapun perjalanan saya nanti saya bertemu jodoh dan saya jalan-jalan untuk menjemput jodoh.

3. Kamu terlalu memilih pasangan dan gonta ganti!

saya bukan memilih saya menunggu yang terbaik

saya bukan memilih saya menunggu yang terbaik via https://google.com

Tidak jarang kalian pun berkomentar pada saya, bahwa kau terlalu sering gonta ganti pasangan atau terlalu memilih, namun sejujurnya hal itu bukan hal yang ingin saya anggap buruk.

Saya menerima dengan terbuka siapa saja yang ingin dekat dengan saya bahkan ingin menikah dengan saya,selama ini saya selalu berusaha untuk serius berhubungan dengan pengharapan menikah, namun apa daya jika Tuhan lebih emilih saya berkenalan dengan jodoh orang lain dahulu.

Cukup banyak suka-duka saya dalam hal ini mulai dari penolakan personal atau pun penolakan keluarga atau penolakan lingkungan. Saya hanya orang dengan masa lalu yang tidak indah yang selalu ingin membuat masa depan saya indah.

Jadi berhenti mengatakan saya gonta ganti, saya hanya ingin mencari jodoh saya pada siapapun yang ingin hidup bersama dengan saya. Toh saat saya menangis saat patah hati pun kalian tetap tidak peduli pada saya.

4. Kamu Tidak memikirkan Orang Tuamu!

walaupun kami tidak seatap setidaknya aku memberi kabar

walaupun kami tidak seatap setidaknya aku memberi kabar via https://google.com

Lalu ada pula yang berkata pada saya, bahwa saya tidak kasihan pada orang tua saya, padahal orang tua saya semakin menua dan ingin menimang cucu, tapi saya selalu menyusahkan mereka dengan tidak kunjung menikah.

Ingin rasanya saya menjawab, "Orang tua saya saja tidak memaksa saya mengapa anda ribut? Atau tahu apa anda tentang keluarga saya?" Namun saya urungkan karena saya juga tau di balik ke tidak apa-apaan sikap orang tua saya mereka pasti berharap saya segera menikah dan mereka mendoakan saya segera mendapat jodoh.


"Teruntuk papa dan mama, maaf bukan saya bermaksud menjadi anak yang tidak tau diri atau anak yang egois, namun doakan saya segera menikah karena saya pun sudah berusaha menemukan jodoh saya. Hanya saja Tuhan masih berkata TUNGGU"


5. Berhenti menanyakan Kapan Aku Menikah, Cukup Doakan saja

jangan bertanya kapan, cukup doakan

jangan bertanya kapan, cukup doakan via https://google.com

Saya ingin berterima kasih pada semuanya yang sudah mengingatkan saya atau menanyakan saya akan menikah. Namun saya bukannya mengulur waktu untuk menikah, bukan pula asik dengan diri sendiri, bukan pula ingin gonta ganti pasangan.

Saya tidak akan meminta apa apa, tidak pula meminta mencarikan saya jodoh, atau pun meminta berhenti bertanya kapan saya menikah. Saya hanya berharap di doakan saja agar segera bertemu dengan jodoh saya jika Tuhan pun telah berkata waktunya telah tiba.


Salam sayang dari saya dari balik nyiur yang melambai lambai.


Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya