7 Kalimat Pengganti Sabar Ya untuk Temanmu yang Lagi Kesusahan. Pukpuk Doang mah, Kurang!

Kalimat pengganti sabar ya

Kata-kata seperti yang sabar yaa atau semangat yaa sebenarnya nggak salah dilontarkan selama sungguh-sungguh bermakna support dan bukan basa-basi semata. Memang keduanya mudah diucapkan dan dituliskan, susunan kata-kata ini sungguh singkat dan padat dan membebani.

Tetapi ada variasi lain yang bisa diucapkan dan disampaikan sebagai bentuk dukungan yang menguatkan, agar kedua kalimat tersebut tidak kehilangan makna saking seringnya diucapkan.

Advertisement

1. Teman yang sedih itu sebenarnya butuh sandaran

Balas secepatnya

Balas secepatnya via http://www.canva.com

Jika ada kesulitan, aku ada untuk kamu 🙂

Pastikan kamu sungguh-sungguh mengatakannya, benar-benar akan ada untuknya. Tapi sekalian utarakan situasimu yang sesungguhnya, jika kamu juga sedang merasa tidak bisa diganggu.

Tentu agar tidak menambah kesulitannya, sudah sedih karena masalahnya, masihkah harus ditambah rasa bersalah karena mengganggumu yang juga kesulitan?

Advertisement

2. Meyakinkan teman bahwa ia memang bisa melalui kesulitan yang membuatnya sedih

Temanmu memang setrong

Temanmu memang setrong via http://www.canva.com

Bukan kamu namanya kalau nggak dipercaya mengemban ujian sesulit ini ^^

Kadang kala temanmu memang sedang menghadapi masalah yang memang berat bahkan bagimu. Saat kamu tidak bisa memikirkan jalan keluar untuknya, satu hal yang bisa kamu lakukan adalah meyakinkannya bahwa ia memang dimaksudkan untuk kuat melalui masalahnya.

3. Cara konkret menjaga temanmu tetap dalam kondisi prima

Jika masih bisa makan dan tersenyum, ia masih semangat

Jika masih bisa makan dan tersenyum, ia masih semangat via http://www.canva.com

Walau sedang ada masalah, jangan sampai hilang nafsu makan dan senyuman. okee?

Hal sederhana, saat seseorang terlalu terpaku dengan masalahnya, walau tidak bermaksud sedih dan lupa, kadang senyum dan nafsu makan menguap begitu saja. Jika raut wajahnya sudah kusut dan raganya tampak lesu, berkata semangat yaa hanya akan membuatnya bingung dan tidak terpikir lagi apa yang bisa menumbuhkan semangat pada dirinya.

Maka, mengingatkan ia untuk tetap makan dan tersenyum, akan membantu pikirannya tetap lurus dan semangat.

4. Meyakinkan teman bahwa semuanya akan berakhir

Advertisement
Di masa depan, kita akan malu dengan yang sekarang hehe

Di masa depan, kita akan malu dengan yang sekarang hehe via http://www.canva.com

Mungkin sekarang memang berat, tapi akan ada saatnya kamu ngetawain semua ini 😉

patah hati, kecewa, marah, yang dirasakan saat ini akan membuat kita berpikir di masa depan kurang lebih begini. Di masa itu kita akan tertawa dan menganggap masa sedih itu sebagai bagian pendewasaan. Maka tidak ada salahnya kita maju ke depan sedikit, saat ini, dengan tidak sedih berlarut dan berlebihan?

5. Yang sabar yaa, akan terdengar berbeda…

Kesabaran kita sekarang akan membuahkan kedewasaan

Kesabaran kita sekarang akan membuahkan kedewasaan via http://www.canva.com

Setelah ini, aku nggak paham bakal sedewasa apa kamu jadinya :')

Terbentuknya kedewasaan seseorang berasal dari penempaan di kawah candradimukanya masing-masing. Sampaikan kepada temanmu bahwa situasi yang dihadapinya saat ini juga merupakan kesempatan untuk menempa diri menjadi lebih matang lagi.

6. Jangan lupakan berkah dari doa

Saat kita masih punya Tuhan, tentu kita tidak perlu sampai kehilangan harapan

Saat kita masih punya Tuhan, tentu kita tidak perlu sampai kehilangan harapan via http://www.canva.com

Aku mendoakan yang terbaik untuk kamu (:

Tidak bisa membantu? Daripada membuat suasana makin keruh, buat suasana lebih sejuk dengan memberikan doa. Karena doa tidak ternilai harganya dan melalui doa yang diperkenankan Tuhanlah apa yang tidak mungkin menjadi mungkin.

7. Sedih itu perlu, tetapi cukup hari ini

Jangan sedih berlarut-larut

Jangan sedih berlarut-larut via http://www.canva.com

Hari ini aja  (sedihnya), seperti kemarin dan besok, kamu kudu bahagia :*

Selain mengingatkan ia untuk jangan bersedih terlalu lama, kalimat ini juga menyiratkan bahwa sebagaimana kebahagiaan yang tidak berlangsung selamanya, kesedihan juga hanya mampir sementara. Mari tidak memeras emosi pada kesedihan, sebaiknya menyiapkan energi untuk menjemput kebahagian 🙂

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

wkwkwk lalala girl.

Editor

Not that millennial in digital era.

CLOSE