Kalau Anak Mulai Rewel Karena di Rumah Terus, Cobain 5 Hal Ini, Deh!

Anak juga bisa stress loh!

Pandemi corona yang belum berakhir bikin liburan, eh masa belajar di rumah terus diperpanjang. Setiap hari sekolah, pengennya libur. Giliran setiap hari di rumah, pengen ke sekolah. Gara-gara di rumah terus lebih dari 3 minggu, bikin anak-anak jadi teriak,

“Bosan! Bosan! Bosan!”.

Enggak teriak-teriak aja udah bikin pusing apalagi kalau ditambah teriak “bosan”. Ibu-ibu di rumah jadi semakin stres. Padahal anak-anak begitu, ya karena stres juga. 

Advertisement

1. Mulailah dengan masak menu baru bareng anak

Masak Bareng

Masak Bareng via https://mirror.co.uk

Anak-anak paling senang jika makan makanan kesukaannya. Cobalah untuk tanyakan pada mereka, apakah ada menu baru yang ingin dimakan? Jika ya, ajak mereka untuk mengumpulkan bahan-bahannya dan masak bareng. Kegiatan masak bareng enggak cuma membantu menghilangkan stres tapi juga meningkatkan hubungan dengan orangtua.

Selagi masak, anak-anak bisa diajak ngobrol tentang perasaan mereka. Enggak apa-apa kalau awalnya mereka menolak, kita harus hargai mereka.  Karena intinya adalah mereka bisa teralihkan dari hal yang membuat stres. Bonusnya, kita jadi punya asisten koki baru di rumah dan tentunya makanan yang bisa disantap bareng.

Advertisement

2. Sesekali biarkan anak jadi instruktur senam

Nurut Gerakan Anak Aja, Deh!

Nurut Gerakan Anak Aja, Deh! via https://clevelandclinic.org

Kalau orang dewasa stres, mungkin bisa langsung cari hiburan sendiri. Nah, kalau anak-anak kan bingung, ya? Makanya buat ibu-ibu di rumah nih, coba kenali gejala stres pada anak-anak. Biasanya sih yang paling gampang kelihatan tuh, ya mereka jadi gampang marah, rewel, susah tidur, cepat bosan, merasa takut, bahkan tantrum.

Kalau udah mulai kelihatan gejala kayak gitu, coba diajak kegiatan yang seru. Ada beberapa kegiatan yang bisa dicoba di rumah. Olahraga jadi hal penting saat harus di rumah terus untuk menghindari penyebaran virus. Selain itu, olahraga juga bisa menyalurkan emosi negatif yang jadi penyebab stres. Makanya, enggak ada salahnya sesekali biarkan anak Anda jadi instruktur senam di rumah. Anda harus mengikuti semua gerakannya. Anggap dia sebagai seorang profesional, jangan banyak komentar apalagi kritik gerakannya salah. Kalau gitu, anak-anak bisa semakin stres. Kacau, deh!

3. Bikin video TikTok bareng, boleh juga!

Advertisement
Bikin Videonya Ajak Orang Serumah

Bikin Videonya Ajak Orang Serumah via https://www.instagram.com

Banyak tuh artis yang bikin video Tik Tok bareng, contohnya Gisel dan Gempi mereka luwes banget jogetnya. Belum lagi Nala, putri dari artis Mona Ratuliu yang kompak joget bareng ayahnya ketika harus menghabiskan banyak waktu di rumah karena pandemi corona. 

Jadi, untuk mengatasi stres, anak-anak juga perlu hiburan. Nah, udah kepikiran belum mau bikin video apa? 

4. Menata ulang kamar biar lebih fresh suasananya

Tidur Sampai ke Galaksi

Tidur Sampai ke Galaksi via https://pinterest.com

Suasana yang sama dan itu-itu aja dalam waktu lama emang bikin bosan. Mungkin anak-anak perlu suasana baru di kamar mereka. Cobain deh ajak menata ulang kamarnya. Bisa dengan ganti posisi tempat tidur, ganti warna cat dindingnya, atau bikin kreasi sendiri untuk hiasan di kamar. 

Kira-kira mau desain gaya apa, ya? Pilih bareng mereka deh! Dijamin bakalan antusias banget. Bisa sekalian beres-beres juga kan.  

5. Coret-coret di Kertas Siapa Tahu Bisa Jadi Komik

Creative child

Creative child via https://www.pexels.com

Kalau udah bosan, stres, anak rewel enggak tahu mau apa, udah deh ambil kertas dan alat gambar. Bebas mau krayon, spidol warna, cat air, atau apa pun itu. Cuma pensil juga boleh, asal bisa dipakai untuk gambar. Ibu bisa mulai dengan menggambar ekspresi anak saat sedang rewel atau bosan. Gambar sebisanya aja, enggak perlu minder dan mengelak,

“Ah, enggak bisa gambar!”

Justru kita pengin mengundang reaksi anak dengan hasil gambar kita yang seadanya. Ya kecuali kalau ibunya memang jago gambar, udah pasti anaknya bakal tertarik untuk melihat gambarnya. 

Nah, setelah anak tertarik dengan gambar, baru deh ajak mereka untuk menggambar sendiri. Coba arahkan untuk menggambar sesuatu yang mereka sukai. Kalau belum bisa menulis sendiri, ibu bisa menanyakan apa yang mereka gambar lalu tulis keterangannya di dekat gambar.

Jika masih berlanjut, ibu juga bisa mengajak anak untuk menggambarkan kegiatan atau aktivitas yang mereka sukai. Biarkan mengalir sesuai imajinasi anak. Karena dengan sendirinya mereka akan membuat cerita bergambar sendiri. 

Untuk referensi, Anda bisa memberi contoh seperti yang ada di komik. Anak-anak peniru ulung, lho! Mereka akan cepat mengikuti apa yang mereka lihat dan sukai. Jadi, jangan pernah larang mereka untuk membaca komik, ya! Karena sekarang ini banyak lho komik anak. Bahkan, yang membuat ceritanya pun dari anak-anak usia SD. 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Coba-coba jadi penulis.

CLOSE